Virus yang Menguntungkan – Bagi Hewan, Bagi Tumbuhan, Lengkap Dengan Contoh

Posted on

Virus yang Menguntungkan

Ekosistem.com – Virus yang menguntungkan bagi makhluk lainnya pasti belum banyak diketahui. Karena selama ini virus dianggap sebagai pembawa penyakit yang sangat berbahaya bahkan mematikan.

Namun ada juga loh virus yang menguntungkan! Tidak percaya? Simak di bawah ini ulasannya.

 

Pengertian Virus

Virus adalah sebuah partikel yang memiliki sifat parasit obligat dan biasanya hidup di dalam sel atau makhluk hidup aseluler. Virus sendiri mempunyai bentuk yang sangat renik dan juga sangat beragam.

Jika sedang berada di dalam inangnya, virus ini akan menunjukkan ciri ciri seperti mahkluk hidup. Akan tetapi jika sudah berada di luar sel maka akan menunjukkan ciri yang seperti bukan makhluk hidup.

Bentuk dari virus sendiri sangat beragam dan banyak macam. Bentuk pada virus ini sendiri juga berbeda–beda antara satu virus dengan virus yang lainnya tidak ada yang sama. Tergantung dengan jenis dari virus tersebut.

Ada virus yang memiliki bentuk bola, bulat, batang atau bahkan ada yang berbentuk seperti huruf T.

Virus berasal dari kata latin yang berarti racun karena sebagian besar virus memang berbahaya bagi keberlangsungan hidup makhluk lain.

Kebanyakan virus mampu menjadi penyebab adanya penyakit dan bahkan bisa mengakibatkan kematian. Banyak manusia, hewan bahkan tumbuhan mati karena virus.

Virus sendiri dibagi ke dalam dua jenis yang digolongkan berdasarkan dengan sifatnya. Yakni ada virus yang termasuk ke dalam benda mati dan ada juga virus yang termasuk ke dalam makhluk hidurp.

Pada virus yang dikelompokkan ke dalam benda mati, virus ini bisa dikristalisasi dan membuat virus tersebut seolah benda mati bukan makhluk hidup. Meskipun begitu virus masuk ke dalam kelompok makhluk hidup.

Baca Juga :  Gambar Daur Litik - Lengkap dengan Proses Reproduksi, Perbedaan dengan Lisogenik

Karena ditemukan jika virus bisa memperbanyak diri dengan cara berkembang biak seperti makhluk hidup yang lainnya.

Meski ada juga virus yang bertahan hidup dengan cara bergantung dengn sel makhluk hidup lain.

Bisa dibilang jika virus merupakan parasit intraseluler obligat yang mempunyai ukuran 20 hingga 200 nm. Dan memiliki bentuk serta kompisisi kimia yang sangat bervariasi.

Namun virus hanya memiliki kandungan DNA dan RNA di dalamnya. Virion adalah sebutan bagi partikel virus utuh yang terdiri dari capsid yang dibungku dengan Glycoprotein atau membran lipid.

Virus resiten pada anitibiotik dan hanya memiliki sifat hidup serta hanya bisa berkembangbiak untuk memperbanyak diri. Jika berada di dalam organ makhluk hidup lainnya yang dijadikan sebagai inang.

Maka dari itu virus disebut pula dengan nama parasit intraseluler obligat.

Hal ini dikarenakan virus tidak mempunyai kelengkapan pembangkit energi, metabolic hingga tidak dapat melakukan sinstesis sendiri. Maka virus pun hanya bergantung pada makhluk hidup yang dijadikan inang.

Meskipun virus mempunyai informasi genetik untuk bisa melakuka produksi serta untuk mengambil alih sistem pembangkit energi. Dan juga mensintesis sel inangnya yang ada di dalam gen virus tersebut.

Diketahui jika virus bisa berpindah dari satu sel inang ke sel inang yang lainnya di dalam bentuk paket bahan genetis DNA atau RNA yang memiliki ukuran sangat kecil dan dikemas di dalam selubung protein serta memiliki banyak bentuk.

Fungsinya sendiri adalah untuk melindungi bahan genetis pada saat virus ada  di luar sel inang. Serta membantu virus lain masuk pada saat virus telah berhasil menginfeksi sei inang.

 

Ciri-ciri Virus

Virus memliki ciri-ciri sebagai berikut :

Baca Juga :  Sifat Virus – Penjelasan, Bentuk dan Ciri-Ciri

1.) Virus adalah makhluk hidup peralihan dari benda mati dengan benda hidup.

2.) Virus disebut benda mati sebab virus mampu dikristalkan, virus juga tidak memiliki kandungan protoplasma di dalamnya.

3.) Virus juga bisa disebut makhluk hidup sebab virus mampu berkembang biak. Selain itu di dalam virus juga terdapat asam nukleat.

4.) Virus hanya mampu hidup di dalam organisme hidup saja dan bisa melekatkan diri di permukaan sel hidup atau organisme lainnya.

5.) Virus bisa mengenali inangnya di suatu mekanisme lock and key.

 

Virus yang Menguntungkan

Selama ini kita hanya mengetahui jika virus sangat berbahaya dan dapat mengancam nyawa makhluk hidup.

Namun dari sebagian besar virus yang merugikan nyatanya ada beberapa virus yang dianggap sangat menguntungkan makhluk hidup. Selain itu virus ini juga memiliki peran penting di dalam bidang rekayasa genetika.

Ternyata virus bisa dimanfaatkan untuk bidang cloning gen yaitu dengan cara memproduksi ADN yang sangat identik jika dilihat secara genetis.

Hal ini pun sangat berguna dan dimanfaatkan untuk kepentingan manusia, hewan, tumbuhan dan makhluk lainnya.

Berikut ini adalah beberapa contoh virus yang menguntungkan :

1.) Virus Pembuat Hormon

Virus yang menguntungkan pertama adalah virus yang bisa dimanfaatkan untuk pembuatan hormon insulin. Jika virus dikenal sebagai pembawa penyakit berbahaya yang mematikan.

Virus ini justru sangat berguna untuk menyembuhkan penyakit diabetes mellitus. Maka virus ini dinilai sangat penting dan berguna bagi dunia kesehatan dan manusia.

 

2.) Virus Pembasmi Hama

Virus kedua ini sangat bermanfaat bagi tumbuhan karena virus ini mampu mengendalikan serangga yang menjadi penyebab kerusakan pada tubuh tanaman.

Virus ini digunakan untuk membasmi hama, selain berguna bagi tumbuhan virus ini juga sangat menguntungkan bagi manusia di dalam bidang pertanian.

Baca Juga :  16 Bakteri Yang Menguntungkan Manusia – Penjelasan Terlengkapnya

 

3.) Virus untuk Terapi Gen

Virus yang berikutnya dapat digunakan untuk melakukan terapi gen yang digunakan untuk melakukan upaya penyembuhan dari penyakit keturunan. Penyakit ini biasanya disebabkan oleh pewarisan gen.

 

4.) Virus yang Digunakan untuk Membuat Vaksin Protein

Virus dapat digunakan sebagai protein agar dapat memacu adanya respons kekebalan tubuh untuk melawan penyakit.

 

5.) Virus untuk Pengobatan Secara Biologis

Virus juga bisa digunakan sebagai media pengobatan secara biologi dengan cara melemahkan dan membunuh jamur, bakteri atau protozoa yang sifatnya patogen.

 

 

Terbukti kan, jika tidak semua virus berbahaya, contohnya pada virus yang menguntungkan bagi manusia, tumbuhan dan juga hewan.

 

Artikel Lainnya :