Tumbuhan Berpembuluh – Pengertian, Ciri-Ciri, Jenis, dan Contohnya

Posted on

Tumbuhan Berpembuluh – Pengertian, Ciri-Ciri, Jenis, dan Contohnya

Ekosistem.co.id – Tumbuhan berpembuluh atau tracheophyta merupakan tumbuhan berpembuluh yang dikelompokkan dalam kingdom plantae atau tumbuh-tumbuhan.

Sahabat biologi, di sini kami akan mengulaskan pengertian mengenai tumbuhan berpembuluh, ciri-ciri, jenis, beserta contoh tumbuhannya untuk sahabat biologi belajar. Jadi, mari simak ulasan di bawah ini yang akan kami berikan untuk sahabat biologi.

Pengertian Tumbuhan Berpembuluh

Tumbuhan berpembuluh atau vaskular merupakan tumbuhan yang telah memiliki sistem pembuluh yang jelas dan khas untuk mengalirkan hara atau nutrien dari tanah yang diangkut oleh akar ke bagian tajuk serta untuk menyalurkan hasil fotosintesis dan juga metabolisme dari dedaunan ke bagian lain tubuhnya.

Tanaman vaskular adalah jenis tanaman yang lebih sempurna dari tanaman yang tidak berpembuluh karena tanaman ini telah memiliki akar, batang, daun, serta juga telah memiliki pembuluh yang merupakan jaringan pengangkut.

Ciri – Ciri Tumbuhan Berpembuluh

Dari banyaknya semua jenis tumbuhan atau tanaman di dunia ini, tumbuhan dapat dibedakan menjadi tumbuhan berpembuluh dan tumbuhan tak berpembuluh. Tumbuhan berpembuluh memiliki ciri-ciri tersendiri dan berbeda dari tumbuhan tak berpembuluh. Sejatinya, tumbuhan berpembuluh memiliki bagian batang, akar, dan juga daun, sehingga tumbuhan jenis ini masuk ke dalam golongan kormofita. Lebih jelasnya, berikut adalah ciri-ciri dari tumbuhan berpembuluh :

  1. Akar

Karakteristik yang pertama dari tumbuhan vaskular yaitu memiliki akar. Jaringan sederhana yang berasal dari batang tanaman merupakan pengertian dari akar. Akar berperan seperti jangkar tanaman yang berada di dalam tanah yang mengangkut mineral dan air ke tanaman.

  1. Xylem

Tumbuhan berpembuluh juga memiliki jaringan pengangkut air ke seluruh pabrik atau yang biasa disebut dengan xylem. Jaringan xylem terasa kaku serta dapat disimpan dalam catatan fosil. Jaringan ini dapat ditemukan di seluruh tanaman, baik di akar, batang maupun daun.

  1. Floem

Pembuluh tapis atau floem merupakan sistem pengangkut pada tumbuhan berpembuluh yang berperan sebagai alat transportasi hasil fotosintesis, terutama gula sukrosa, dan berbagai metabolit lainnya dari daun menuju seluruh bagian tumbuhan.

  1. Daun

Tumbuhan berpembuluh memiliki dua jenis daun yaitu mikrophyll dan megaphyll. Microphylls mempunyai satu untaian pembuluh darah yang berjalan secara paralel di daun, sedangkan megaphyll mempunyai jaringan pembuluh darah yang bercabang di dalam daun.

  1. Pertumbuhan

Tumbuhan vaskular mempunyai susunan tubuh yang kompleks dan pertumbuhan utamanya terjadi di ujung akar dan batang.

Baca Juga :  Fungsi Batang Pada Tumbuhan

Jenis dan Contoh Tumbuhan Berpembuluh

Berdasarkan alat perkembangbiakannya, tumbuhan vaskular dapat dibagi menjadi dua jenis yaitu tumbuhan paku (Pteridophyta) dan tumbuhan berbiji (Spermatophyta).

Tumbuhan Paku (Pteridophyta)

Tumbuhan paku adalah tumbuhan yang telah memiliki sistem pembuluh sejati (kormus), tetapi tidak menghasilkan biji untuk bereproduksi, melainkan bereproduksi melalui sporangium yang menghasilkan spora.

Tumbuhan paku sudah mendominasi sekitar 360 juta tahun yang lalu. Tumbuhan ini juga sering disebut sebagai tumbuhan kormofita berspora. Tumbuhan paku dibagi menjadi 4 klasifikasi yaitu :

  1. Psilophyta (Paku Purba)

Psilophyta merupakan tumbuhan paku paling primitif. Kebanyakan tumbuhan paku ini tidak memiliki daun serta struktur akarnya masih berupa rhizoma. Batang Psilophyta bercabang dikotom berfungsi dalam fotosintesis dan terdapat sporangia pada ruas batangnya.

Contoh : Psilotumnudun

  1. Paku ekor kuda (Sphenophyta)

Jenis tumbuhan ini hanya memiliki 15 spesies saja. Disebut tumbuhan paku ekor kuda karena bentuknya yang menyerupai ekor kuda. Daunnya sama seperti yang lain mikrofil atau berukuran kecil dan mirip dengan kawat yang tersusun dalam satu lingkaran.

Contoh : Equisetumsylvaticum

  1. Paku kawat (Lycophyta)

Lycophyta ini memiliki struktur daun yang mirip rambut dan berukuran kecil (mikrofil).  Batangnya berbentuk mirip kawat, oleh karena itu sering disebut sebagai tumbuhan paku kawat. Sporangiumnya berbentuk kumpulan sporofil yang berbentuk kerucut (strobilus). Hidup di daerah pegunungan.

Contoh : Lycopodiumcernuum, Lcopodiumclavatu, dan Selaginella.

  1. Pterophyta (Paku Sejati)

Pterophyta dianggap sebagai paku sejati karena dapat dengan jelas dibedakan akar, batang, dan daunnya. Daunnya besar disebut juga megafil dan di bawah daunnya terdapat sporofil yang menghasilkan spora. Daunnya mudah menggulung yang menjadi ciri khas dari pterophyta.

Contoh : Aspleniumnidus, Adiantumcuneatum (suplir), dan Marselia crenata (semanggi).

Tumbuhan Berbiji

Tumbuhan berbiji merupakan kelompok tumbuhan yang berkembang biak dengan cara menggunakan biji. Tumbuhan berbiji terbagi menjadi dua kelompok yaitu tumbuhan berbiji terbuka dan tumbuhan berbiji tertutup.

Baca Juga :  Cara Kerja Enzim - Struktur Dan Komponennya

1. Tumbuhan berbiji terbuka (Gymnospermae)

Gymnospermae merupakan tumbuhan yang berkembang biak dengan bakal biji, tetapi bakal bijinya tidak terlindung oleh daun buah. Pohonnya memiliki akar tunggang dan batang tegak lurus serta bercabang. Alat reproduksi jantan dan betinanya mengandung soprongia yang disebut strobilus.

Gymnospermae dibagi menjadi empat kelas yaitu : Pinophyta, Cyxadophyta, Ginkgophyta, dan Gnetophyta.

2. Tumbuhan berbiji tertutup (Angiospermae)

Angiospermae merupakan tumbuhan berbiji tertutup yang dilindungi jaringan buah dan memiliki bunga. Ciri-cirinya memiliki organ reproduksi berupa bunga. Memiliki akar, batang, daun, dan bunga sejati.

Susunan daun spermatophyta beragam menjari, menyirip, sejajar, dan lainnya. Terjadi pembuahan ganda (dua kali peleburan) yaitu antara sel spermatozoid dengan sel telur akan menghasilkan zigot atau biji. Dan di antara sel spermatozoid dengan inti kandung lembaga sekunder menghasilkan cadangan makanan.

Berdasarkan jumlah keping bijinya, angiospermae terdiri dari dua jenis tumbuhan berkeping dua (dikotil) dan tumbuhan berkeping satu (monokotil).

 

Nah, bagaimana sahabat biologi? Sudah paham kan apa saja mengenai tumbuhan berpembuluh? Semoga saja, penjelasan yang kami ulaskan untuk sahabat biologi bisa bermanfaat dan menambahkan wawasannya.

Artikel Lainnya :