Tulang Tengkorak – Nama Latin Beserta Fungsinya

Posted on

Tulang Tengkorak – Nama Latin Beserta Fungsinya

Tulang Tengkorak, Nama Latin Beserta Fungsinya – Saat lahir seorang manusia mempunyai 300 tulang, namun seiring perkembangan tubuh seseorang hingga mencapai dewasa, jumlah tulang menjadi 206, karena ada beberapa tulang ada yang menyatu dengan yang lain. Dari kepala hingga ujung kaki tersusun atas tulang-tulang. Tulang berfungsi melindungi organ tubuh dan membentuk tubuh, misalnya tulang tengkorak yang memiliki fungsi yakni untuk melindungi organ vital yang ada di dalam kepala. Dan rusuk yang bertugas melindungi organ-organ penting yang ada di dalam dada. Pada postingan kali ini, artikel ini akan membahas tentang anatomi tubuh manusia, hanya saja lebih lebihs pesifik pada pembahasan tulang bagian kepala.

Pictures of Axial Skeleton 708

Selain sebagai pelindung dan pembentuk tubuh, tulang juga memiliki fungsi sebagai berikut :

  • Mempertahankan organ-organ vital manusia, dan menopang tegak tubuh manusia (tulang punggung)
  • Penggerak, ketika otot-otot yang melekat pada tulang tertarik atas perintah dari otak, maka tulang akan bergerak, yang menyebabkan pergerakan tubuh pada manusia.
  • Produsen sel darah. Tulang sumsum melakukan tugas penting,yakni memproduksi sel darah. Sel darah merah pembawa oksigen, dan sel darah putih untuk melindungi melindungitubuh dari infeksi.

Oke sekarang kita kembali ke pembahasan utama ya!

Tulang kepala adalah bagiam dalam dari kepala yang terdiri dari beberapa tulang dan fungsi. Tulang bagian kepala atau biasa disebut tulang tengkorak yang berguna mempertahankan bentuk dan kekuatan guna melindungi inti dari kepala, yakni otak. Secara umum ulang penyusun kepada ada 6 bagian penyusun,yang masing-masing bekerjasama melindungi organ vital yang berhubungan dengan semua organ pada manusia,yaitu otak.

Baca Juga :  Otot Lurik – Cara Kerja Bentuk Beserta Gambarnya

 

Nah berikut ulasan tulang tengkorak, nama latin beserta fungsinya:

Tulang dahi (frontal)

Adalah tulang yang terletak pada bagian wajah depan kepala dan melebar ke sampinghingga ke bagian tengah telingadi atas tulang pelipis. Tulang dahi berfungsi melindungi organ dalam kepala melalui depan. Tulang dahi bisa diraba dan diperhatikan karenaterletak di bagian luar. Mempunyai ukuran dan bentuk beragam, sesuai dengan bentuk wajah seseorang.

Tulang baji (sphenoid)

Berukuran cukup kecil, tulang baji berada di antara tulang dahi dan pelipis. Bentuknya pipih dan cenderung cekung ke dalam. Tulang ini berfungsi mengamankan otak bagian sudut, atau tepatnya di sisi samping bagian wajah, yangmana otak adalah organ vital yang mengoperasikan semua aktifitas tubuhmanusia yang harus dilindungi dari berbagai sudut.

Tulang pelipis (temporal)

Tepat di samping dahi dan mata, persis di atas tulang pipi, berbentuk melengkung, di depan telinga. Ada dua tulang pelipis yang masing-masing berada di kedua sisi sampingkepala. Fungsinya juga sama seperti tulang-tulang kepala lainnya, yaitu melindungi otak adalah tujuan utama. Perlu diketahui, secara spesifik tulang pelipis adalah tempat dimana melekatnya otot-otot pendukung kinerja otak.

Tulang tapis (ethmoid)

Terletak di depantulang baji dan diantaratulang mata, dan bentuknya pipih, kecil, berjumlah dua. Fungsi tulang tapis yaitumembentuk dindingbelakanglekuk mata, membantu proses penglihatan, danmenjaga kesehatan rongga nasal (tulang hidung).

Tulang kepalabelakang (osipital)

Mempunyai bentuk seperti cawan, tulang kepala belakang berfungsi sebagai tempurung, melengkung dan berongga. Bertugas melindungi otak di kepala belakang, dan organ-organ dalam telinga. Sangat penting peranannya, karena juga berfungsi meminimalisir dampak ketika terjatuh, terjadi benturan, dantraumapada kepala.

Tulang ubun-ubun (parietal)

Bertempat di bagian tengah atas kepala dan melebar hingga ke setengah kepala. Sama saja fungsinya seperti tulang-tulang tengkorak lain, yakni melindungi otak. Tulang ubun-ubunmenjadi sangat rawanpada bayi yang baru lahir, karena sangat mempengaruhi tumbuh kembangnya, karena mempunyai peran menjaga otak tengah (mid brain) dan otak belakang.

Baca Juga :  Kingdom Protista

 

Kerusakan Yang Bisa Terjadi Pada Tulang Tengkorak

Tulang tengkorang didesain sangat kuat akan tetapi tulang tengkorak tetap saja memiliki potensi untuk dapat mengalami cedera atau pun trauma yang bisa menimbulkan keretakan. Hal ini dikarenakan struktur tulang tengkorak sangat kuat sehingga dibutuhkan benturan yang sangat keras untuk dapat merusaknya atau membuatnya retak.

Tuklang tengkorak biasanya mengalami kerusakan saat mengalami kecelakaan, seperti jatuh dari ketinggian, kecelakaan berat seperti tabrakan atau pukulan keras yang terjadi langsung pada kepala.

Berikut Ini Adalah Beberapa Jenis Kerusakan Atau Yang Bisa Terjadi Pada Tulang Tengkorak

Fraktur Tertutup

Fraktur tertutup adalah kondisi saat tulang mengalami keretakan akan tetapi tidak membuat kulit penutup tulang mengalami luka terbuka atau robek.

Fraktur Terbuka

Sesuai dengan namanya, fraktur tertutup adalah kondisi cedera tukang tengkorak yang diikuti dengan rusaknya kulita di tempat terjadinya retakan.

 Fraktur Dasar Tengkorak Atau Basis Cranii

Kerusakan ini terjadi pada daerah dasar tulang tengkorak yang mencakup area tulang di sekitar mata, telinga, hidung atau pun tengkorak di bagian belakang yang dekat dengan tulang belakang. Pada cedera ini biasanya diikuti dengan robekan selaput orak dan juga merupakan salah satu cedera yang paling fatal akibatnya.

 

Nah itulah seluruh ulasan perihal tulang tengkorak, nama latin beserta fungsinya. Semoga memperluas kancah keilmuan biologi spesifik anatomi tubuh. Terimakasih.