Transpor Aktif – Macam Macam, Ciri Ciri, Contoh, Gambar

Posted on

Transpor Aktif – Macam Macam, Ciri Ciri, Contoh, Gambar

Transpor Aktif mungkin masih terdengar asing di telinga kalian semua, maka dari itu pada kesempatan kali ini kami akan memberikan ulasan lengkap mengenai apa itu Transpor Aktif beserta dengan penjelasan lengkapnya. Simak di bawah ini untuk lebih jelasnya.

Pengertian Transpor Aktif

TRANSPOR AKTIF

Mungkin kalian yang baru mendengar tentang istilah Transpor Aktif masih bingung, dan tidak tahu mengenai materi yang satu ini. Nah, jika dilihat dari pengertiannya sendiri Transpor Aktif adalah sebuah perpindahan mau pun sebuah pergerakan yang terjadi dengan cara memanfaatkan sebuah energi.

Proses ini sendiri dilakukan untuk memasukkan sekaligus digunakan untuk mengeluarkan ion ion bersama dengan molekul lewat membran sel yang bersifat permeabel. Proses ini bertujuan untuk mempertahankan keseimbangan dari molekul kecil yang ada di dalam sel tersebut.

Dari sini dapat diambil kesimpulan jika Transpor Aktif adalah sebuah jenis dari tranpor yang dilakukan pada membran sel. Untuk melakukan proses ini dibutuhkan egergi.

Agar proses Transpor Aktif ini berhasil maka dibutuhkan sebuah energi yang disebut dengan ATP atau nama lain dari Adenosin Trifosfat.

ATP sendiri adalah sebuah energi kimia tinggi yang bisa dihasilkan dari sebuah proses respirasi yang dilakukan pada sel. Transpor Aktif ini berasal dari sel utama yang keberadaannya melawan gradient konsentrasi.

Artinya Transpor Aktif ini akan terjadi sebuah proses pemompanan. Dari proses ini akan membuat zat dapat melalui membran dengan cara melawan gradient konsentrasinya. Proses Transpor Aktif ini sendiri akan mulai berhenti jika sel yang dibutuhkan telah kehabisan tenaga atau energinya. Atau bisa juga berhenti dikarenakan mengalami keracunan.

Baca Juga :  Sistem Peredaran Darah - Penjelasan Disertai Organ Pendukungnya

Macam Macam Transpor Aktif

Berikut ini merupakan jenis jenis Transpor Aktif dan penjelasannya secara lengkap :

1.) Endositosis

Jenis yang pertama ini adalah sebuah transport makromolekul beserta dengan materi yang bentuknya sangat kecil. Untuk dimasukkan ke dalam sel dengan menggunakan cara membentuk vesikula terlebih dahulu. Vesikula ini sendiri berasal dari sebuah membran yang disebut dengan membran plasma. Transpor Aktif ini memiliki mekanisme yang sebagian kecilnya merupakan luas dari membran plasma yang dibenamkan ke dalam untuk membentuk sebuah kantong.

Jika kantong tersebut semakin dalam. Maka kantong tersebut akan semakin terjepit. Sehingga membuat kantong menjadi membentuk sebuah vesikula yang berisikan materi yang berasal dari luar sel. Selain itu endositosis ini dimanfaatkan untuk melakukan beberapa tugas penting untuk sel. Yang pertama adalah untuk mengambil nutrisi, memasukkan patogen, memberikan reseptor senyal hingga mempresentasikan antigen.

Sementara itu Endositosis ini terbagi dalam beberapa jenis yakni :

A.) Fagositosis ( Pemakanan Seluler )

Proses ini adalah sebuah proses yang terjadi pada saat sel hendak menelan partikel dengan cara menggunakan pseudopod atau dikenal juga dengan kaki semu. Bagian ini akan melapisi sekeliling partikel tersebut. Yang kemudian akan digunakan untuk membungkusnya di dalam kantong yang berlapis-lapis membran yang ukurannya tidak terlalu besar. Bagian ini biasa disebut dengan vakuola.

Kemudian partikel tersebut pun akan dicerna. Lalu juga akan diolah setelah vakuola tergabung bersama dengan lisosom yang ada pada enzim hidrolitik.

B.) Pinositosis ( Peminuman Seluler )

Jenis ini adalah sebuah proses yang membuat sel meneguk tetesan fluida ekstraseluler dan juga vesikula yang kecil. Karena pada semua atau pun hanya sebagian dari zat tersebut akan larut atau sudah larut di dalam tetesan yang kemudian akan dimasukkan pada sel. Namun pada proses pinositosis ini tidak memiliki sifat yang spesifik pada substansi yang ditransporkannya.

Baca Juga :  Bagian Otak- Pengenalan Dan Fungsinya Untuk Tubuh

Sementara itu endositosis ini pun akan diperantarai oleh sebuah reseptor yang membutuhkan reseptor yang disebut dengan nama ligan.

2.) Eksositosis

Yang kedua adalah sebuah mekanisme transport molekul besar yang disebut dengan eksositosis. Proses ini hampir sama dengan polisakarida dan juga protein. Lewat membran plasma yang berasal dari dalam menuju ke luar sel yang disebut dengan sekresi. Proses ini akan dilanjutkan dengan menggabungkan membran plasma dengan vesikula yang berisi molekul.

Lalu vesikula transport yang telah terlepas dari aparatus golgi. Hal ini akan membuat vesikula dipindahkan dengan bantuan sitoskeleton untuk dibawa menuju ke membrane plasma. Lalu membrane vesikula dan membran plasma ini akan bertemu. Kemduian molekul lipid dan juga membran akan mulai menyusun kembali dirinya sendiri agar dapat bertemu dengan kedua membran untuk saling bergabung menjadi satu.

Proses ini akan membuat kandungan vesikula menjadi tumpah ke arah luar sel yang membuat banyak sekali sel sekretoris akhirnya memutuskan untuk menggunakan eksositosis yang digunakan untuk mengirimkan produknya keluar.

Ciri – Ciri Trasnpor Aktif

Transpor Aktif ini sendiri memiliki beberapa ciri ciri, nah berikut adalah ciri ciri yang dimiliki oleh Transpor Aktif :

  1. Arah perpindahan dari Transpor Aktif adalah hipotonis dan hipertonis.
  2. Transpor Aktif memiliki membrane semipermeabel.
  3. Materi yang dipidahkan oleh Transpor Aktif adalah glukosa dan juga asam amino.
  4. Transpor Aktif terjadi berulang-ulang pada lingkungan dengan kondisi akhir yang disebut dengan hipotonis.
  5. Transpor Aktif mempunyai sifat yang strukturan dan spesifik di antara senyawa yang memiliki struktur sama untuk saling berkompetisi. 
  6. Proses dari Transpor Aktif ini berjalan satu arah.

Nah, itu dia penjelasan lengkap mengenai Transpor Aktif mulai dari pengertian, macam-macam, ciri-ciri hingga contoh yang disertai dengan gambarnya.

Baca Juga :  Fungsi Ovarium – Lengkap Dengan Struktur dan Pengertiannya

Artikel Lainnya :

·  Jumlah Gigi Orang Dewasa

·  Sistem Pernapasan pada Hewan

·  Sistem Pernapasan pada Manusia