Struktur Batang – Penjelasan Lengkapnya Beserta Gambar

Posted on

Struktur Batang

 

Ekosistem.co.id – Struktur batang akan kami bahas pada kesempatan kali ini lengkap dengan penjelasan dan gambarnya. Struktur pada batang bisa kita pelajari untuk mengetahui lebih lanjut mengenai tumbuhan.

Nah, sudah penasaran kan? Yuk, simak di bawah ini penjelasan lengkapnya!

Batang adalah salah satu bagian terpenting bagi tumbuhan yang memiliki banyak sekali fungsi guna menunjang kehidupan tumbuhan, berikut ini adalah penjelasan mengenai struktur dari batang.

 

Struktur Batang

Simak gambar di bawah ini sebelum kita membahas lebih lanjut mengenai struktur batang :

Batang sendiri terdiri dari empat struktur seperti epidermis, korteks, endodermis dan silinder pusat. Berikut ini penjelasan lebih lengkap mengenai struktur batang :

1.) Epidermis

Struktur pertama dari batang yang akan kita bahas adalah epidermis, jaringan ini merupakan bagian batang yang disusun dari selapis sel. Dan selapis sel di dalam epidermis ini tersusun rapat sehingga tidak ada ruang di antara sel antara satu dengan yang lainnya yang bertikula.

Namun selalu membelah untuk mengimbangi pertumbuhan pada batang itu sendiri.

Epidermis ini sendiri berfungsi sebagai lapisan pelindung dari kekeringan. Lapisan epidermis yang dimiliki oleh batang bentuknya berupa kulit kayu yang terbentuk atas jaringan gabus.

Nah, jaringan gabus ini sendiri tidak bisa ditembus dengan air dan juga gas, maka dari itu jaringan gabus memiliki celah–celah berupa lentisel guna memelihara gas.

 

2.) Korteks

Bagian batang yang kedua adalah korteks yang merupakan bagian batang yang tersusun atas jaringan parenkim yang memiliki kloroplas. Sel sel berdiding tipis dan juga tersusun secara tidak beraturan dengan ruang antarsel yang cukup lebar.

Terdapat beberapa jenis rumput rumputan yang memiliki jaringan sklerenkim sebagai jaringan penguat pada korteks batang. Sementara tumbuhan sejenis pinus atau conifer ini sendiri secara umum tidak memiliki jaringan penguat.

Baca Juga :  Hewan Vertebrata

 

3.) Endodermis

Berikutnya adalah endodermis yang merupakan lapisan korteks yang paling dalam dan juga berbatasan dengan silinder pusan. Lapisan ini sendiri mempunyai sel sel yang memiliki bentuk serta susunan yang khas.

Lapisan sel yang merupakan batas antara korteks dan silinder pusat pada akar ini sendiri pada umumnya dinamakan endodermis. Namun lapisan serupa yang terletak pada batang memiliki kandungan butir butir zat tepung yang banyak.

Oleh sebab itu, endodermis batang ini sendiri juga biasa disebut dengan nama sarung tepung atau floeoterma.

 

4.) Silinder Pusat

Bagian batang yang berikutnya adalah silinder pusat atau stele yang merupakan bagian batang yang tersusun atas beberapa jaringan. Contohnya seperti berkas pengangkut, empulur serta perikambium.

Perikambium ini juga biasa disebut dengan istilah perisikel, dan perisikel ini adalah lapisan sel yang terletak di paling tepi yang ada di silinder pusat. Di dalam silinder pusat ini juga bisa ditemukan jaringan parenkim.

Jaringan parenkim ini memiliki banyak berkas pembuluh pengangkut.

Berkas transportasi itu sendiri terdiri dari xilem dan floem, perpanjangan xilem dan  floem. Dan sumsum yang terletak di tengah atau inti batang, yang mencakup jaringan parenkim.

Pada beberapa tanaman, sumsum itu sendiri rusak saat tumbuh, sehingga ada banyak ruang antar sel.

Batang tumbuhan tertentu sendiri memiliki saluran getah yang letaknya berada di dalam silinder pusat.

 

Batang Dikotil dan Monokotil

Selain itu susunan pada strukur jaringan batang dibedakan jenis tumbuhan yakni dikotil dan monokotil. Berikut penjelasannya :

1.) Dikotil

Batang pada tumbuhan dikotil mempunyai selapis sel endodermis dan merupakan ujung di bagian korteks yang paling dalam dan tersusun dari amilum. Berkas pengangkut yang ada di tumbuhan dikotil ini memiliki sifat terbuka.

Baca Juga :  RNA Adalah? Pengertian, Fungsi dan Struktur

Sehingga antara xylem dan floem bisa ditemukan kambium yang bentuknya melingkar. Jaringan kambium ini pun adalah jaringan yang terus menerus aktif membelah.

 

2.) Monokotil

Di dalam batang monokotil tidak bisa ditemukan endodermis dan berbeda dengan tumbuhan dikotil yang memiliki endodermis. Tumbuhan monokotil ini sendiri mempunyai tipe berkas pembuluh kolateral tertutup. Atau disebut juga dengan berkas pembuluh yang tersebar di seluruh batang.

Bagian dari berkas pada pembuluh monokotil ini sendiri terdiri atas perikambium, empelur dan jaringan pengangkut. Selain itu tumbuhan monokotil mempunyai pertumbuhan primer. Atau hanya bertambah panjang dan tidak memiliki mekanisme pertumbuhan sekunder.

Karena pembesaran pada batang tumbuhan monokotil hanya dibantu oleh empelur.

 

 

Fungsi Batang

Batang memiliki beberapa fungsi yang sangat penting bagi tumbuhan, berikut ini adalah fungsi batang yang wajib untuk sahabat biologi ketahui :

1.) Fungsi utama batang adalah untuk memopang tumbuhan agar membuat tumbuhan tetap berdiri dengan kuat dan tegak.

2.) Batang menjadi pendukung bagian bagian lain yang ada pada tumbuhan contohnya seperti daun, bunga dan juga buah dikarenakan apabila tidak ada batang maka bagian ini ini tidak akan dapat hidup dengan baik.

3.) Batang berfungsi sebagai jalur transportasi bagi air dan zat hara yang dibutuhkan oleh tumbuhan untuk proses fotosintesis. Batang juga digunakan sebagai jalur transportasi bagi zat makanan yang dihasilkan oleh proses fotosintesis.

4.) Membantu didalam proses pernapasan tumbuhan , karena oksigen pada tumbuhan masuk melalui batang.

5.) Sebagai penyanggah atau tempat tumbuhnya daun dan buah pada tumbuhan.

6.) Sebagai Alat perkembangbiakan yang dapat dilakukan melalui metode pencangkokan batang.

7.) Sebagai tempat cadangan untuk makanan yang dapat kita contohkan seperti batang sagu.

 

Baca Juga :  Tumbuhan Paku - Pengertian, Ciri ciri, klasifikasi, dan struktur Terlengkap

Nah, itu lah struktur batang dan fungsinya yang mungkin selama ini belum sahabat biologi ketahui. Semoga bermanfaat dan sampai jumpa pada pembahasan berikutnya ya.

 

Artikel Lainnya :

  1. Bunga Mawar – Cara, Teknik Menanam Dan Merawatnya
  2. Biji – Bagian, Fungsi, Pengertian, Dan Gambarnya
  3. Otot Lurik – Cara Kerja Bentuk Beserta Gambarnya