Struktur Akar – Penjelasan Mekanisme Pengangkutan Air Dari Akar Menuju Daun

Posted on

Struktur Akar – Penjelasan Mekanisme Pengangkutan Air Dari Akar Menuju Daun

Akar adalah salah satu organ utama pada tumbuhan. Akar berfungsi sebagai penopang tumbuhan agar bisa berdiri kokoh. Akar memiliki kemampuan untuk menerebos lapisan tanah sehingga tumbuhan terlihat kokoh dan sulit untuk dicabut. Selain itu, akar juga berfungsi sebagai penyerap air dan zat-zat hara dari dalam tanah.

Pada umumnya ada dua jenis akar, yaitu akar tunggang dan akar serabut. Akar tunggang biasanya terdapat pada tumbuhan dikotil atau tumbuhan berkeping dua, misalnya mangga,ubi kayu, tomat, jeruk dan lain sebagainya. Akar tunggang tersusun dari satu akar utama dan akar akar kecil . Akar utama merupakan  kelanjutan dari batang dan akar, sedangkan akar kecil merupakan bagian dari akar utama tersebut. Fungsi utama dari akar tunggang  adalah sebagai tempat penyimpanan makanan dan sebagai penopang tumbuhan agar dapat berdiri dengan kokoh. Akar serabut terdapat pada tumbuhan monokotil atau tumbuhan berkeping satu, misalnya jagung, kelapa, padi, dan lain sebagainya. Akar serabut berjumlah banyak dan memiliki ukuran yang sama. Akar ini tumbuh pada pangkal tumbuhan dan tumbuh kesam.ping sehingga mirip seperti serabut

Akar memiliki struktur yang kuat, hal tersebut ditandai dengan kemampuannya untuk menerobos beberapa lapisan tanah. Nah, pada kesempatan kali ini, kami akan mencoba menghadirkan sebuah penjelasan struktur akar dan mekanisme pengangkutan air dari akar menuju daun. Semoga bermanfaat.

Struktur Akar

Struktur akar dapat dibedakan menjadi dua, yaitu struktur  bagian dalam (anatomi akar) dan struktur bagian luar (morfologi akar). Berikut ini penjelasan lengkap tentang struktur-struktur akar.

Baca Juga :  Hujan Asam - Pengertian, Penyebab dan Cara Pencegahan

1.Struktur Akar Bagian Dalam (Anatomi Akar)

 

Untuk mengamati struktur akar bagian dalam, kita harus membuat irisan melintang pada akar. Struktur bagian dalam akar (anatomi akar) terdiri dari:

a.Epidermis

Epidermis merupakan sel berlapis satu yang tersusun sangat rapat dan berperan sebagai sel pembentuk akar. Meskipun susunan selnya rapat, dinding sel pada epidermis sangat mudah ditembus oleh air karena lapisannya sangat tipis. Fungsi dari epidermis sebagai penyerap air dan juga garam mineral dari dalam tanah.

b.Korteks

Korteks terletak di bawah lapisan epidermis yang susunan selnya  tidak rapat dan berfungsi sebagai saluran pertukaran gas. Korteks juga berfungsi sebagai alat transportasi zat hara tanah. Korteks tersusun dari jaringan parenkim yang tidak berkloroplas. Selain itu, korteks juga berfungsi untuk menyimpan cadangan makanan.

c.Endodermis

Endodermis merupakan bagian dalam akar yang susunan selnya tebal. Pada sel  endodermis terdapat pita kaspari yang mengandung gabus (zat suberin) atau zat lignin. Pita kaspari berfungsi sebagai penyeleksi suatu mineral  yang akan masuk ke pembuluh akar. Endodermis terletak di antara korteks dan silinder pusat.

d.Silinder Pusat (stele)

Silinder pusat atau stele merupakan struktur bagian dalam akar. Silinder pusat atau stele berfungsi sebagai alat angkut  air dan mineral karena di dalam silinder pusat atau stele terdapat berkas pengangkut, yaitu xilem dan floem. Xilem akan mengangkut air dan mineral dari akar ke daun, Sedangkan floem akan mengangkut hasil fotosintesis dari daun ke seluruh tubuh.

2.Struktur Akar Bagian Luar (Morfologi Akar)

 

Secara morfologis, kita bisa melihat struktur akan bagian luar dengan memotong akar secara membujur. Maka kita bisa melihat struktur akar bagian luar yang terdiri atas: leher akar (pangkal akar), batang akar, cabang-cabang akar, rambut akar, ujung akar, dan tudung akar (kaliptra).

Baca Juga :  Fungsi Stomata - Penjelasan Lengkapnya Beserta Gambar

Fungsi Akar

Asal akar sendiri adalah dari akar lembaga atau radix yang pada dikotil akar lembaga terus tumbuh sehingga membuat bentuk akar tunggal sementara pada monokotil agar lembaga mati kemudian pada pada batang akan tumbuh akar-akar yang mempunyai ukuran yang hampir sama sehingga akhirnya membentuk akar serabut.

Tudung akar atau kalipatra akan melindungi ujung akar monokotil dan dikotil dan memiliki fungsi untuk melindungi ujung akar pada saat akar menembus tanah. Sel-sel kalipatra yang terdapat di dalamnya memiliki kandungan butir-butir amilum yang diberi nama kolumela.

Akar pada tumbuhan memiliki fungsi di bawah ini:

  1. Mengikat tubuh tumbuhan pada tanah
  2. Memiliki fungsi untuk menyimpan cadangan makanan
  3. Membantu untuk menyerap air dan garam garam mineral yang terlarut

 

Itulah penjelasan mengenai struktur akar baik bagian dalam maupun bagian luar. Akar sangat penting bagi tumbuhan karena selain untuk mengokohkan tumbuhan juga berfungsi sebagai penyerap air dan zat-zat hara dalam tanah. Mekanismenya, air diserap oleh rambut-rambut akar. Kemudian air masuk ke sel epidermis melalui proses osmosis. Selanjutnya air akan menuju ke korteks. Dari korteks, air kemudian melalui endodermis selanjutnya air masuk ke  jaringan xilem. Xilem akan mengangkut air ke daun yang digunakan sebagai salah satu bahan baku untuk proses fotosintesis. Semoga penjelasan tentang struktur daun dan mekanisme pengangkutan air dari akar menuju daun bisa menambah ilmu pengetahuan kita.

Artikel Lainnya :