Penyebab Stres Karena Faktor Biologis

Posted on

Penyebab Stres Karena Faktor Biologis

Ekosistem.co.id – Mungkin masih banyak dari sahabat belajar belum mengetahui penyebab stres karena faktor biologis. Karena selama ini kita hanya menganggap jika stress terjadi akibat tekanan yang terlalu banyak didapatkan.

Stress karena terlalu banyak masalah, stress karena terlalu banyak pekerjaan hingga stress karena sedang mengalami datang bulan yang biasa dialami oleh perempuan. Tapi ternyata tidak hanya itu saja penyebab dari stress sesungguhnya. Namun ada banyak sekali faktor penyebab stress.

Termasuk penyebab dari faktor biologis yang tidak banyak disadari hingga saat ini.

Stress merupakan fenomena psikofisik yang dapat dialami oleh semua orang tanpa memandang siapa orang tersebut, selain itu ada beberapa dampak stress yang terjadi pada beberapa sistem tubuh manusia.

Pada umumnya stress sendiri bisa disimpulkan sebagai sebuah perasaan yang kurang nyaman atau tidak nyaman serta perasaan tertekan yang menyerang secara fisik dan psikis seseorang.

Stress bisa juga diakibatkan oleh berbagai macam faktor dan salah satu faktor penyebab stress sendiri adalah faktor biologis. Berikut ini adalah penjelasannya yang sudah kami rangkum untuk anda.

 

Penyebab Stress Karena Faktor Biologis

Terdapat beberapa faktor biologi yang secara sadar mau pun tidak, dapat menyebabkan stress hingga dan merusak hari kita. Apa saja faktornya? Sahabat bisa lihat di bawah ini :

1.) Faktor Genetika

Faktor yang pertama adalah faktor genetikan yang merupakan salah satu penyebab terjadinya stress yang dipicu oleh hormon stress yang ada pada metabolisme protein. Di mana faktor – faktor ini dapat berkembang sejam sebelum dilahirkan yang dapat menganggu proses perkembangan janin selama masih di dalam kandungan.

Baca Juga :  Tulang Manusia - Jumlah, Struktur, Nama-nama Beserta Gambar

Misalnya saja seperti ibu hamil yang hobi mengkonsumsi makanan tidak sehat, merokok atau pun mengkonsumsi minuman keras, maka dapar merusak perkembangan janin sehingga membuat ketidakmampuan organ sehingga membuat tingkah laku abnormal.

2.) Pengalaman Hidup

Sebuah pengalaman yang dialami sejak masih anak anak hingga beranjak dewasa dapat membuat seseorang menjadi stress, misalnya saja pada saat remaja mengalami putus cinta yang membuatnya merasa patah hati begitu mendalam sehingga menyebabkan dirinya mengalami stress.

Hal tersebut terjadi karena tidak memiliki kemampuan untuk melakukan penyesuaian terhadap perkembangan perasaan seseorang.

3.) Tidur

Tidur menjadi salah satu kebutuhan manusia sehingga jika kebutuhan satu ini tak terpenuhi maka akan berakibat pada tubuh manusia ini sendiri karena kekurangan waktu tidur atau jam istirahat mengakibatkan penurunan tingkat konsentrasi dan juga gangguan halusinasi yang apabila terjadi secara berkepanjangan dapat mengakibatkan terjadinya stress.

Oleh karena nya kita disarankan untuk menjaga pola tidur, paling tidak 8 jam setiap hari. Dan perlu sahabat biologi ketahui, jika kualitas tidur di malam hari tidak dapat digantikan di siang hari loh.

Artinya, jika di malam hari sahabat biologi tidak tidur, maka bukan berarti tidur sahabat bisa menggantikan tidur di malam hari pada siang hari. Karena kualitas tidur di malam hari dan siang hari berbeda.

Sehingga meski saat siang kita sudah tidur, tapi kita akan tetap merasa lelah dan kurang bersemangat. Karena kualitas tidur yang berkurang dan menjadikan stress menghinggapi kita.

4.) Diet

Tak hanya kebutuhan tidur saja yang harus dipenuhi kebutuhan nutrisi juga harus dipenuhi. Sehingga apabila kelebihan nutrisi atau pun kekurangan nutrisi dapat mempengaruhi proses metabolisme tubuh dan juga menganggu kadar gula darah yang bisa mengakibatkan stress.

Baca Juga :  Sistem Reproduksi Manusia - Pada Pria Dan Wanita

Terutama bagi seseorang yang melakukan diet secara berlebihan bisa memicu terjadinya stress yang akan berlanjut pada penyakit kronos lain seperti stroke bahkan kanker.

 

Hormon Yang Menyebabkan Stress

Jika sebelumnya kita telah mengetahui faktor biologis apa saja yang dapat menyebabkan terjadinya stress. Secara biologis stress sendiri dipicu oleh hormon di bawah ini :

1.) Hormon Adrenalin

Hormon ini dihasilkan oleh kelenjar adrenal setelah memperoleh sinyal dari otak sebagai reaksi awal pada saat mengalami stress.

Bisa dibilang jika hormon ini adalah reaksi pertama yang muncul dari tekanan adrenalin pada saat bekerja sama dengan hormon yang lain yakni hormon norepinephrine yang menyebkan memutuskan reaksi pada saat sedang stress.

Pada saat ini adrenalin akan bekerja untuk menstimulasi detak jantung menjadi berkali – kali lipat cepatnya sehingga akan memberikan rangsangan pada sistem saraf pusat yang akan menjadi tegang yang membuat tingkat kewaspadaan dan fokus menjadi lebih meningkat serta membuat aliran darah menjadi lebih kuat.

2.) Hormon Norepinephrine

Hormon ini adalah salah satu penyebab munculnya stress, hormon ini sendiri kerap kali bekerja sama dengan hormon adrenalin yang dapat mempengaruhi reaksi tubuh pada saat stress.

Hormon ini diproduksi oleh kelenjar adrenal akan tetapi memiliki fungsi yang berbeda dengan hormon adrenalin tersebut.

 

 

Stress memang memiliki dampak yang negatif tapi stress juga memiliki dampak positif, akan tetapi bagaimana orang tersebut bisa menyikapi realita yang sedang terjadi.

Stress bisa memiliki dampak yang positif pada saat stress dapat membuat seseorang mampu menghasilkan semangat dan sesuatu yang baru di dalam hidupnya.

Akan tetapi stress juga bisa memiliki dampak negatif jika seseorang menjadi mudah marah, melakukan sesuatu yang merugikan dirinya, tidak percaya diri bahkan bisa mengakibatkan penyakit berbahaya seperti stroke.

Baca Juga :  Proses Pembentukan Urine - Skema Dan Gangguannya

Jadi tergantung pada seseorang itu sendiri bagaimana mengolah emosinya sehingga bisa mengarahkan stress nya untuk ke arah positif atau pun negatif.

Demikian pembahasan kali ini mengenai penyebab stress karena faktor biologis. Sampai jumpa pada pembahasan berikutnya.

Artikel Lainnya :