Spesies – Pengertian, Jenis Beserta Contoh

Posted on

Spesies

Ekosistem.co.id – Spesies adalah salah satu kelompok hewan yang digunakan untuk mengelompokkan hewan dengan jenis yang sama menjadi satu kelompok. Pada artikel kali ini kami akan memberikan penjelasan lengkap mengenai spesies.

 

 

Pengertian Spesies

Spesies merupakan salah satu dasar dari klasifikasi yang ada pada ilmu biologi yang digunakan dari dulu hingga sekarang. Biasanya klasifikasi ini mengacu pada sebuah kelompok organisme yang mempunyai kesamaan sercara fisik dan bisa didapatkan pada saat proses pertukaran genetik. Dan juga bisa terjadi akibat hasil dari keturunan.

Selain itu bisa dibilang jika spesies merupakan tingkatan taksonomi yang paling rendah. Karena nama spsesies hanya terdiri dari dua kata. Misalnya seperti genus Rosa, terdapat beberapa spesies yang diberi nama dengan Roa seperti Rosa dumalis, Rosa alba dan masih banyak yang lain.

Sedangkan pada tingkatan taksonomi sendiri, biasanya dimulai dengan tingkatan yang paling rendah. Misalnya dimulai dari Kingdom, Phyllum, Class, Ordo, Familia, Genus hingga ke Species.

 

 

Jenis – Jenis Spesies

Jika berdasarkan dari refrensi yang sudah ada sejak 2014 lalu ini, dinyatakan bahwa ada sekitar 325.000 spesies tumbuhan, ada sekitar 1.600.000 spesies hewan dan ada sekitar 160.000 spesies mikroorganisme di bumi kita ini.

Namun itu hanyalah catatan yang dibuat pada tahun 2014, artinya jumlah spesies di bumi ini masih akan terus bertambah setiap saat. Dikarenakan setiap penelitian mengenai seluruh makhluk hidup di bumi ini masih terus dilakukan hingga kini.

Jadi untuk jumlah pastinya masih belum diketahui, sebab jumlah spesies di bumi pastinya akan mengalami penambahan jika ditemukan spesies yang baru atau terjadi pengurangan apabila terdapat spesies yang sudah punah.

Tapi memang jika berdasarkan dengan jumlah spesies yang sudah diteliti dan dicatat. Maka kita sudah mengetahui dengan pasti jika di muka bumi ini ada banyak sekali spesies.

Baca Juga :  Vakuola Adalah – Pengertian, Fungsi, Struktur

Sehingga terdapat banyak nama spesies yang tidak mudah untuk dihafalkan. Pastinya membutuhkan waktu yang tidak sebentar untuk menghafalkan seluruh spesies yang ada di bumi.

Selain itu hal yang wajib kamu tahu dalam penulisan spesies sendiri tidak bisa dilakukan secara sembarangan. Karena ada cara tersendiri dan cara khusus yang bisa kamu lakukan untuk menuliskan nama spesies karena harus menggunakan cara ilmiah.

Cara ini adalah dengan menuliskan nama spesies dengan diberikan garis bawah apabila nama spesies ditulis dengan menggunakan tangan. Namun jika nama spesies diketik maka kamu harus menggunakan tulisan bercetak miring.

Perlu kamu ketahui juga bawah kata spesies merujuk ke sekelompok organisme yang memiliki persamaan jika dilihat dari segi fisologinya. Seperti kamu dan teman – teman kamu, beserta orang orang yang ada di sekeliling kamu.

Yang mana merupakan sama sama manusia. Selain itu kita juga termasuk ke dalam spesies yang sama yakni spesies homo sapiens.

Hal ini dikarenakan jika kamu perhatikan bahwa kita semua memiliki bentuk fisik yang sama peris. Jika terjadi pernikahan yang dilakukan antara laki – laki dengan manusia berjenis kelami perempuan. Yang akan menghasilkan anak atau keturunan.

Keturunan ini pun nantinya akan menghasilkan keturunan juga, begitu seterusnya.

Namun meskipun kamu dan orang di sekeliling kamu merupakan spesies yang sama. Akan tetapi kamu dan orang orang di sekeliling kamu di seluruh dunia pastinya memiliki perbedaan juga.

Baik dari segi fisik seperti warna kulit, warna rambut dan bentuknya, bentuk hidung, mata dan telinga serta postur tubuh yang berbeda – beda.

Lalu di antara spesies satu dengan spesies yang lainnya  ini tidak bisa dikawinkan apalagi memiliki keturunan. Sederhananya saja, hewan sapi dan ayam tidak akan bisa menikah bukan karena mereka berasal dari spesies yang berbeda satu sama lain.

Akan tetapi di luar kepercayaan ini, ada kepercayaan lain yang mengungkapkan jika terdapat teori evolusi yang dipercayai oleh banyak ilmuwan dari dulu hingga kini.

Mereka percaya bahwa spesies memiliki kemampuan untuk berubah atau berevolusi secara perlahan – lahan sesuai dengan tempatnya tinggal dan hidup misalnya.

Baca Juga :  Lapisan Matahari

Evolusi yang dilakukan oleh setiap spesies sangat beragam, ada yang membutuhkan waktu lama ada juga yang membutuhkan waktu sebentar.

Tergantung pada tempat dan kemampuan dari spesies tersebut dalam beradaptasi dan melakukan evolusi.

 

 

Contoh Spesies

Seperti yang sudah kamu tahu, bahwa di bumi ini ada banyak sekali spesies, dan berikut ini hanya contoh sedikit saja dari spesies yang ada di bumi kita.

 

1.) Keluarga Felidae atau Keluarga Kucing

Felidae merupakan keluarga kucing yang terdiri dari kucing yang selama ini kita kenal, mereka berevolusi sejak 7.000 tahun lalu dan menjadi dekat dengan manusia. Sementara keluarga mereka yang lain yakni kucing besar tinggal dan ditemukan di Asia dan Afrika.

Kelompok ini dibagi ke dalam dua kelompok yakni Felis yang merupakan kucing kecil yang dekat dengan manusia. Dan Panthera yang merupakan keluarga kucing besar. Habitas asli mereka ada di Pegunungan dan gurun, namun umumnya mereka bisa hidup di mana saja.

 

Ciri-ciri Felidae

1.) Hidup secara berkelompok tapi ada juga yang hidup sendiri.

2.) Hewan nokturnal.

3.) Hidup di daerah yang mudah diakses.

 

Contoh Felidae

Keluarga kucing atau yang disebut pula dengan spesies Felidae terdiri dari kucing, harimau, singa cheetah dan lainnya.

 

2.) Keluarga Palmae atau Keluarga Palem

Palmae adalah kelurga tumbuh-tumbuhan yang biasa hidup di daerah tropis dan sub tropis. Sebagian besar kelompok palmae dimanfaatkan sebagai bahan makanan. Habitatnya tersebar di mesofita dan beberapa lagi ditemukan di xerofit.

 

Ciri-ciri Palmae

1.) Berupa tanaman semak dan merambat.

2.) Batang tidak bercabang.

3.) Memiliki tinggi hingga 30 meter.

 

Contoh Palmae

Keluarga Palmae atau Palem terdiri dari beberapa tumbuhan seperti Salak, Kurma, Nipah, Aren, Kelapa dan Kelapa Sawit. Semuanya memiliki ciri ciri dan bentuk yang nyaris mirip.

 

3.) Keluarga Solanaceae atau Terong-Terongan

Suku terong-terongan atau disebut juga dengan Solanaceae merupakan salah satu suku tumbuhan berbunga yang memiliki nilai ekonomis yang tinggi. Karena kelompok Solanaceae ini merupakan bahan makanan bagi manusia.

 

Ciri-ciri Solanaceae

1.) Berupa perdu, semak mau pun pohon.

2.) Berdaun majemuk dan berdaun tunggal.

3.) Tepi daun berlekuk.

4.) Bentuk bunganya seperti terompet.

 

Baca Juga :  Replikasi Dna - Penjelasan Lengkapnya

Contoh Solanaceae

Terdiri dari buah-buahan dan sayuran yang bentuk dan ciri cirinya nyaris mirip seperti Semangka dan Melon. Lalu ada Lenca dan Terong, kemudian ada juga Tomat dan Cabai.

 

4.) Keluarga Zingiberaceae atau Jahe–jahean

Zingiberaceae adalah keluarga jahe-jahean yang merupakan dan suku anggota tumbuhan berbunga yang biasa digunakan tanaman hias dan obat-obatan. Habitat tanaman ini banyak ditemukan di kawasan tropis. Seperti di daerah Asia Tenggara dan Afrika.

 

Ciri-ciri Zingiberaceae

1.) Memiliki batang semu, beralur dan membentuk rimpang.

2.) Memiliki daun tunggal dengan bentuk langset, bertepi rata dan ujungnya runding atau pun tumpul.

3.) Warna daunnya hijau tua.

4.) Bunga majemuk dengan bentuk bulir, sempit atau pun memiliki ujung yang runcing.

 

Contoh Zingiberaceae

Keluarga Zingiberaceae terdiri dari beberapa tumbuhan obat seperti Temung, Temu putrid, Temu putih, Temulawak, Temu kunci, Temu hitam, Temu giring, Parahulu. Lalu ada juga Pacing, Lengkuas, Lempuyang, Lempuyang gajah, Kunyit, Kencur, Jahe, Gandasuli, Bengle dan juga Bengle hantu.

 

5.) Keluarga Papilionaceae atau Kacang–Kacangan

Papilionaceae merupakan nama suku bagi tumbuhan berbunga kupu-kupu. Papillo = Kupu-kupu karena bunga yang ada pada spesies ini mirip kupu-kupu terbang. Habitat Papilionaceae bisa ditemukan di semak, perdu atau pohon dengan daun tunggal mau pun majemuk.

 

Ciri-ciri Papilionaceae

1.) Kelopak berbilang 5 dan pangkal yang berdekatan.

2.) Terdiri dari 5 mahkota bunga yang bentuknya seperti kupu-kupu.

3.) Benang sari memiliki jumlah 10.

4.) Buahnya berbentuk polong yang akan merekah bila matang.

 

Contoh Papilionaceae

Keluarga Papilionaceae terdiri dari berbagai macam kacang-kacangan seperti , Kacang hijau, Kacang kapri, Kacang buncis, dan Kacang tanah.

 

Nah, itu penjelasan kali ini mengenai spesies mulai dari pengertian, jenis jenisnya hingga contohnya yang kami rangkum khusus untuk kamu.

Artikel Lainnya :