Spermatophyta – Pengertian, Macam – Macam dan Manfaatnya

Posted on

Spermatophyta

Ekosistem.co.id –  Spermatophyta merupakan kelompok tumbuhan yang menghasilkan biji, seperti yang sudah kita ketahui jika ada banyak sekali jenis – jenis dan ragam dari tumbuhan yang memiliki peranan sangat penting bagi keberlangsungan kehidupan makhluk hidup yang ada di bumi.

Karena tanpa adanya tumbuhan maka tak akan ada sumber makanan bagi manusia mau pun hewan.

Selain itu, tumbuhan yang memiliki peran penting dalam menghasilkan oksigen sehingga tanpa adanya tumbuhan maka manusia dan hewan bisa saja punah karena kehabisan oksigen.

Maka bisa dibilang kehidupan bisa punah karena tidak adanya tumbuhan, sebab sudah tak ada lagi sumber makanan dan tak ada lagi sumber oksigen yang menjadi penunjang kehidupan makhluk di dunia.

Lalu apa kah yang dimaksud dengan Spermatophyta? Mungkin masih ada dari anda yang belum mengetahui apa itu Spermatophyta, maka dari itu kami akan memberikan penjelasan secara detail mengenai Spermatophyta.

Tidak akan hanya mengulas tentang pengertian dari istilah ini saja, namun Guru juga akan mengulas mengenai ciri-ciri, struktur hingga contoh dari Spermatophyta. Langsung saja, sahabat biologi bisa menyimak ulasan Guru di bawah ini :

 

Pengertian Spermatophyta

 

 

Spermatophyta sendiri berasal dari bahasa Yunani yakni “Python yang berarti tumbuhan. Maka secara umum Spermatophyta merupakan jenis kelompok tumbuhan yang menghasilkan suatu organ berupa biji.

Di dalam biji ini adalah bagian yang berasal dari calon biji yang ada di dalamnya memiliki kandungan calon individu baru yang ada pada tumbuhan itu yakni lembaga yang terbentuk dari proses penyerbukan pada suatu tanaman sehingga bisa menghasilkan pembuahan.

Baca Juga :  Fungsi Usus Besar Penjelasan Dan Pemaparannya

Spermatophyta ini merupakan jenis tumbuhan berpembuluh atau trakheophyta dikarenakan mempunyai sebuah batang, akar dan juga daun sejati yakni Kormophyta dan mempunyai  bunga atauu  Antophyta.

 

Ciri-Ciri Spermatophyta

Tumbuhan Spermatophyta ini mempunyai struktur – struktur yang membuatnya berbeda denga jenis tumbuhan lainnya, berikut ini adalah ciri ciri dari tumbuhan Spermatophyta.

1.) Termasuk ke dalam organisme yang memiliki banyak sel tumbuhan atau multiseluler.

2.) Mempunyai dinding sel eukariotik yang tersusun atas selulose, lignin dan meliselulose.

3.) Mempunyai plastida dan memikiki kandungan klorofil A dan klorofil B.

4.) Memiliki sifat autotrof yang bisa menghasilkan makanan sendiri pada proses fotosintesis.

5.) Memiliki berkas pengangkut xilem atau pengangkut berkas air dan mineral yang berasal dari dalam tanah seta floem yang mengangkut zat zat makanan yang berasal dari daun ke seluruh bagian tumbuhan.

6.) Mempunyai bentuk tubuh makroskopis dengan ukuran yang lebih bervariasi.

7.) Mempunyai batang, akar dan juga daun jati.

8.) Bereproduksi melalui penyerbukan dan juga pembuahan.

 

Struktur Tubuh Spermatophyta

Spermatophyta yang membuatnya dapat mudah dikenali, dan berikut ini adalah struktur tubuh yang ada pada Spermatophyta :

1.) Akar

Struktur tubuh yang pertama tentu saja akar, sebab pada tumbuhan yang berbiji pun terdapat juga bagian akar. Namun bentuknya tentu cukup unik dan mudah dibedakan. Karena akar pada tumbuhan berbiji adalah berbentuk serabut. Meski ada juga beberapa tumbuhan yang memiliki akar tunggang.

Di dalam akar ini terdapat sel yang mengalami proses diferensiasi dan diubah sebagai epidermis, korteks beserta dengan silinder pusat. Di dalamnya sahabat biologi bisa menemukan xylem dan floem tentunya ya.

 

2.) Batang

Batangnya memiliki bentuk batang berkayu dan ada juga batang yang berair. Dan pada tumbuhan berbiji batangnya akan mengalami modifikasi stolon, umbi hingga rhizom.

Baca Juga :  Progesteron – Fungsi Utamanya Selama Siklus Menstruasi

Pada sel batang juga mengalami istilah diferensiasi yang mengubahnya untuk menjadi epidermis, korteks hingga silinder yang pastinya juga terdapat xylem dan floem di dalamnya.

 

3.) Daun

Dan terakhir adalah daun yang mengalami proses diferensiasi untuk mengubahnya menjadi epidermis, mesofil yang di dalamnya terdapat susunan jaringan tiang beserta dengan bunga karang.

 

Reproduksi Spermatophyta

Spermatophyta mempunyai dua cara pada saat melakukan proses reproduksi, berikut ini adalah penjelasnnya :

1.) Proses reproduksi secara generatif yakni sebuah proses pembentukan biki yang diawali dengan pembentukan gamet, kemudian melakukan proses penyerbukan dan akhirnya terjadilah proses peleburan yang terjadi pada gamet jantan dengan gamet betina yang nantinya akan menghasilkan sebuah embrio.

2.) Proses reproduksi vegetative tentu saja merupakan proses reproduksi yang dilakukan oleh organ – organ vegetative. Misalnya saja dilakukan oleh Tunas, Rhizoa, mau pun Solon.

 

Macam – Macam Tanaman Spermatophyta

Jika berdasarkan klasifikasinya Spermatophyta mempunyai macam – macam tanaman di antaranya adalah sebagai beriku :

1.) Pohon jambu

2.) Pohon pinus

3.) Pohon mangga

4.) Pohon melinjo

5.) Pohon rambutan

6.) Pohon pakis haji

7.) Pohon apel

8.) Pohon cemara

9.) Pohon alpukat

10.) Pohon damar

11.) Pohon semangka

12.) Pohom anggur

13.) Pohon kesemek

14.) Pohon pear

15.) Pohon melon

 

Manfaat Spermatophyta

Seperti yang sudah dijelaskan jika Spermatophyta memiliki banyak sekali manfaat bagi kehupan, berikut ini adalah manfaat dari Spermatophyta :

1.) Sebagai makanan pokok contohnya, Gandum, Jagung, Sagu dan Padi.

2.) Sebagai sayuran contohnya, Kacang, Kol, Tomat, Kentang, Labu dan Wortel.

3.) Sebagai bahan dasar pakaian contohnya, Kapas dan Rami.

4.) Sebagai obat – obatan contohnya, Jati, Sana Keling dan Meranti.

5.) Sebagai obat – obatan contohnya, Adas, Mengkudu dan Kumis Kucing.

6.) Sebagai bahan kosmetik contohnya, Bunga Mawar, Melati, Alpukat dan Apel.

 

Baca Juga :  Fungsi Protein – Untuk Kebutuhan Hidup Manusia

Dari pembahasan di atas mudah-mudahan kini sahabat biologi sudah mengerti mengenai Spermatophyta. Mulai dari pengertian, ciri-ciri, struktur hingga contohnya yang sudah Guru rangkum dengan singkat, jelas dan mudah dipahami.

 

Artikel Lainnya :

  1. Fungsi Kloroplas – Pengertian, Struktur Dan Fungsi
  2. Jenis Anjing – Nama Anjing Paling Berbahaya
  3. Magnoliopsida