Sistem Reproduksi Wanita Dan Organ Penyusunnya

Posted on

Sistem Reproduksi Wanita

 

 

Ekosistem.co.id – Sistem reproduksi wanita adalah salah satu sistem yang paling penting bagi manusia. Untuk melakukan proses reproduksi sendiri, wanita memiliki organ penyusun yang memiliki fungsi khusus sebagai tempat untuk melakukan pembuahan.

Selain itu organ penyusun ini juga berfungsi untuk melindungi organ reproduksi yang ada di bagian dalam. Dan mencegah berbagai macam gangguan yang mampu menyebabkan infeksi.

Alat reproduksi pada wanita ini pun memiliki peran yang sangat penting bagi siklus menstruasi dan juga kelahiran.

Alat reproduksi pada wanita berbeda dengan yang dimiliki oleh pria, namun khusus pada kesempatan kali ini Guru akan fokus pasa sistem reproduksi wanita.

Dan berikut ini adalah pembahasan lengkapnya.

 

Sistem Reproduksi Wanita

Wanita memiliki sistem reproduksi yang cukup rumit, karena sistem reproduksi pada wanita dibagi ke dalam dua bagian. Yakni sistem reproduksi bagian dalam dan sistem reproduksi bagian luar.

Sahabat biologi bisa menyimak ulasan di bawah ini untuk melanjutkan pembahasannya :

 

Alat Reproduksi Bagian Dalam

 

 

Sistem reproduksi pada wanita yang ada di bagian dalam terdiri dari beberapa alat reproduksi. Berikut ini adalah penjelasannya :

1.) Ovarium

Ovarium adalah indung telur yang merupakan alat reproduksi dengan tugas paling penting dalam sistem reproduksi wanita. Ovum berfungsi untuk menghasilkan telur dan menciptakan beberapa hormon penting bagi wanita.

2.) Tuba Fallopi

Tuba fallopi adalah istilah yang digunakan untuk menyebut telur dan merupakan sebuah saluran yang membentang dari ujung kanan hingga ke ujung kiri.

Tugas dari organ ini adalah sebagai jalan bagi ovum yang mengarah ke rahim untuk melakukan proses pembuahan. Saluran ini biasanya juga dijadikan sebagai tempat sementara bagi ovum untuk mempersiapkan diri sebelum menuju ke rahim.

Baca Juga :  Manfaat Energi Matahari – Bagi Hewan, Tumbuhan Dan Manusia

3.) Uterus

Uterus berbentuk seperti buah pir dan merupakan sebuah ruang yang digunakan janis sebagai tempat untuk bertumbuh dan juga berkembang pada masa kehamilan.

Uterus sendiri tersusun atas otot dengan sifat yang elastis yang memungkinkan organ ini untuk membesar sesuai dengan perkembangan janin di dalamnya. Otot uterus ini pun akan memberikan kontraksi yang membantu janin lahir.

4.) Serviks

Serviks adalah sebuah jalan yang terletak antara uterus dan vagina. Serviks berbentuk dinding dengan sifat yang fleksibel. Karena setelah melebar serviks dapat menyempit kembali.

Organ ini menjadi salah satu organ wanita yang paling rentan terhadap penyakit. Bahkan kanker serviks menjadi salah satu penyakit paling mematikan di dunia.

5.) Vagina

Vagina bukannya berada di luar karena organ ini merupakan organ dalam bagi wanita yang letaknya di belakang kandung kemih. Vagina memiliki fungsi sebagai jalan utama bagi keluar masuknya sperma dan dialihkan ke tuba fallopi lalu ke rahim.

Vagina juga menjadi jalan keluar utama bagi darah menstruasi untuk wanita dan menjadi jalan bagi bayi keluar saat proses kelahiran.

 

Alat Reproduksi Bagian Luar

 

 

Sedangkan alat reproduksi bagian luar dari wanita adalah berikut ini, simak penjelasannya :

1.) Mons Veneris

Mon veneris tersusun atas lemak dengan sedikit jaringan ikat dan menjadi bagian yang menonjol dan digunakan untuk menutupi tulang kemaluan. Mon Veneris sendiri adalah organ reproduksi bagian luar yang tertutupi oleh rambut kemaluan dan tumbuh pada saat wanita mulai dewasa.

Mon veneris juga disebut dengan nama venus.

2.) Labia Mayora

Bentuk dari Labia Mayora menyerupai bibir sehingga sering juga disebut dengan nama bibir kemaluan besar. Organ ini terletak di bawah organ Mon Verenis dan bentuknya memanjang hingga ke premium.

Baca Juga :  Sumber Daya Alam yang Dapat Di Perbaharui

Premium ini sendiri merupakan area kulit yang letaknya di antara lubang vagina dan anus. Labia Mayora tersusun atas jaringan lemak dan kelenjar keringat. Bagian ini juga terlihat ditumbuhi oleh rambut kemaluan. Namun sebenarnya rambut kemaluan ini tumbuh di Mon Veneris.

3.) Labia Minora

Labia Minora adalah bibir kemaluan kecil yang letaknya berada di dalam organ Labia Mayora. Organ ini tidak ditutupi oleh rambut kemauan dan struktunya terdiri dari jaringan lemak serta tidak memiliki pembuluh darah.

4.) Klitoris

Klitoris merupakan gumpalan kecil yang letaknya di atas organ Labia Minora. Klitoris sendiri merupakan organ reproduksi wanita yang memiliki bentuk paling kecil dan merupakan organ yang sensitif terhadap rangsangan.

Organ ini sendiri letaknya di atas Labia Minora.

5.) Vestibulum

Vestibulum merupakan sebuah pembatas yang ada di antara dua sisi Labia Minora dan terletak di bagian bawah. Organ ini memliki saluran kecing yang disebut dengan uretra. Serta muara vagina dan ada pada kelenjar bartholin dan disebut dengan vestibular karena mengeluarkan pelumas saat melakukan hubungan seksual.

6.) Himen

Himen dikenal juga dengan selaput darah merupakan sebuah membran tipis yang menutupi organ vagina. Darah menstruasi biasanya keluar dari himen karena organ memiliki satu lubang yang berukuran sedikit lebih besar.

 

Bagaimana Merawat Alat Reproduksi Pada Wanita?

 

 

Sistem reproduksi wanita memiliki fungsi yang tak kalah penting dari sistem lainnya, fungsi utamanya sendiri adalah untuk berkembangbiak. Setiap organ yang ada di dalam tubuh kita harus dijaga kesehatannya agar fungsinya tidak terganggu.

Sama halnya dengan sistem reproduksi pada wanita yang juga harus dirawat dengan baik. Oleh sebab itu penting bagi sahabat biologi untuk mengetahui apa saja fungsi dari organ yang ada pada sistem reproduksi.

Baca Juga :  Pengertian Otak Kecil : Struktur, Fungsi, dan Cara Kerjanya Lengkap

Agar sahabat juga dapat merawat organ-organ tersebut dengan baik, contohnya dengan menjaga kebersihan organ-organ dalam sistem reproduksi. Baik organ di bagian luar, dan organ yang ada pada bagian dalam.

Karena beberapa organ di atas sangat rentan terhadap bakteri dan virus, dengan menjaga kebersihan organ reproduksi bagian dalam. Maka organ reproduksi bagian luar pun akan ikut terjaga kesehatannya.

 

Ada banyak faktor yang menyebabkan gangguan dapat terjadi pada organ reproduksi, salah satunya adalah faktor kebersihan yang kurang terjaga. Beberapa gangguan yang mungkin terjadi pada sistem reproduksi wanita antara lain seperti :

1.) Pendarahan nonmenstrual.

2.) Peradangan pada Vagina.

3.) Kesuburan.

4.) Kanker Serviks.

5.) Penyakit Seksual yang menular.

 

Terdapat beberapa cara yang dapat sahabat biologi gunakan untuk mengetahui kondisi organ pada sistem reproduksi. Ketika siklus menstruasi tidak lancar, terasa sakit pada bagian organ reproduksi dan gejala aneh lainnya.

Maka sahabat harus segera memeriksakan kesehatan ke dokter ahli organ reproduksi dan jangan lupa untuk selalu menjaga kesehatan serta kebersihan.

Demikian pembahasan kali ini mengenai sistem reproduksi wanita dan organ penyusunnya, semoga dapat menambah ilmu pengetahuan sahabat semua.

 

Artikel Lainnya :

  1. Sel Hewan Dan Sel Tumbuhan – Pengertian, Fungsi, Perbedaan Dan Gambar
  2. Perbedaan Sel Hewan Dan Sel Tumbuhan – Beserta pengertian,Dan Gambarnya
  3. Pengertian Sel – jaringan,Struktur, Beserta Fungsinya