Sistem Reproduksi Pria – Penjelasan Lengkap dan Detail

Posted on

Sistem Reproduksi Pria – Penjelasan Lengkap dan Detail

Sistem Repruduksi Pria sendiri emmiliki beberapa bagian yang setiap bagiannya sangat penting dengan fungsinya masing – masing, berikut ini adalah penjelasan mengenai sistem reproduksi pria secara lengkap dan detail.

Sistem Reproduksi Pria

  1. Penis

Penis adalah jaringan seperti spons yang berisi darah dan apabila mengalami rangsangan maka aliran darah akan mengalir masuk dan mengisi kekosongan yang ada di dalamnya. Proses ini sering disebut dengan ereksi. Penis sendiri memiliki 3 bagian utama yakni, pangkal, batang, dan kepala.

  1. Testis

Organ testis memiliki fungsi untuk memproduksi serta menyimpan sperma, selain itu testis juga memiliki fungsi untuk memproduksi testosterone yakni hormon yang berguna untuk memberikan perubahan pada bentuk tubuh pria selama masa pubertas dan juga menghasilkan sperma.

  1. Skrotum

Organ ini biasa disebut juga dengan buah zakar yang merupakan sebuah kantong kulit yang menggantung di belakang penis dan memiliki fungsi untuk membungkus testis serta mengontrol suhu testis. Hal ini dikarenakan testis sendiri memang harus berada pada suhu yang tepat agar bisa memproduksi sperma yang normal karena idealnya testi harus berada pada suhu yang sedikit lebih dingin dibandingkan suhu tubuh.

Tips Merawat Alat Reproduksi Pria

Organ reproduksi juga harus dirawat dengan benar karena alat reproduksi pria sangatlah sensitif, salah sedikit saja dalam perawatan organ reproduksi ini maka akan menyebabkan berbagai macam masalah kesehatan. Maka dari car menjaga sistem reproduksi pada pria bisa dilakukan dengan cara di bawah ini :

  1. Bersihkan Penis Dengan Benar
Baca Juga :  Fungsi Nukleus – Pada Sel Hewan, Pada Sel Tumbuhan

Untuk membersihkannya tak hanya dengan menggunakan air saja ya, karena ada beberapa hal yang wajib untuk diperhatikan dalam membersihkan organ yang satu ini yakni dengan cara membilas area pangkal penis termasuk testis dan rambut kemaluan dengan menggunakan air bersih setalah berkemih.

Maka dari itu pastikan juga untuk membuat daerah pangkal testis dan anus bersih serta terbebas dari bau, dan selalu mengeringkan area tersebut dengan baik serta menyeluruh.

Pastikan daerah pangkal testis dan anus juga bersih dan bebas bau. Setelah itu, keringkan area tersebut dengan baik dan menyeluruh.

  1. Memilih Celana Yang Tepat

Pilihlah celana yang tepat dan hindari untuk tidak menggunakan celana yang terlalu ketat. Sebaiknya pilih celada dalam dengan bahan katun yang tidak ketat karena di area penis dan skotrum tidak baik jika menggunakan celana dalam ketat karena bisa mempengaruhi produksi sperma.

  1. Menggunakan Kondom

Kondom memiliki fungsi untuk mencegah terjadinya kehamilan tapi alat ini juga memiliki fungsi untuk membantu organ reproduksi untuk terhindar dari berbagai macam penyakit kelamin.

Penyakit Yang Dapat Menyerah Alat Reproduksi Pria

  1. Impotensi

Impotensi biasa dikenal dengan disfungsi ereksi yang merupakan sebuah kondisi pada saat penis tak bisa mengeras atau ereksi secara optimal. Kelainan ini sendiri memiliki beberapa bentuk seperti tidak bisa ereksi, kesulitan mempertahankan ereksi dan juga dapat ereksi tapi penis kurang keras sehingg akan mengalami kesulitan untuk penetrasi.

Gangguan ini biasanya terjadi karena pertambahan usia namun kini pria yang masih mudah pun bisa mengalami impotensi karena gangguan hormon, kerusakan saraf pada penis dan juga kelebihan berat badan.

  1. Anorgasmia

Gejala ini membuat pria tak bisa mencapai orgasme meski telah mendapatkan stimulasi yang cukup memadai. Kondisi ini biasanya dipengaruhi oleh beberapa faktor seperti masalah hormonal atau penyakit syaraf yang berada di sekitar alat reproduksi pada pria, selain itu beberapa penyakit seperti diabetes juga bisa menyebabkan kondisi ini bisa terjadi.

  1. Infeksi Menular Seksual
Baca Juga :  Kalin – Penjelasan, Letak Dan Fungsi Hormonnya

Ada banyak sekali infeksi menular seksual yang bisa mempengaruhi alat reproduksi pria ini seperti kutil kelamin, klamidia, gonore, herpes, genital hingga sifilis. Buang air kecil yang sakit, keluar cairan yang tak biasa dari penis hingga penis yang terasa sering nyeri adalah beberapa gejala khas dari infeksi menular seksual yang wajib kamu waspadai.

 

Itu dia penjelasan mengenai sistem reproduksi pria secara lengkap dan juga detail, semoga pembahasan kali ini bermanfaat ya.

Artikel Lainnya :

  1. Proses Terjadinya Menstruasi
  2. Fungsi Ovarium – Lengkap Dengan Struktur dan Pengertiannya
  3. Leokosit – Jenis, Penyebab dan Cara Mengatasinya
  4. Stepa – Pengertian, Proses, Ciri-ciri dan Persebarannya