Sistem Ekskresi Pada Manusia – Organ, Fungsi Dan Gambarnya

Posted on

Semua mahkluk hidup pastinya memiliki sistem ekskresi, baik hewan, tumbuhan dan manusia. Namun khusus kali ini, kami hanya akan membahas mengenai sistem ekskresi pada manusia.

Untuk itu sahabat biologi wajib bersama kami dari ulasan awal hingga akhir, sebab kami akan membahasnya secara rinci, jelas dan lengkap tentu saja.

Mulai dari organ-organ apa saja yang termasuk dalam sistem ekskresi manusia, fungsi beserta dengan gambarnya. Penasaran kan, organ apa saja yang merupakan sistem ekskresi pada manusia? Berikut ini adalah penjelasan lengkapnya.

Namun sebelum membahas lebih lanjut mengenai materi yang satu ini, pastikan sahabat biologi sudah tahu apa itu sistem ekskresi. Jika belum tahu, maka sobat bisa mulai menyimak ulasannya di bawah ini.

Coba kita lihat pengertian dari sistem ekskresi :

Pengertian Sistem Ekskresi

Jika dilihat dari pengertiannya sistem ekskresi sendiri merupakan sistem pembuangan zat zat sisa yang ada pada makhluk hidup. Misalnya seperti karbon dioksida, urea, racun dan lain sebagainya.

Oleh sebab itu, sistem ini juga disebut dengan sistem pembuangan. Sistem ini sendiri pada manusia dibantu oleh beberapa organ atau alat ekskresi. Alat atau organ ini tidak hanya penting bagi kesehatan manusia. Namun juga sangat penting bagi manusia untuk melakukan tugasnya.

Yakni melakukan pembuangan zat zat yang ada di dalam tubuh manusia, agar tubuh menjadi lebih sehat dan seimbang.

Organ Dan Alat Eksresi Pada Manusia

 

Manusia sendiri memiliki sekitar empat organ yang digunakan untuk melakukan proses ekskresi, dan apabila salah satu dari organ ini mengalami kerusakan maka sistem eksresi akan terganggu dan akan berdampak buruk bagi manusia itu sendiri. Berikut ini adalah organ tubuh manusia yang digunakan sebagai proses ekskresi.

Baca Juga :  Kingdome Monera - Struktur, Klasifikasi, Ciri ciri, Contoh Beserta Gambar

Ginjal

 

Organ pertama yang memikiki fungsi untuk membantuk proses ekskresi adalah ginjal, organ ini memiliki jumlah dua dan letaknya pada rongga perut sebelah kanan depan dan kiri depan ruas – ruas tulang belakang di bagian pinggang.

Ginjal dibagi ke dalam dua bagian yakni ginjal kanan. Yang mana letak ginjal ini berada lebih rendah. Lalu ada ginjal kiri, dan letaknya lebih tinggi karena.

Bentuk dari ginjal ini seperti biji ercis yang panjangnya sekitar 10 cm dan berat sekitar 200 gram. Apabila dibelah makan ginjal akan memperlihatkan bagian – bagian korteks yang adalah lapisan luar dan terdapat jutaan alat penyaring yang disebut dengan nefron.

Setiap nefron sendiri terdiri dari badan Malpighi dan juga tubulus kontortus, badan ini terdiri dari kapsula atau simpai borman dan glomerulus.

 

Fungsi Organ Ginjal

1.) Untuk menyaring dan membersihkan darah dari sisa sisa zat yang ada pada metabolisme tubuh.

2.) Berfungsi untuk mengekskresikan zat yang jumlahnya sudah berlebihan.

3.) Berfungsi untuk menghasilkan hormin yang memiliki peran di dalam membentuk dan mematangkan sel sel darah merah di sumsum tulang.

4.) Melakukan penyerapan atau reabsorsi kembali elektrolit tertentu yang dilakukan pada bagian tubulus ginjal.

5.) Berfungsi untuk menjaga keseimbangan asam basa yang ada pada tubuh manusia.

 

 

Hati

 

Hati adalah kelenjar terbesar yang ada di dalam tubuh yang terletak di rongga perut sebelah kanan atas yang memiliki warna kecoklatan. Hati sendiri mendapatkan suplai darah dari pembuluh nadi atau arteri hepatica dan pembuluh gerbang vena porta dari usus, organ ini dibungkus dengan selaput hari atau capsula hepatica.

Baca Juga :  Kalin – Penjelasan, Letak Dan Fungsi Hormonnya

 

Fungsi Organ Hati

1.) Berfungsi untuk menyimpan kelebihan gula ke dalam bentuk glikogen atau gula otot.

2.) Berguna untuk merombah kelebihan asam amino.

3.) Sebagai penawar racun.

4.) Sebagai tempat pembentukan dan penghancuran eritrosit yang telah tua.

5.) Membentuk fibrinogen dan juga protombin.

6.) Sebagai penghasil empedu.

7.) Berguna untuk membentuk globulin dan albumin.

8.) Dapat mengubah provitanin a menjadi vitamin a

9.) Sebagai tempat pembentukan urea

 

 

Paru-Paru

 

Organ ini terletak di dalam rongga dada manusia sebelah kanan dan kiri yang dilindungi oleh tulang – tulang rusuk. Paru – paru sendiri terdiri dari dua bagian yakni paru – paru kiri yang memiliki dua gelambir dan paru – paru kanan yang terdiri dari tiga gelambir.

Organ ini merupakan kumpulan gelembung alveolus yang dibungkus dengan selaput pleura.

 

Fungsi Organ Paru – Paru

1.) Mengeluarkan karbondioksida (CO2) dan Uap air (H2O).

2.) Tempat terjadinya proses pertukaran gas oksigen dan kabondioksida.

 

 

Kulit

 

Manusia dibungkus oleh kulit secara keseluruhan, kulit sendiri merupakan organ luar yang merupakan lapisan tipis dan menjadi benteng pertahanan tubuh yang utama dikarenakan berada di lapisan anggota tubuh paling luar dan memiliki hubungan secara langsung dengan lingkungan sekitar.

Tak hanya sebagai organ yang membantu sisem ekskresi, kulit juga termasuk ke dalam salah satu dari panca indra manusia yakni sebagai indra perasa.

 

Fungsi Organ Kulit

1.) Untuk mengeluarkan keringat

2.) Sebagai pelindung tubuh paling luar.

3.) Sebagai pengatur suhu tubuh.

4.) Menjadi tempat pembuatan vitamin D dari provitamin D dengan menggunakan bantuan sinar matahari yang memiliki kandungan ultraviolet.

Baca Juga :  Jaringan Epitel – Pengertian, Ciri-Ciri, Jenis, dan Fungsinya

5.) Sebagai tempat penyimpanan kelebihan lemak.

 

 

Organ yang termasuk ke dalam sistem ekskresi harus dijaga karena jika organ tersebut rusak maka akan mempengaruhi sistem ekskresi yang terjadi di dalam tubuh manusia. Demikian pembahasan kali ini sampai jumpa di pembahasan berikutnya.

 

Artikel Lainnya :

  1. Sel Hewan Dan Sel Tumbuhan – Pengertian, Fungsi, Perbedaan Dan Gambar
  2. Perbedaan Sel Hewan Dan Sel Tumbuhan – Beserta pengertian,Dan Gambarnya
  3. Pengertian Sel – jaringan,Struktur, Beserta Fungsinya