Sistem Ekskresi Pada Manusia – Organ, Fungsi Dan Gambarnya

Posted on

Sistem Ekskresi Pada Manusia – Organ, Fungsi Dan Gambarnya

Ekosistem.co.id – Semua mahkluk hidup pastinya memiliki sistem ekskresi, baik hewan, tumbuhan dan manusia. Pada kesempatan kali ini kita akan membahas menegnai sistem ekskresi yang terdapat pada manusia beserta dengan organ dan alat ekskresi yang digunakan, fungsi beserta dengan gambarnya. Penasaran kan, organ apa saja yang merupakan sistem ekskresi pada manusia? Berikut ini adalah penjelasan lengkapnya.

Pengertian Sistem Ekskresi

Sistem ekskresi sendiri merupakan sistem pembuangan zat zat sisa yang ada pada makhluk hidup seperti karbon dioksida, urea, racun dan lain ebagainya.

Organ Dan Alat Eksresi Pada Manusia

Manusia sendiri memiliki sekitar empat organ yang digunakan untuk melakukan proses ekskresi, dan apabila salah satu dari organ ini mengalami kerusakan maka sistem eksresi akan terganggu dan akan berdampak buruk bagi manusia itu sendiri. Berikut ini adalah organ tubuh manusia yang digunakan sebagai proses ekskresi.

  1. Ginjal

Organ pertama yang memikiki fungsi untuk membantuk proses ekskresi adalah ginjal, organ ini memiliki jumlah dua dan letaknya pada rongga perut sebelah kanan depan dan kiri depan ruas – ruas tulang belakang di bagian pinggang. Ginjal kanan letaknya lebih rendah dibanding ginjal kiri dikarenakan di atas ginjal kanan terdapat organ hati.

Bentuk dari ginjal ini seperti biji ercis yang panjangnya sekitar 10 cm dan berat sekitar 200 gram. Apabila dibelah makan ginjala akan memperlihatkan bagian – bagian korteks yang adalah lapisan luar dan terdapat jutaan alat penyaring yang disbeut dengan nefron.

Baca Juga :  Spermatophyta – Pengertian, Macam – Macam dan Manfaatnya

Setiap nefron sendiri terdiri dari badan Malpighi dan juga tubulus kontortus, badan ini terdiri dari kapsula atau simpai borman dan glomerulus.

Fungsi Organ Ginjal

  1. Untuk menyaring dan membersihkan darah dari sisa sisa zat yang ada pada metabolisme tubuh.
  2. Berfungsi untuk mengekskresikan zat yang jumlahnya sudah berlebihan.
  3. Berfungsi untuk menghasilkan hormin yang memiliki peran di dalam membentuk dan mematangkan sel sel darah merah di sumsum tulang.
  4. Melakukan penyerapan atau reabsorsi kembali elektrolit tertentu yang dilakukan pada bagian tubulus ginjal.
  5. Berfungsi untuk menjaga keseimbangan asam basa yang ada pada tubuh manusia.

Hati

Hati adalah kelenjar terbesar yang ada di dalam tubuh yang terletak di rongga perut sebelah kanan atas yang memiliki warna kecoklatan. Hati sendiri mendapatkan suplai darah dari pembuluh nadi atau arteri hepatica dan pembuluh gerbang vena porta dari usus, organ ini dibungkus dengan selaput hari atau capsula hepatica.

Fungsi Organ Hati

  1. Berfungsi untuk menyimpan kelebihan gula ke dalam bentuk glikogen atau gula otot.
  2. Berguna untuk merombah kelebihan asam amino.
  3. Sebagai penawar racun.
  4. Sebagai tempat pembentukan dan penghancuran eritrosit yang telah tua.
  5. Membentuk fibrinogen dan juga protombin.
  6. Sebagai penghasil empedu.
  7. Berguna untuk membentuk globulin dan albumin.
  8. Dapat mengubah provitanin a menjadi vitamin a
  9. Sebagai tempat pembentukan urea

Paru-Paru

Organ ini terletak di dalam rongga dada manusia sebelah kanan dan kiri yang dilindungi oleh tulang – tulang rusuk. Paru – paru sendiri terdiri dari dua bagian yakni paru – paru kiri yang memiliki dua gelambir dan paru – paru kanan yang terdiri dari tiga gelambir.

Organ ini merupakan kumpulan gelembung alveolus yang dibungkus dengan selaput pleura.

Baca Juga :  Spermatogenesis dan Oogenesis

Fungsi Organ Paru – Paru

  1. Mengeluarkan karbondioksida (CO2) dan Uap air (H2O).
  2. Tempat terjadinya proses pertukaran gas oksigen dan kabondioksida.

Kulit

Manusia dibungkus oleh kulit secara keseluruhan, kulit sendiri merupakan organ luar yang merupakan lapisan tipis dan menjadi benteng pertahanan tubuh yang utama dikarenakan berada di lapisan anggota tubuh paling luar dan memiliki hubungan secara langsung dengan lingkungan sekitar. Tak hanya sebagai organ yang membantu sisem ekskresi, kulit juga termasuk ke dalam salah satu dari panca indra manusia yakni sebagai indra perasa.

Fungsi Orga Kulit

  1. Untuk mengeluarkan keringat
  2. Sebagai pelindung tubuh paling luar.
  3. Sebagai pengatur suhu tubuh.
  4. Menjadi tempat pembuatan vitamin D dari provitamin D dengan menggunakan bantuan sinar matahari yang memiliki kandungan ultraviolet.
  5. Sebagai tempat penyimpanan kelebihan lemak.

 

Organ yang termasuk ke dalam sistem ekskresi harus dijaga karena jika organ tersebut rusak maka akan mempengaruhi sistem ekskresi yang terjadi di dalam tubuh manusia. Demikian pembahasan kali ini sampai jumpa di pembahasan berikutnya.

Artikel Lainnya :

  1. Sel Hewan Dan Sel Tumbuhan – Pengertian, Fungsi, Perbedaan Dan Gambar
  2. Perbedaan Sel Hewan Dan Sel Tumbuhan – Beserta pengertian,Dan Gambarnya
  3. Pengertian Sel – jaringan,Struktur, Beserta Fungsinya