Simbiosis Komensalisme – Pengertian, Penjelasan, dan 10 Contohnya

Posted on

Simbiosis Komensalisme – Pengertian, Penjelasan, dan 10 Contohnya

 

Dalam ruang lingkup Ekosistem tentunya terdapat keaneka ragaman macam komponen biotik dan abiotik yang saling mempengaruhi satu dengan lainnya. Adanya interaksi antara komponen biotik dan abiotik di dalam suatu lingkungan tentu akan menimbulkan suatu simbiosis. Dimana di area lingkup biologi sendiri terdapat macam macam simbiosis, mulai dari yang saling untung sampai untung satu pihak saja.

Di pembahasan kali ini kita akan menjelaskan perihal contoh simbiosis komensalisme. Akan tetapi sebelum kita kepokok inti pembahasan, lebih lanjut perihal contoh simbiosis komensalime, ada baiknya kita menjelaskan pengertiannya secara singkat terlebih dahulu.

Simbiosis Komensalime adalah simbiosis atau interaksi yang berjalan pada 2 makhluk hidup atau organisme dengan jenis yang berbeda. Dimana pada simbiosis ini salah satu pihak akan diuntungkan dan pihak lainnya tidak dirugikan. Berikut 10 contoh nya :

 

1. Simbiosis Komensalisme Antara Sirih dengan Inangnya

simbiosis sirih dengan inangnya
simbiosis sirih dengan inangnya

Tumbuhan sirih mempunyai nama latin Piper Betle yang merupakan salah satu jenis tanaman yang kerap ditemukan di lingkungan sekitar kita. Tanaman ini merupakan salah satu contoh dari simbiosis komensalisme. Dalam hal ini tumbuhan sirih akan tumbuh dengan cara merambat dan menyesuaikan dengan tanaman yang ditempatinya atau tanaman inangnya.

Tujuan tumbuhan sirih selanjutnya tidak lain adalah untuk mendapatkan sinar matahari yang memadai agar bisa dilakukan proses fotosintesis pada tumbuhan. Hal ini pastinya akan memberi tambahan keuntungan bagi tanaman sirih, akan tetapi tidak memberi dampak apa pun bagi tanaman inangnya.

Baca Juga :  Platypus – Habitat Beserta Gambarnya Terlengkap

 

2. Anggrek bersama dengan Mangga

Simbiosis Anggrek bersama dengan Mangga
Simbiosis Anggrek bersama dengan Mangga

Contoh simbiosis komensalisme yang kedua adalah interaksi antara tanaman anggrek (Phalanopsis Amabilis) dengan pohon mangga (Mengifera Indica). Dalam persoalan ini, tanaman anggrek melakukan tindakan seperti halnya tanaman sirih. Tanaman anggrek akan melekat atau merambat pada pohon mangga dengan tujuan untuk mendapatkan air, sinar matahari dan senyawa lainnya. Semuanya dibutuhkan untuk melaksanakan fotosintesis.

Cara tanaman anggrek mendapatkan air adalah dengan menyerap air dan juga mineral yang terdapat pada kulit pohon mangga tersebut. Selain itu, juga sanggup menyerap dari batang yang telah lapuk. Kejadian ini sebetulnya untung bagi tanaman anggrek, akan tetapi tidak beri tambahan pengaruh tidak baik bagi pohon mangga.

 

3. Tumbuhan Paku bersama dengan Tumbuhan Jati

Paku bersama dengan Tumbuhan Jati
Paku bersama dengan Tumbuhan Jati

Pada tumbuhan paku yang melekat pada tumbuhan jati ini serupa halnya dengan 2 contoh sebelumnya. Dimana tanaman paku akan melekat pada tanaman jati. Hal ini dilakukan agar tumbuhan paku bisa mendapatkan sinar matahari untuk melaksanakan fotosintesis demi kelangsungan hidupnya. Tanaman jati sendiri yang dijadikan sebagai tempat menempelnya tentu tidak mendapatkan apa apa dari tumbuhan paku.

 

4. Ikan Remora bersama dengan Ikan Hiu

Ikan Remora bersama dengan Ikan Hiu
Ikan Remora bersama dengan Ikan Hiu

Ikan remora (Echeneida sp) punyai interaksi yang baik dengan Ikan hiu (Carcharhinus longimanus). Dimana di dalam laut yang luas ikan remora yang umumnya hidup berkelompok akan tetap ada di dekat ikan hiu. Tujuan menempelnya ikan remora pada ikan hiu adalah agar tidak dimangsa oleh ikan yang lebih besar darinya. Juga agar bisa lebih cepat mendapatkan makanan yang berasal dari sisa makanan milik ikan hiu.

Dalam keadaan ini ikan hiu tidak mendapat keunutngan atau pun merasa terganggu dengan kehadiran ikan remora. Kedekatan ikan hiu dengan ikan remora ini biasanya sering diamati oleh para penyelam laut.

 

5. Ikan Remora bersama dengan Ikan Pari

Ikan Remora bersama dengan Ikan Pari
Ikan Remora bersama dengan Ikan Pari

Jika pembahasan pada mulanya adalah interaksi antara ikan remora dengan ikan hiu, maka pada pembahasan kali ini adalah interaksi antara ikan remora dengan ikan pari. Jika pada ikan hiu, ikan remora akan berada disekitarnya, maka pada ikan pari, ikan remora akan melekat lebih dekat dengan langkah memakai sirip punggungnya yang digunakan sebagai alat penghisap.

Baca Juga :  Hewan Mamalia – Pengertian, Ciri-Ciri, Contoh Terlengkap

Dalam perihal ini misalnya seekor ikan pari mendapatkan sebuah makanan, maka ikan remora juga akan mendapatkan makanan, akan tetapi berasal dari sisa dari makanan ikan pari tersebut. Seperti ikan hiu, Kedatangan ikan remora ini tidak merugikan ataupun mengganggu ikan pari.

 

6. Udang bersama dengan Timun Laut

Udang bersama dengan Timun Laut
Udang bersama dengan Timun Laut

Hubungan yang selanjutnya adalah interaksi antara udang (Lysmata grabhami) dengan mentimun laut (Cucumaria frondosa). Pada persoalan kali ini seekor udang akan mendekati timun laut dan hidup diatasnya agar bisa mendapatkan makanan yang berasal dari sisa makanan yang ada disekitar timun laut.

Dalam perihal ini, udang mendapatkan keuntungan dengan menyita sisa makanannya. Akan tetapi timun laut tidak dirugikan sama sekali dengan kehadirannya.

 

7. Ikan Goby bersama dengan Bulu Babi

Ikan Goby bersama dengan Bulu Babi
Ikan Goby bersama dengan Bulu Babi

Ikan goby merupakan salah satu jenis ikan yang memadai kecil dan tipis. Bulu babi sendiri merupakan jenis organisme laut yang bersifat bulat yang punyai banyak duri diseluruh tubuhnya. Sedangkan ikan goby akan berlindung diantara duri duri bulu babi tersebut. Meskipun seperti yang telah kita ketahui bahwa duri duri bulu babi tersebut mengandung zat beracun.

Zat beracun yang dimiliki bulu babi selanjutnya dimanfaatkan oleh ikan goby untuk berlindung dari serangan predator. Selain itu, ikan goby juga sanggup mencari makanannya disekitar bulu babi sehingga tetap safe dan misalnya ada predator yang memangsanya maka tidak wajib mencari area berlindung lagi.

 

8. Paku Tanduk Rusa bersama dengan Inangnya

Paku Tanduk Rusa bersama dengan Inangnya
Paku Tanduk Rusa bersama dengan Inangnya

Tanaman paku tanduk rusa merupakan tanaman yang unik terkecuali diamati dari faktor bentuk daunnya, perihal ini membawa dampak beberapa orang menjadikannya sebagai tanaman hias untuk ditanaman pekarangan tempat tinggal mereka. Jika diamati di dalam lingkungan kurang lebih kita, tentu dulu menyaksikan tanaman paku tanduk rusa yang melekat erat di pohon inangnya.

Baca Juga :  Mollusca – Pengertian, Ciri Ciri Dan Klasifikasinya

Dalam persoalan ini, paku rusa punyai karakter yang serupa dengan tanaman anggrek, yaitu mereka akan melekat atau ditempelkan pada suatu pohon dengan obyek untuk mendapatkan sinar matahari yang lebih baik dan beberapa bahan lain untuk fotosintesis.

Meskipun tanaman ini melekat di suatu pohon, akan tetapi tanaman ini tidak merugikan tanaman yang ditempelinya sebab tidak menyita cadangan makanan dari tanaman yang ditempelinya.

 

9. Anggrek bersama dengan Pohon Randu

Anggrek bersama dengan Pohon Randu
Anggrek bersama dengan Pohon Randu

Pernahkan Anda menyaksikan tanaman anggrek yang hidupnya satu pohon dengan pohon randu? Jika Anda dulu melihatnya, hal itu merupakan sesuatu yang sangat lumrah sebab interaksi keduanya merupakan salah satu contoh simbiosis komensalisme. Dimana di dalam persoalan ini tanaman anggrek akan melekat pada pohon randu seperti tanaman paku tanduk rusa.

Tanaman anggrek akan mendapatkan keuntungan karena bisa mendapatkan sinar matahari dengan posisi yang lebih baik. Sehingga proses fotosintesis menjadi lebih optimal. Sedangkan pohon randu yang ditempeli oleh tanaman anggrek tidak mendapat kerugian ataupun keuntungan. Dikarenakan tanaman anggrek tersebut tidak mengambil apapun dari pohon randu.

Demikian Pembahasan simbiosis komensalisme yang ada pada tumbuhan dan hewan beserta contohnya, semoga bermanfaat dan dapat menambah wawasan kita terhadap ilmu biologi.

 

Baca juga atrikel terkait :