Siklus Hidrologi – Pengertian, Macam-macam Siklus, Proses, komponen, Disertai Gambar

Posted on

Siklus Hidrologi

Ekosistem.co.id – Siklus Hidrologi merupakan suatu siklus yang berpengaruh pada air dan atmosfir. Siklus ini memiliki proses yang panjang dan semuanya akan kita bahas di ulasan berikut ini.

 

Pengertian Siklus Hidrologi

Siklus hidrologi merupakan sebuah proses dari turunnya air yang berasal dari atmosfer dan beralih ke bumi. Air ini pun akan kembali ke atmosfer bumi dengan proses hidrologi dengan kata lain, air di bumi tidak bertambah mau pun berkurang namun hanya berputar dalam sebuah siklus.

Sehingga bisa dibilang siklus hidrologi memiliki peran penting dalam mempertahankan jumlah dan ketersediaan air.

Namun jika dilihat dari segi bahasa, hidrologi merupakan bahasa Yunani yang berarti cabang ilmu geografi yang mempelajari semua hal yang berhubungan dengan air. Mulai dari kualitas air, distribusi air di bumi dan lain sebagainya.

Hidrologi pun dibagi ke dalam beberapa cabang ilmu, di antaranya adalah :

1.) Geohidrologi : ilmu hidrologi yang satu ini membahas tentang air yang berada di dalam tanah.

2.) Hidrometeorologi : ilmu hidrologi yang membahas tentang air berwujud gas yang letaknya di udara.

3.) Potamologi : ilmu hidrologi yang membahas tentang aliran air khususnya aliran di permukaan.

4.) Limnologi : ilmu yang mempelajari tentang permukaan air yang tenang seperti danau.

5.) Kriologi : ilmu yang mempelajari tentang air padat seperti salju dan es.

 

Proses dan Tahapan Siklus Hidrologi

Coba lihat gambar di bawah ini :

Dari gambar di atas kita bisa melihat jika proses hidrologi berawal dari air yang ada di bagian bumi mana saja menguap ke atmosfer dan menuju ke angkasa. Lalu air yang menguap akan menjadi awan dan berubah menjadi bintik air yang biasa kita sebut dengan hujan.

Hujan ini pun akan turun ke bumi tidak hanya dalam bentuk hujan air namun juga daam bentuk hujan es dan salju.

Secara sederhana, itulah proses siklus hidrologi. Namun untuk lebih lengkapnya sahabat biologi bisa menyimak 9 tahap siklus hidrologi di bawah ini beserta penjelasannya :

 

1.) Evaporasi : Penguapan Seluruh Air

Tahap pertama disebut dengan evaporasi dan berlangsung ketika air yang ada di permukaan bumi, baik di sungai, danau dan lautan mengupai dikarenakan panas yang berasal dari sinar matahari.

Baca Juga :  Stepa - Pengertian, Proses, Ciri-ciri dan Persebarannya

Molekul cair yang berasal dari air akan menguap dan menjadi molekul gas yang naik ke atmosfer bumi. Sinar matahari berpengaruh besar dalam proses ini, sehingga semakin terik sinar matahari di sebuah wilayah. Maka semakin cepat dan banyak proses evaporasi terjadi.

 

2.) Transpirasi : Penguapan Air di Jaringan Makhluk Hidup

Tahapan kedua masih merupakan tahapan penguapan yang terjadi pada air yang ada di bagian tubuh makluk hidup. Seperti tumbuhan dan hewan dengan proses yang sama dengan evaporasi. Molekul cair yang berasal dari tumbuhan dan hewan akan menguap dan berubah menjadi molekul gas dan naik ke atmosfer.

Meski caranya sama, namun air yang dihasilkan dan diproses tidak sebanyak tahapan evaporasi.

 

3.) Evapotranspirasi

Proses ini merupakan gabungan dari tahapan evaporasi dan transpirasi sehingga air yang menguap jumlahnya lebih banyak. Air yang digunakan tahapan ini pun berasal dari wadah penampungan air seperti sungai, danau dan lautan serta air yang ada di makhluk hidup.

Karena jumlah air yang terlibat dalam proses ini sangat banyak, maka evapotranspirasi merupakan tahapan yang sangat penting dan berpengaruh dalam siklus hidrologi.

 

4.) Sublimasi

Tahapan ini hanya terjadi di wilayah dengan iklim dingin di mana es yang ada di kutub atau gunung yang tidak melewati proses cair akan mengalami penguapan dan menuju ke atmosfer.

Hasil dari sublimasi juga tidak terlalu banyak karena tahapan ini membutuhkan waktu yang lebih panjang dari tahapan lainnya.

 

5.) Kondensasi

Kondensasi adalah tahapan yang mengubah air menjadi partikel es yang sangat kecil, hal ini terjadi karena suhu dingin yang ada di ketinggian atmosfer bagian atas. Partikel es ini pun akan berubah menjadi awan dan jumlahnya akan terus bertambah sehingga membuat awan berwarna hitam gelap.

 

6.) Adveksi

Tahapan adveksi terjadi sangat panjang karena dimulai dari perpindahan awan yang ada di satu titik ke titik lain yang jumlahnya tentu saja tidak sedikit. Proses perpindahan awan terjadi akibat adanya angin dan perpindahan yang terjadi dari lautan menuju daratan. Atau sebaliknya.

 

7.) Presipitasi

Tahap pressipitasi terjadi ketika awan yang sudah mulai penuh akan mulai mencair dan menurunkan isinya. Tahap ini menimbulkan fenomena alam yang biasa terjadi yaitu hujan.

Baca Juga :  Sumber Daya Alam yang Dapat Di Perbaharui

Hujan sendiri merupakan jatuhnya butiran air ke permukaan bumi dan bentuk hujan akan dipengaruhi oleh suhu permukaan.

Jika suhu di permukaan normal, maka hujan yang turun akan berbentuk air namun jika suhu nya kurang dari 0 derajat celcius, hujan yang turun pun akan berbentuk es atau salju.

 

8.) Run Off

Tahapan Run Off terjadi saat air hujan yang turun ke permukaan bumi bergerak dari tempat yang lebih tinggi menuju ke permukaan bumi yang lebih rendah. Tahapan ini bisa terjadi dengan berbagai macam proses, misalnya air turun ke wadah penampungan seperti sungai dan danau lewat got.

Air yang ada di sungai pun akan kembali ke lautan dan nantinya akan mengalami proses penguapan lagi.

 

9.) Infiltrasi

Infiltrasi merupakan tahap terakhir yang terjadi ketika air hujan menjadi air tanah yang merempes melalui pori-pori. Air ini pun nantinya akan kembali ke lautan dan mengalami proses penguapan kembali.

 

Begitulah seterusnya siklus hidrologi akan terus berlanjut secara berulang-ulang dari tahapan pertama hingga tahapan 9 atau tahap akhir. Dan dimulai kembali ke tahap pertama.

 

Macam-Macam Siklus Hidrologi

Macam Macam siklus hidrologi

 

1.) Siklus Hidrologi Pendek

Siklus hidrologi pendek merupakan sebuah proses perpindahan awan yang terjadi ketika air yang menguap akan berubah menjadi hujan di sekitar laut. Siklus ini disebut sebagai siklus hidrologi pendek karena siklus ini hanya meliputi tahap evaporasi dan presipitasi.

Siklus ini umumnya hanya terjadi di wilayah permukaan laut sehingga air yang menguap dari laut akan langsung ditampung ke awan dan turun kembali sebagai hujan. Dan jatuh di permukaan laut untuk kemudian menguap kembali. Begitu seterusnya.

 

2.) Siklus Hidrologi Sedang

Siklus ini terjadi lebih penjang dan biasanya terjadi di permukaan bumi yang berupa daratan. Air yang menguap dari sungai dan danau melalui proses evaporasi akan turun sebagai hujan pada tahap prespitasi dan air yang turun akan mengalami tahapan run off.

Di mana air akan mengalir dari menuju tempat penampungan seperti sungai dan danau. Lalu di sana air akan kembali mengalami tahap evaporasi, siklus pun akan terulang kembali.

 

3.) Siklus Hidrologi Panjang

Siklus ini terjadi dalam tahapan yang cukup panjang dimulai dari tahap evaporasi, hingga air yang turun ke bumi bisa berupa hujan air atau salju. Salju yang diturunkan akan berada di daerah pegunungan atau dataran tinggi dan membutuhkan waktu yang lama untuk menguap.

Baca Juga :  Fungsi Ekonomis Hutan Mangrove

Umumnya siklus ini memang terjadi di daerah dataran tinggi seperti gunung.

Sedangkan tidak semua air hujan akan langsung menuju ke sungai dan danau namun terdapat air yang masuk ke pori-pori bumi. Air ini akan mengalami proses panjang dan lama untuk kembali ke lautan dan mengalami proses penguapan.

Itulah sebabnya proses ini disebut dengan siklus hidrologi panjang.

 

 

Komponen Siklus Hidrologi

Komponen siklus hidrologi terdiri dari beberapa proses atau tahapan yang tadi sudah kita bahas sebelumnya.

Mulai dari evaporasi > transpirasi > evatranspirasi > sublimasi > kondensasi > adveksi > perisipitasi > limpasan atau run off > infiltrasi.

 

Demikian artikel pembahasan secara terperinci tentang Siklus Hidrologi, semoga bermanfaat dan dapat menambah ilmu pengetahuan biologi kita. Sampai jumpa di Ekosistem.co.id gudangnya ilmu biologi paling lengkap yang dikemas secara menyenangkan.

Kata kunci yang sering terkait dengan artikel ini diantaranya :

  • gambar siklus air dan penjelasannya
  • klimatologi
  • siklus hidrologi pendek
  • run off adalah
  • komponen siklus hidrologi
  • urutan siklus hidrologi
  • siklus hidrologi pdf
  • materi hidrologi
  • contoh hidrologi
  • hidrologi adalah brainly
  • fluviologi adalah
  • potamologi
  • geohidrologi
  • jelaskan yang dimaksud evaporasi
  • yang dimaksud dengan air tanah adalah
  • daur atau siklus air disebut juga
  • siklus hidrologi brainly
  • jelaskan arti tentang proses kondensasi
  • 3 metode perhitungan neraca air
  • bencana hidrologi adalah
  • durasi hujan adalah
  • hidrogeologi adalah
  • hidrolika adalah
  • hubungan siklus air dengan pertanian
  • pendahuluan hidrologi
  • ppt hidrologi teknik sipil
  • ruang lingkup hidrologi
  • materi kuliah hidrologi pdf

Baca juga artikel terbaru kami yang lainnya :