Sendi Sinartrosis – Pengertian, Perbedaan Dengan Sinkondrosis, Beserta Contoh

Posted on

Sendi Sinartrosis – Pengertian, Perbedaan Dengan Sinkondrosis, Beserta Contoh

Ekosistem.co.id – Sendi merupakan hubungan antar tulang yang membentuk sistem gerak pada manusia. Persendian ini merupakan bagian terpenting dalam tubuh untuk proses gerak yang dilakukan. Tanpa sendi yang sehat maka kita akan kesulitan untuk bergerak.

Dalam tubuh manusia kita mengenal ada 3 jenis sendi yaitu sendi Diartrosis, sendi Sinartrosis dan sendi Amfiartrosis. Ke 3 jenis sendi ini memiliki fungsi yang berbeda-beda. Umumnya kita lebih akrab dengan istilah sendi diartosis di mana sendi ini dibagi menjadi 6 jenis sendi yaitu sendi peluru, sendi engsel, sendi putar, sendi pelana, sendi geser dan sendi luncur.

Kemudian ada sendi amfiartrosis yang mungkin masih sedikit asing bagi sahabat biologi. Sendi amfiartrosis ini mirip dengan sendi diartrosis namun sendi ini hanya bisa bergerak secara terbatas misalnya persendian pada tulang iga dan tulang dada. Gimana dengan sendi sinartrosis? Kali ini kita akan sama-sama belajar mengenai sendi sinartrosis, simak baik-baik ya.

Pengertian Sendi Sinartrosis

Secara singkat sendi sinartrosis ini dapat diartikan sebagai sendi yang tidak bisa digerakkan. Hal ini dikarenakan sendi ini sangat tipis dan hanya dibatasi oleh sebuah jaringan ikat.

Sendi ini memang hanya berfungsi sebagai penghubung antar tulang saja dan tidak meimiliki fungsi gerak seperti 2 jenis sendi yang lain. Sebagai contoh sendi sinartrosis ini ada pada bagian tulang tempurung kepala.

Sendi ini memiliki struktur tertentu dan komponen pembentuk sendi ini disatukan oleh pita-pita keras jaringan ikat yang kemudian disebut ligamen. Sendi mati ini juga didukung oleh adanya bagian kantung-kantung  kecil yang disebut dengan burse.

Baca Juga :  Ciri Ciri Khusus Hewan – Habitat, Fungsi, Disertai Gambar

Berarti sendi ini gak penting-penting banget dong? Eiitts. Jangan salah sendi ini juga punya fungsi penting lho. Sendi sinartrosis memiliki fungsi penting karena biasanya tulang yang dihubungkan oleh sendi ini akan mejadi lebih kuat maka sendi ini berfungsi untuk melindungi bagian dalam tubuh yang vital.

Seperti yang telah disebutkan sebelumnya sendi ini ada dibagian tempurung kepala dan berfungsi untuk melindungi otak kita. Ingat ya tidak ada bagian tubuh kita yang tidak penting.

 

Jenis – Jenis Sendi Sinartrosis

  1. Sinartrosis Sinfibrosis

Sinartrosis jenis sinfibrosis ini merupakan sinartrosis yang tulang-tulangnya dihubungkan dengan oleh jaringan ikat fibrosa. Contoh dari sendi sinartrosis jenis ini adalah persendian pada tulang tengkorak.

 

  1. Sinartrosis Sinkondrosis

Pengertian dari sinartrosis sinkondrosis ini adalah sinartrosis yang dihubungkan dengan tulang rawan. Sebagai contoh dari sinartrosis sikondrosis ini adalah hubungan antarsegmen yang terdapat pada tulang belakang manusia.

 

Perbedaan Sendi Sinartrosis dan Sikondrosis Beserta Contohnya

Dari pengertian di atas maka dapat ditemukan jika perbedaan dari sendir sinartrosis dan sikondrosis dapat dilihat dari jaringan yang penghubungnya, berikut penjelasannya.

  1. Jaringan penghubung pada sinartrosis sinfibrosis merupakan jaringan ikat fibrosa, contohnya seperti sutura yang terdapat pada tulang tengkorak.
  2. Jaringan penghubung sinartrosis sinkondrosis merupakan jaringan kondrium atau tulang rawan, contohnya seperti sendi yang berada di antara tulang rusuk dan juga tulang dada.

 

Kelainan Yang Biasa Terjadi Pada Sendi

Walaupun sendi ini tidak dapat bergerak bukan tidak mungkin sendi dapat mengalami kelainan atau gangguan kesehatan seperti jenis sendi yang lainnya. Berikut ini adalah beberapa gangguan sendi yang dapat terjadi pada sendi sinartrosis.

  1. Infeksi Sendi

Infeksi sendi atau Septic arthritis adalah radang sendi yang disebabkan oleh infeksi bakteri, virus atau jamur. Penyakit ini biasa menyerang anak-anak atau lansia. Infeksi sendi dapat terjadi karena selaput sendi tidak dapat melindungi sendi dari serangan infeksi sehingga tubuh bereaksi dengan menimbulkan peradangan pada sendi.

  1. Tendonitis

Tendonitis adalah kondisi peradangan atau iritasi pada tendon. Tendon sendiri merupakan jaringan yang menghubungkan otot ke tulang, yang membantu dalam pergerakan. Saat tendon ini mengalami peradangan maka akan timbul rasa nyeri saat otot ini digerakkan. Tendonitis bisa terjadi pada tendon di bagian tubuh manapun, meski umumnya paling sering terjadi di bahu, siku, lutut, pergelangan kaki dan tumit.

  1. Bursitis

Bursitis merupakan peradangan atau pembengkakan yang terjadi pada burse, yaitu kantung yang berisi cairan pelumas yang terletak di sekitar sendi dan berfungsi sebagai bantalan untuk mengurangi gesekan dan iritasi yang berpotensi terjadi di antara tulang dan tendon. Gejala utama dari penyakit ini adalah munculnya rasa sakit dan kemerahan di  sekitar area yang meradang.

Baca Juga :  Gambar Kultur Jaringan - Lengkap Dengan Penjelasannya

 

Setiap bagian dari tubuh kita sangat penting untuk dijaga kesehatannya. Walaupun kelihatannya sepele namun apabila kita tidak berhati-hati bisa saja kita merusak bagian tubuh tersebut secara tidak langsung. Mulai dari sekarang yuk sahabat biologi mulai sekarang sering berolahraga agar sendi yang kita punya tidak kaku dan tetap sehat.

Nah, semoga pembahasan mengenai sendir sinartrosis di atas dapat memberikan ilmu pengetahuan tambahan khususnya bagi sahabat biologi agar dapat digunakan sebagai refrensi belajar.

Artikel Lainnya :

  1. Jaringan Penyokong Pada Hewan – Penjelasan, Fungsi dan Gambar
  2. Klasifikasi Mahluk Hidup – Tujuan, Macam – Macam, dan Contoh
  3. Sifat Virus – Penjelasan, Bentuk dan Ciri-Ciri
  4. Komponen Darah – Jenis dan Fungsi