Rangkuman Virus – Struktur, Peranan, dan Ciri-Cirinya

Posted on

Rangkuman Virus – Struktur, Peranan, dan Ciri-Cirinya

Ekosistem.co.id – Karena ukurannya yang sangat kecil, Virus hanya bisa dilihat dengan bantuan alat khusus yaitu mikroskop elektron, Nah Virus juga berasal dari bahasa Latin loh Sahabat Biologi, yakni “Virion” yang memiliki arti racun. Penemuan virus dimulai dari tahun 1883 dan semakin berkembang hingga tahun 1935.

Halo Sahabat Biologi! Dalam artikel kali ini kami akan membahas sedikit mengenai rangkuman virus. Seperti yang sudah Sahabat Biologi ketahui mengenai sedikit tentang gambaran virus yang kami jelaskan secara singkat di atas. Kami akan lebih dalam lagi membahas mengenai struktur, peranan, dan ciri-ciri dari virus. Jadi, ayo sama-sama Sahabat Biologi untuk menyimak penjelasan di bawah ini.

Struktur dari Virus

Virus datang dengan berbagai macam bentuk dan ukuran, ada yang seperti bola, tabung, prisma, dan huruf T (misalnya bakteriofaga). Ukurannya juga sangat kecil berkisar antara 20 hingga 750nm, yang 45.000 lebih kecil dibandingkan lebar rambut manusia. Sehingga mayoritas virus tidak dapat dilihat dengan mikroskop cahaya karena resolusinya terbatas hanya 200nm. Oleh karena itu, elektron pemindaian diperlukan untuk melihat sebagian besar virus. Berikut adalah struktur tubuh dari virus :

  1. Kepala virus : kepalanya berbentuk persegi delapan yang bagian dalamnya mengandung materi genetik (asam nukleat) virus (DNA/RNA), sedangkan bagian luarnya diselubungi oleh kapsid.
  2. Leher : sebagai penghubung antara kepala dan ekor yang berfungsi untuk saluran keluarnya asam nukleat menuju ekor.
  3. Ekor virus : berbentuk memanjang dan berfungsi sebagai alat penginfeksi.
  4. Serabut ekor : berbentuk serabut yang tumbuh di bagian ujung ekor. Berfungsi untuk menerima rangsangan (reseptor).
  5. Selubung ekor : untuk menginfeksi atau menghancurkan lapisan kulit bakteri agar bisa memasukkan RNA/DNA kepada sel inang untuk berkembang biak.
  6. Kapsid : merupakan selubung protein yang membungkus genom virus.
Baca Juga :  Fungsi Paru-Paru Pengertian, Struktur Dan Bagiannya

Peranan Virus dalam Kehidupan

Mungkin dari Sahabat Biologi ada yang penasaran apa saja sih peranan dari virus? Bukannya virus itu cuma menjadi parasit dan merugikan? Dan memangnya bisa virus menjadi menguntungkan untuk manusia? Memang sejatinya virus itu merugikan, tetapi setelah diteliti lebih lanjut, virus juga mempunyai manfaat dan keuntungan bagi makhluk hidup loh Sahabat Biologi. Berikut adalah penjelasan lebih lanjut mengenai peranan virus yang bermanfaat dan juga bahaya virus itu sendiri.

  1. Manfaat Virus atau Peran Virus yang Menguntungkan Bagi Kehidupan

Banyak yang belum tahu mengenai manfaat apa saja dari virus yang ternyata dapat menguntungkan di dalam tubuh manusia. Virus bisa menghindari kerusakan pada organ tubuh manusia tanpa merugikannya. Dengan melewati proses rekombinasi atau proses rekayasa genetika terkadang beberapa virus bisa dimanfaatkan. Caranya dengan mengubah gen jahat yang menjadi penyebab infeksi di dalam virus menjadi gen baik sebagai penyembuh melalui proses terapi gen yang biasa disebut vaksin.

Di bawah ini contoh virus yang menguntungkan :

  • Virus untuk Memproduksi Vaksin

Vaksin merupakan bakteri pantogen yang sudah dilemahkan sehingga tidak memiliki sifat yang membahayakan bagi manusia. Ketika vaksin disuntikkan ke dalam bagian tubuh manusia, maka bagian tubuh yang telah disuntikkan itu akan memproduksi antitoksin sehingga diharapkan nantinya ketika bakteri yang sebenarnya menyerang tubuh, maka tubuh telah dalam kondisi yang kuat terhadap serangan tersebut yang dampaknya tubuh tidak akan mudah terserang penyakit.

  • Pembuatan Antitoksin

Pembuatan antitoksin bermula dari sebuah ide dan gagasan cemerlang bahwa kita bisa menggabungkan antara DNA virus dengan sebuah gen yang bermanfaat dan berguna, misalnya gen pada manusia yang bisa mengendalikan produksi antitoksin. Setelah itu, DNA virus yang telah digabung dengan DNA manusia akan disambungkan ke sel bakteri sehingga bakteri tersebut akan mengandung gen antitoksin. Bakteri yang mengandung antitoksin akan membelah diri secara terus menerus, dan menghasilkan bakteri-bakteri yang memiliki sifat campuran yang sama (antitoksin)

  • Untuk Melemahkan Bakteri
Baca Juga :  Perbedaan Dikotil dan Monokotil

Sebuah DNA virus lisogenik yang apabila melakukan kerusakan pada DNA bakteri pantogen (kelompok bakteri parasit yang menimbulkan penyakit pada manusia, hewan, dan tumbuhan), maka akan sangat menguntungkan bagi manusia, karena bakteri itu akan melemah dan membuatnya jadi tidak berbahaya jika masuk ke dalam organ tubuh manusia.

 

  1. Bahaya Virus atau Peran Virus yang Merugikan Bagi Kehidupan

Setelah Sahabat Biologi tahu mengenai manfaat virus untuk kehidupan manusia, sekarang kami akan mengajak Sahabat Biologi untuk mengetahui apa saja bahaya virus yang dapat merugikan manusia, hewan, dan tumbuhan jika tidak segera ditangani.

Berikut adalah bahaya dari virus untuk manusia :

  • Influenza : virus yang menyerang ketika kondisi sedang menurun dan sering dialami oleh mayoritas manusia.
  • Campak : penyakit yang sering menyerang anak-anak melalui pernapasan yang kemudian menjalar ke seluruh tubuh hingga kulit.
  • Cacar : virus yang menyebar melalui pernapasan. Biasanya diawali dengan gejala sakit kepala, sakit punggung, dan demam. Selanjutnya, akan muncul bintik-bintik pada kulit.
  • HIV dan AIDS : virus yang akan menyerang sel darah putih sehingga akan membuat si penderita mengalami penurunan kekebalan tubuh.
  • Kanker, dll.

 

Berikut adalah bahaya dari Virus untuk hewan : Rabies (Anjing Gila), Virus Kuku dan Mulut, dan Virus Tetelo (Sampar Ayam).

Berikut adalah bahaya dari Virus untuk tumbuhan : Virus Mozaik, Burik kuning, dan kerdil.

 

Ciri Ciri dari Virus

  1. Memiliki ukuran yang sangat kecil (milimikron).
  2. Bisa berkembang biak jika berada di dalam sel hidup.
  3. Dalam tubuh virus terkandung salah satu asam nukleat DNA atau RNA saja.
  4. Bisa bersifat seperti benda mati, seperti tidak melakukan metabolisme, tidak bernapas, tidak bergerak, dan berbentuk kristal jika berada di luar sel hidup.
  5. Tidak memiliki sel (aseluler)
Baca Juga :  Otak – Struktur Beserta Fungsi Masing-Masing

 

Bagaimana Sahabat Biologi? Sudah paham kan bagaimana struktur, peranan, dan ciri-ciri dari virus? Ternyata, banyak sekali hal-hal menarik yang belum kita tahu mengenai virus. Jadi, jangan bosan belajar biologi ya. Semoga artikel ini bermanfaat dan semakin menambahkan ilmu kita. Salam Sahabat Biologi!

Artikel Lainnya :

  1. Gambar Kultur Jaringan – Lengkap Dengan Penjelasannya
  2. Apa Yang Dimaksud Dengan Daur Air, Pengertian, Proses dan Gambar
  3. Pencemaran Tanah – Penyebab, Dampak, Solusi, Dan Contoh