Pseudomonas Aeruginosa – Pengertian, Dan Penyebabnya pada manusia

Posted on

Pseudomonas Aeruginosa – Pengertian, Dan Penyebabnya Pada Manusia

Ekosistem.co.id – Pseudomonasa eruginosa merupakan bakteri patogen oportunistik yang memanfaatkan kondisi lemah atau rusak pada mekanisme ketahanan sel inang untuk menghadirkan suatu infeksi. Bakteri ini dapat merusak hampir setiap jaringan tubuh, bakteri ini mengincar saluran pernapasan, saluran kemih, dermatitis, infeksi jaringan lunak, bakterimia, infeksi tulang dan sendi, infeksi saluran pencernaan dan beragam infeksi lain yang disebabkan. Pseudomonas aeruginosa juga menginfeksi secara sistematik apakah bagi seseorang penderita kanker, luka bakar, dan penderita AIDS karena mengalami penurunan imun kekebalan tubuh.

Penyebabnya terhadap tubuh manusia

Pseudomonas aeruginosa menjadi perhatian serius di rumah sakit, pasalnya bakteri ini jika menyerang pasien yang mengidap luka bakar, kanker, dan cystic fibrosis bisa menimbulkan resiko yang fatal. Angkacafe fatality rate atau tingkat fatalnya dalam kasus ini bisa mencapai 50%. Selain itu, Pseudomonas aeruginosa juga menghasilkan infeksi oportunistik ekstra intesrinal yang berasal oleh Enterobacteriaceae dan mampu menginfeksi bagian dari mata serta telinga.

Penyebab lain terhadap manusia oleh bakteri Pseudomonas aeruginosa juga masih banyak. Bakteri ini bahkan bisa menjadi menyebabkan otitis eksternal pada telinga perenang serta otitis ekternal invasif kepada penderita diabetes yang jarang terjadi, namun dapat berakibat kepada kematian.

Dalam kasus lainnya, Pseudomonas aeruginosa menjangkiti kulit seseorang yang berendam dalam air panas, kejadian ini dinamakan folikulotis kulit. Karena sejatinya pseudomonas tidak menyerang kulit kering.

Banyak sekali kecanggihan bakteri ini untuk menginfeksi tubuh manusia, ada saja, tiada hentinya. Salah satunya adalah jika yang terinfeksi bagian mata, mata akan konjungtivitis, keratitis atau endoptalmitis lebih-lebih mata yang terbiasa memakai obat-obatan mata atau larutan contactlens. Keratitis berlangsung cepat hingga dampaknya dapat merusak kornea mata dalam waktu 24sampai 48 jam.

Baca Juga :  Fotosintesis - Pengertian, Fungsi, Reaksi Terang, Reaksi Gelap

Pada saluran pencernaan, terjadi karena kadar neutrofil yang rendah akibat kemoterapi, ditambah lagi keganasan hematologik, danujung-ujungnya menjadi sumber datangnya penyakit. Gejala yang didapat bervariasi, dari yang ringan hingga gejala berat. Gejala ringan, seseorang yang terkena infeksi ini pada bagian saluran pencernaan akan mengalami diare, muntah, dan dehidrasi, sedangkan untuk yang gejala berat yakni necrotizing enterocolitis.

Dan pada telinga timbul gejala nyeri serta gatal pada telinga bagian luar. Namun jika sudah sampai pada tahap dimana keluar cairan dari telinga, maka itu sudah cukup menjadi alasan untuk berobat. Karena jika dibiarkan, cairan tersebut dapat menginfeksi ke dalam telinga ke area otak.

Pada dasarnya pseudomonas hanya menyerang organisme dengan daya imun kekebalan tubuh yang terganggu. Hal ini menyebabkan mereka kuat dan mampu memulai suatu infeksi. Kenapa bakteri ini banyak ditemukan pada pasien yang dirawat di rumah sakit? Karenanya orang yang sedang dalam keadaan sakit pastilah menurun daya tahan tubuhnya.

Infeksi ini sendiri sangat mudah mengenai tiap bagian dari tubuh pada sistem pernapasan pneumonia dan juga bisa ditemui pada pasien yang sistem yang pertahanan tubuhnya sedang terganggu dan dengan penyakit paru lama, gejala yang bisa ditimbulkan seperti demam, menggigil, batuk berdahak dan sesak napas. Infeksi Pseudomonas juga bisa menyebabkan radang pada dinding jantung dan menyebabkan gagal jantung kongestif dan embolik septik, jika infeksi ini sudah menyerang jantung.

Untuk sistem syaraf pusat sendiri bisa terjadi radang selaput otan dan abses otak dan menyebabkan infeksi pada telinga bagian luar yang disertai dengan gejala nyeri dan gatal hingga keluarnya cairan dari dalam telinga dan apabila dibiarkan maka dapat menjalar ke otak dan sangat progresif. Pseudomonas juga bisa menginfeksi dan tulang serta sendir terutama pada kolumma vertebra atau tulang belakang, pelvis, dan sendi yang berada di antara tulang sternum dan klavikula.

Baca Juga :  Biota Laut - Pengertian, Manfaat dan Gambarnya Terlengkap

Pseudomonas juga bisa mengakibatkan infeksi pada saluran kemih yang biasanya terjadi pada pasien yang dirawat di rumah sakit dan berhubungan dan keteter urin serta pembedahan sehingga tidak ada perbedaan antara gejala infeksi saluran kemih yang disebabkan oleh mikroorganisme lainnya.

Infeksi Pseudomonas ini sendiri tidak akan bisa tumbuh pada kulit yang kering, tetapi pada kulit yang lembab. Green nail syndrome adalah salah satu infeksi pada kuku yang dapat terjadi pada pasien dengan tangan yang sering terendam air. sementara itu infeksi sekunder oleh bakteri ini juga bisa saja terjadi pada pasien dengan dermatitis, tinea pedis. Infeksi ini dikenal mempunyai karakteristik eksudat yang memiliki biru-hijau dengan bau seperti aseton.

 

Untuk mengobati infeksi akibat pseudomonas, pemberian antibiotik berperan penting. Kombinasi 2 antibiotik beta laktam anti pseudomonas dan aminoglikosida sangat dianjurkan penggunaannya. Terdapat pendekatan yang berbeda saat pemberian antibiotik tergantung penyakitnya. Cara lainnya adalah bedah. Prinsip ini digunakan jika alat-alat medis yang digunakan sudah terinfeksi pseudomonas, sehingga diperlukan penanganan tindakan bedah untuk membuang jaringan yang mati, bahkan amputasi.

 

Nah, itulah pembahasan lengkap mengenai Pseudomonasa eruginosa dan gejalanya pada manusia serta apa saja yang menyebabkan infeksi ini menyerang manusia. Semoga dengan artikel ini bisa membuat anda semua semakin waspada dan menjaga kebersihan agar senantiasa sehat.

Baca Artikel kami Lainnya :