Proses Terjadinya Pelangi – Penjelasan Berserta Gambarnya

Posted on

Proses Terjadinya Pelangi – Penjelasan Berserta Gambarnya

Hai para sahabat pembaca kali ini saya akan membahas proses terjadinya pelangi, penjelasan berserta gambaranya. Apa kalian tahu ketika kita mengalami kesedihan yang mendalam di dalam hidup maka kita akan menemukan kebahagian sesudahnya,sama seperti pelangi.

Sesudah hujan turun terkadang kita melihat cahaya yang melengkung di langit, terdiri dari berbagai macam warna dan ada perasaan takjub saat kita melihat nya cahaya itu lah yang biasa kita sebut sebagai pelangi.

Sekarang apa kalian sudah paham apa itu pelangi,lalu bagaimana dengan proses terjadinya pelangi. Yuk simak di bawah penjelasannya!

Proses Terjadinya Pelangi

Pelangi memang sangat indah, tapi tahukah kamu jika pelangi terbentuk akibat pembiasan dari sinar matahari yang sinarnya dibelokkan. Ketika sinar matahari dan hujan saling beraksi dengan cara tertentu dan ketika sinar matahari membentur hujan, sinar tersebut berubah arah (dibiaskan) oleh butiran air di udara, sinar ini berubah arah dari perjalanan satu medium ke medium lainnya karna adanya tetesan air yang ada di atmosfer.

Nah, dari perbedaan antara panjang gelombang dengan perbedaan sudut yang terjadi di saat sinar matahari yang dibiaskan, maka akhirnya akan menjadi faktor dan penyebab dari perbedaan pada warna-warna pelangi karena sinar matahari yang menyebar hingga akhirnya terpisah. Jadi jangan heran ya, jika waran pelangi ada banyak sekali.

Sinar matahari harus berada di belakang kamu sebagai pengamat dan membentuk garis lurus dengan busur pelangi atau tepat nya kamu harus membelakangi sinar matahari dengan melalui sebuah proses pembiasan maka akan terbentuklah pelangi tepat di depan mata kamu (Pengamat).

Baca Juga :  Tumbuhan Berpembuluh - Pengertian, Ciri-Ciri, Jenis, dan Contohnya

Lalu bagaimana warna-warna pada pelangi bisa terbentuk seperti itu?

Proses Terbantuknya Warna-Warna Pelangi

Warna-warna pelangi terbentuk dari polikomatrik atau bisa di sebut dengan cahaya matahari. Ada 7 warna yang terdapat pada pelangi terdiri dari warna merah,jingga,kuning,hijau,biru,nila,ddan ungu.

Warna-warna pada pelangi ini biasanya disebut dengan cahaya tampak. Artinya, cahaya yang tampak ini adalah cahaya yang memiliki gelombang elektromagnetik dan datang dikarenakan adanya arus listrik yang disertai pula dengan kedatangan arus magnet.

Warna-warna pada pelangi memiliki frekuensi dan panjang gelombang yang berbeda-beda hal ini lah yang menjadi penentu untuk urutan warna pada pelangi.

Saya akan menjelaskan kenapa warna merah selalu berada di awal dan warna ungu berada di akhir!

Warna merah merupakan bagian dari cahaya yang memili frekuensi paling rendah dan memiliki panjang gelombang paling panjang di antara warna yang lainnya.

Sedangkan untuk warna ungu merupakan kebalikan dari warna merah dimana frekuensi warna ungu paling tinggi dan memiliki panjang gelombang paling pendek.

Frekuensi dan panjang gelombang lah yang menjadi penentu urutan untuk warna-warna pada pelangi sehingga warna merah dan ungu tidak akan bisa bertemu mereka akan terpisah oleh warna-warna lainnya.

Jenis – Jenis Pelangi

  1. Pelangi Kabut

Pelangi ini hampir mirip dengan pelangi hujan, perbedaannya terletak pada pembiasannya. Pembiasan pada pelangi kabut hanya terjadi pada medium butiran kabut dan awan. Warna-warna yang terdapat pada pelangi kabut cenderung lebih redup.

  1. Pelangi Ganda

Pelangi ini terbentuk karena adanya pembiasan berkali-kali pada butir-butir air hujan sehingga hasil nya akan menghasilkan warna pelangi ganda. Dengan adanya pembiasan maka hasil warna pelangi akan terbalik dari urutan warna pelangi biasanya.

  1. Pelangi Sirkular

Pelangi sirkular adalah pelangi yang bisa kamu lihat di langit dan udara dan memiliki bentuk melingkar atau bulat . Jika ingin melihat pelangi jenis ini, maka kamu bisa menemukannya di gunung, lereng atau bukit. Karena pelangi ini hanya bisa ditemukan di daerah ketinggian atau dataran tinggi saja.

  1. Pelangi Kembar

Pelangi yang satu ini merupakan fenomena unik yang sangat langka karena jarang ditemukan. Beruntung jika kamu pernah melihat pelangi kembar ini ya.

  1. Pelangi Satu Warna

Berbeda dengan pelangi kembar, pelangi satu warna ini sangat mudah ditemukan, khususnya pada saat sore hari. Pelangi ini juga sering sekali disebut dengan pelangi merah karena biasanya pelangi ini hanya memiliki satu warna saja, yakni warna merah atau jingga.

Baca Juga :  Cara Merawat Telinga – Ciri Ciri Telinga Yang Baik Dan Sehat

Proses terjadinya adalah ketila ada hujan di antara terbitnya matahari membentuk gelombang cahaya lebih pendek sehingga warna hijau dan biru terpecah dan akan menghilang dari spektrum warna.

  1. Pelangi Ekstra Warna

Kenapa di sebut dengan pelangi ekstra warna di karenakan pelangi ini mempunyai tambahan warna yaitu warna ekstra nila atau hijau pada sisi dalam pelangi.

  1. Pelangi Bulan

 

Pelangi ini terjadi pada waktu malam hari. Hal ini lah yang membuat pelangi ini disebut dengan pelangi satu warna, meski pelangi ini sebenarnya memiliki warna yang lengkap seperti pelangi pada umumnya. Namun karena dilihat saat malam hari maka warna yang bisa terlihat hanya warna putih.

Hal ini lah yang membuat pelangi ini disebut dengan pelangi bulan karena dapat terlihat di bawah sinar cahaya bulan.

 

Jadi pelangi terjadi bukan karena turunnya bidadari ya, tapi karena ada beberapa faktor alam yang mengakibatkan pelangi bisa muncul. Semoga artikel mengenai proses terjadinya pelangi, lengkap beserta penjelasan dan gambarnya dapat bermanfaat dan menambah wawasan sahabat pembaca sampai ketemu di artikel berikutnya.

 

Artikel Lainnya :

  1. Proses Pembentukan Minyak Bumi
  2. Hutan Lingdung – Fungsi, Manfaat, dan Contoh
  3. Suaka Marga Satwa – Fungsi, Contoh, dan Tujuannya
  4. Cagar Alam – Pengertian, Fungsi, Contoh, Beserta Gambar
  5. Pola Aliran Sungai – Bentuk dan Gambarnya