Progesteron – Fungsi Utamanya Selama Siklus Menstruasi

Posted on

Progesteron – Fungsi Utamanya Selama Siklus Menstruasi

Menstruasi merupakan proses keluarnya darah dari organ intim wanita (vagina) yang terjadi pada setiap bulan. Meskipun siklus ini hanya dialami oleh wanita, para pria harus paham tentang hal ini. Faktanya, menstruasi merupkan siklus yang sangat merepotkan bagi wanita. Pada saat wanita mengalami menstruasi, kondisi emosi wanita menjadi labil akibat perubahan hormon. Para pria harus berhati-hati dalam berbicara dengan wanita yang sedang mengalami menstruasi. Wanita yang sedang menstruasi sangat sensitif dan mudah marah dengan alasan yang tidak jelas. Perubahan hormon pada wanita yang sedang menstruasi bisa mengubah perilaku wanita tersebut. Sebaiknya, para pria menghibur wanita yang sedang menstruasi dengan mengajak mereka keluar rumah atau melihat pemandangan yang hijau.

Ada beberapa hormon yang mengendalikan jalannya siklus menstruasi, yaitu follicle stimulating hormone (FSH), gonadotropin releasing hormone (GnRH), luteinizing hormone (LH), hormon estrogen, dan hormon progesteron. Semuanya mempuyai peran dan fungsi masing-masing dalam mengatur dan mengendalikan siklus mentruasi. Nah, pada artikel kali ini saya akan menjelaskan lebih lanjut tentang fungsi utama hormon progesteron selama siklus menstruasi.

Fungsi Utama Hormon Progesteron Selama Siklus Menstruasi

Progesteron merupakan hormon yang sangat penting bagi kaum wanita karena bisa membantu kelancaran kehamilan dan tumbuh kembang calon janin sampai waktu kelahirannya nanti. Pada wanita hamil, progesteron juga diproduksi oleh plasenta. Selain berfungsi menjaga kehamilan dan tumbuh calon janin, progesteron juga berfungsi untuk mengatur siklus menstruasi dengan mengendalikan pertumbuhan jaringan dinding rahim (endometrium). Hormon progesteron diproduksi oleh korpus luteum di ovarium selama paruh kedua siklus menstruasi. Kelenjar adrenal juga memproduksi hormon progesteron meskipun hasilnya sedikit.

Baca Juga :  Totipotensi – Pengertian, Sifat, dan Manfaatnya

Peningkatan progesteron bisa mengakibatkan gelaja pre menstruation syndrome (PMS), biasanya mudah marah dan gelisah. Gejala tersebut terjadi karena hormon progesteron mengganggu sirkulasi kimia otak dan juga mempengaruhi hormon serotonin yang merupakan hormon pengatur mood. Hal tersebut berefek pada amygdala atau struktur otak yang berkaitan dengan emosi.

Di bawah ini fungsi lengkap dari hormon progresteron:

 

  1. Mengatur jalannya siklus menstruasi pada wanita.

Progesteron berfungsi untuk mengatur siklus menstruasi dengan mengendalikan pertumbuhan jaringan dinding rahim (endometrium).

  1. Menghasilkan sel telur selama masa ovulasi.

Hormon progesteron berfungsi mempersiapkan sel telur agar siap untuk dibuahi. Selain itu, progesteron juga menjaga dan memelihara sel telur yang telah dibuahi.

  1. Meningkatkan produksi ASI.

Selama kehamilan, progesteron juga mendorong perkembangan kelenjar penghasil susu untuk meningkatkan produksi ASI.

  1. Menurunkan gairah seksual.

Progesteron berperan untuk menurunkan gairah seksual pada wanita hamil. Janin yang masih muda sangat rentan terhadap benturan sehingga progesteron sangat dibutuhkan untuk menurunkan gairah seksual.

  1. Mempertahankan kehamilan.

Progesteron adalah sangat diperlukan untuk mempertahankan kehamilan. Progesteron bisa mengembangkan dan mematangkan lapisan rahim sehingga dapat mempertahankan kehamilan.

  1. Meningkatkan nafsu makan.

Peningkatan Progesteron bisa memicu rasa lapar sehingga nafsu makan menjadi meningkat. Progesteron yang tinggi pada masa sebelum menstruasi meyebabkan wanita makan lebih banyak dari biasanya.

 

Selain mengetahui fungsinya, dalam artikel ini juga akan dijelaskan mengenai akibat dari kelebihan dan juga kekurangan hormon progesteron. Berikut ini ulasannya!

Jika Kelebihan Hormon Progesteron

Memang belum diketahui secara pasti apa yang akan terjadi jika kelebihan dari hormon ini dan konsekuensi medis yang serius dari kelebihan hormon progesteron yang meningkat secara alami seperti pada saat kehamilan. Karena kadar hormon progesteron yang cukup tinggi memiliki hubungan yang erat dengan kondisi hyperplasia adrenal congenital dan juga peningkatan resiko untuk berkembangnya kanker payudara. Akan tetapi kadar progesteron yang tinggi ini merupakan konsekuensi dari penyakit tersebut atau pun bukan menjadi penyebab penyakit tersebut.

Baca Juga :  Bagian-Bagian Ginjal Fungsi Dan Penjelasannya

Jika Kekurangan Hormon Progesteron

Pada dasarnya wanita mempunyai kadar hormon progesteron yang rendah dapat mengalami beberapa kondisi seperti berikut ini:

  1. Gangguan pada siklus menstruasi
  2. Mengalami nyeri yang berlebihan pada saat siklus menstruasi
  3. Tidak dapat terjadi ovulasi, tidak bisa haid dan tidak subur
  4. Terjadi pendarahan uterus abnormal
  5. Meningkatkan resiko untuk mengalami keguguran pada wanita hamil
  6. Sering mengalami gangguan tidur
  7. Mengalami penurunan daya ingat
  8. Mengalami peningkatan stress dan rasa tidak nyaman pada saat kehamilan

 

Selain itu, kadar progesteron yang rendah dapat menyebabkan kadar estrogen yang tinggi, yang dapat megurangi gairah seks,  meningkatkan berat badan, atau menimbulkan masalah kandung empedu

Itulah beberapa fungsi dari hormon progesteron yang bisa saya sampaikan. Fungsi dari hormon progesteron yaitu bisa menguatkan lapisan rahim sehingga dapat mempertahankan kehamilan. Selain itu, hormon progesteron juga bisa mengatur jalannya siklus menstruasi pada wanita. Kita harus mengonsumsi banyak makanan sehat agar kebutuhan hormone progesteron bisa tercukupi. Kita bisa mengonsumsi makanan yang mengandung magnesium, zinc, vitamin B, dan vitamin C untuk meningkatkan produksi hormon progesteron. Semoga artikel ini bisa bermanfaat serta menambah ilmu pengetahuan kita. Terimakasih atas kunjungannya.

Baca Artikel Terkait :

 

Progesteron – Fungsi Utamanya Selama Siklus Menstruasi
5 (100%) 1 vote[s]