Platypus – Habitat Beserta Gambarnya Terlengkap

Posted on

Platypus – Habitat Beserta Gambarnya

Platypus – adalah hewan yang masuk ke dalam kelompok mamalia yang artinya hewan ini merupakan hewan menyusui yang memiliki ciri-ciri melahirkan dan memiliki daun telinga. Platypus memiliki ciri tubuh yang dipenuhi dengan rambut. Hewan ini sering dianggap sebagai salah satu hewan yang unik di dunia karena meskipun platypus merupakan hewan mamalia dan memiliki ciri-ciri sebagai hewan yang masuk kelompok mamalia, namu ternyata hewan ini tidak melahirkan seperti mamalia lainnya, tapi malah bertelur. Tapi meski platypus berkembang biak dengan bertelur tapi hewan ini juga bisa menyusui. Di dunia ini platypus dianggap sebagai satu-satunya hewan yang bertelur namun dapat menyusui.

Bentuk hewan ini jika diamati memiliki bentuk tubuh perpaduan antara dua hewan yang berbeda jenis yakni bebek yang merupakan hewan kelompok unggas dan berang-berang yang merupakan hewan mamalia. Kenapa dianggap mirip, karena platypus memiliki paruh yang nyaris seperti yang dimiliki oleh kelompok unggas seperti bebek namun memiliki bentuk tubuh dan ekor yang mirip dengan berang-berang. Yang lebih aneh lagi, kaki dan tangan dari hewan ini juga dilengkapi dengan selaput sama seperti yang dimiliki oleh bebek.

Cukup unik ya hewan yang satu ini. Platypus  memiliki nama latin “Ornithorhynchus anatinus” dan masuk ke dalam kelompok mamalia namun berkembang biak dengan cara menyusui.

Platypus merupakan hewan karnivora atau hewan pemakan daging, makanan utamanya adalah ikan-ikan kecil, katak, telur ikan dan lain sebagainya. Platypus merupakan hewan nocturnal atau hewan yang berburu dan berkegiatan di malah hari, sementara di siang hari hewan ini akan tidur dan bersembunyi melindungi diri dari predator besar yang lebih berbahaya untuknya.

Baca Juga :  Fungsi Usus Besar Penjelasan Dan Pemaparannya

 

Ciri Ciri Platypus

Hewan ini memiliki ciri-ciri tubuh yang sangat unik, seperti yang sudah dijelaskan di atas tadi. Umumnya berat badan platypus adalah 3 lbs atau 1,4 kg, tingginya kepalanya bisa mencapai 15 inch atau 38 cm. Panjang ekor platypus adalah 5 inch atau sekitar 38 cm. Ciri-ciri tubuh yang paling unik adalah paruh yang dimilikinya seperti bebek, dan memiliki kaki bersirip yang juga sama dengan bebek. Bulunya cenderung lebih pendek dan berwarna cokelat. Hewan ini bertelur untuk berkembang biak dan mengerami telurnya, namun platypus akan menyusui anaknya ketika anaknya telah menetas. Platypus sangat hebat dalam berenang karena hewan ini memang tinggal daerah yang dekat dengan aliran sungai.

Cara Reproduksi

Organ reproduksi yang dimiliki oleh platypus sangat mirip dengan burung (aves). Platypus yang berjenis kelamin betina memiliki sebuah ovarium yang terdiri dua, yakni ovarium kanan dan ovarium kiri. Sama halnya dengan ovarium yang dimiliki oleh burung, ovarium yang dimiliki oleh platypus tidak pernah tumbuh secara sempurna.

Platypus sendiri merupakan hewan ovipar atau jenis hewan yang bertelur untuk berkembang biang, sama halnya dengan unggas platypus akan bertelur dan menyimpan telurnya di dalam sarang yang telah dibangunnya untuk kemudian platypus erami hingga telurnya menetas. Begitu telur menetas dan anak-anak platypus terlahir, induk platypus akan segera menyusui anaknya untuk memberikan asupan makanan pertama.

Secara bentuk, telur platypus memiliki bentuk yang nyaris mirip dengan telur reptil, yang bentuknya terlihat lebih bundar jika dibandingkan dengan telur burung. Dalam sekali bertelur platypus akan mengeluarkan sekitar dua telur platypus sekaligus, tapi terkadang juga mengeluarkan satu telur atau tiga telur.

Baca Juga :  Jaringan Saraf : Pengertian, Ciri ciri, Jenis, Struktur, Fungsi dan Gambar

Periode inkubasi atau masa mengerami telur pada platypus dibagi menjadi tiga bagian yaitu:

Tahap pertama: embrio tidak mempunyai satu organ yang berfungsi sehingga hanya bisa bergantung pada kantung merah telur untu bisa bernapas.

Tahap kedua: pada tahap ini, jari jari kaki akan mulai muncul.

Tahap ketiga: pada tahap ini gigi-gigi akan mulai muncul.

Periode inkubasi yang terjadi platypus biasanya akan berlangsung sekitar 10 hari, setelah 10 hari telur akan menetas dan bayi bayi platypus yang menetas akan langsung memiliki rambut. Bayi platypus yang baru menetas akan langsung menempel pada induknya dan induknya akan mulai menyusui anaknya yang masih dalam keadaan buta dan peka. Pada masa ini platypus akan selalu berada di sekitar induknya hingga akhirnya setelah bayi platypus menginjak usia 17 minggu atau sekitar 4 bulan, bayi platypus akan mulai meninggalkan sarangnya.

 

Habitat Platipus

Platypus merupakan hewan endemik yang hanya bisa ditemukan di kawasan Australia saja, platypus hanya mendiami kawasan Tasmania, Victoria, New South Wales dan Queensland.

Pada dasarnya platypus adalah hewan nocturnal yang melakukan kegiatan dan berburu di malam hari dan merupakan hewan semi-aquatik yang menghabiskan sebagian besar hidupnya di dalam air untuk mencari makanan. Pada saat berenang platypus akan menutupi matanya rapat-rapat dan menyerahkan sisanya pada indranya yang lain  yang sangat peka. Platypus sangat hebat dalam hal berenang karena kaki dan tangannya memiliki selaput yang ketika digunakan untuk berenang. Hewan ini akan mengayuh menggunakan kedua kaki depannya sementara untuk menjaga keseimbangan tubuhnya platypus memanfaatkan ekor dan kedua kaki belakangnya.