Perbedaan Spermatogenesis dan Oogenesis

Posted on

Perbedaan Spermatogenesis dan Oogenesis

Perbedaan Spermatogenesis dan Oogenesis – Di dalam Gametogenesis terdapat dua jenis yakni spermatogenesi dan oogenesi. Keduanya memiliki perbedaan yang dapat terlihat dengan jelas. Spermatogenesi merupakan proses di mana sel sel kelamin jantan dan juga betina atau gamet, sedangkan oogenesis adalah sebuah proses pembentukan gamet betina dewasa atau ovum. Untuk lebih jelasnya berikut ini adalah pembahasan mengenai perbedaan dari spermatogenesis dan oogenesis.

Namun sebelum itu, alangkah lebih baik jika kita membahas mengenai spermatogenesis dan oogenesis terlebih dahulu.

Pengertian Spermatogenesis

Spermatogenesis adalah sebuah proses terjadinya pembentukan sperma yang terjadi pada tubulus seminiferus testis, spermatogenesis ini mencakup pembentukan spermatid dan juga pembentukan spermatozoa.

Spermatogenesis dimulai pada tubulus seminiferus yang tergantung pada jenis dan proses ini dapat terlihat seperti mie kecil, lurus dan bengkok yang terdapat pada testis. Bagian di dalam tubulus seminiferus ini sendiri dilapisi dengan sel sertoli dan spermatogonia.

Sel sel sertoli ini sendiri juga sering sekali disebut dengan sel perawat. Hal ini dikarenakan proses ini membantu di dalam pengembangan sperma dengan cara memakan bahan limbah dari spermatogenesis dan mengarahkan sel sel tersebut melalui kanal kanal tubulus spermatogenesis.

Pengertian Oogenesis

Oogenesis merupakan sebuah proses pembentukan gamet betina dewasa atau ovum, proses ini terjadi pada ovarium atau gonad betina dan terdiri dari tiga tahap yakni penggandaan, pertumbuhan dan juga pematangan.

Oogenesis merupakan sebuah produksi ovum atau sel telur gamet betina atau pun sel kemalin dan merupakan salah satu jenis gametogenesis atau pun produksi sel kelamin yang lainnya yang merupakan proses pada laki laki yaitu spermatogenesis.

Baca Juga :  Fungsi Sentriol – Pengertian Dan Strukurnya

Proses ini terjadi di semua spesies dengan mereproduksi generatif dan mencakup semua tahap belum matang sel telur dan untuk mematangkan sel telur melewati lima tahap pada mamalia yakni Oogonium, oosit primer, oosit sekunder, ootid, dan ovum.

Di dalam kebanyakan spesies yang mengalami reproduksi generative sel telur ini mengandung setengah dari materi genetic yang berasal dari individu dewasa. Reproduksi ini sendiri dapat terjadi pada sel telur yang dibuahi oleh gamet jantan atau pun sperma.

Sperma ini sendiri juga terisi oleh setengah bahan geneti atau berasal dari individu yang matang sehingga membuat embrio yang dibentuk oleh fertilisasi akan dapat berisi satu set lengkap materi genetik, setengah sel dari sperma dan setengah sel dari telur.

Perbedaan Spermatogenesis dan Oogenesis

  1. Perbedaan yang pertama adalah spermatogenesis terjadi pada testis sementara oogenesis terjadi pada ovarium.
  2. Perbedaan yang kedua adalah sperma lebih kecil dari spermatosit sedangkan pada oosit ovum lebih besar.
  3. Perbedaan selanjutnya adalah nukleus mengalami pemadatan di dalam sperma sementara di dalam ovum tidak dapat ditemukan pada pemadatan nukleus.
  4. Di dalam spermatogenesis hanya sedikit saja makanan yang disimpan di dalamnya namun di dalam oogenesis ada banyak makanan dan biokimia yang dicadangkan di dalam ovum.
  5. Sebuah spermatosit primer dibagi untuk dapat membentuk dua spermatosit sekunder sedangkan sebuah oosit primer membagidiri untuk membentuk satu oosit sekunder dan satu badan polar.
  6. Sebuah spermatosit sekunder akan membagi diri untuk membentuk dua spermatid sementara oosit sekunder membelah diri untuk memebntuk satu sel terlu dan juga satu badan polar.
  7. Di dalam proses spermatogenesis tidak akan ada badan polar yang terbentuk sementara di dalam proses oogenesis terbentuk badan polar.
  8. Pada proses spermatogenesis sebuah spermatogonium membentuk empat spermatozoa sedangkan di dalam proses oogenesis sebuah oogonium membentuk hanya satu sel telur saja.
  9. Di dalam proses spermatogenesis pada umumnya selesai pada testis sehingga membuat sperma matang dilepaskan dari testis sedangkan oogenesis sering selesai pada saluran reproduksi wanita atau pun banyak hewan di dalam air dikarenakan oosit dilepaskan dari ovarium.
  10. Pada proses spermatogenesis merupakan proses untuk mengambil bagian dalam reproduksi, spermatid berubah menjadi benang sperma oleh proses spermatogenesis sedangkan di dalam proses oogenesis ootid yang mengambil bagian di dalam reproduksi.
  11. Spermatogenesis merupakan proses yang terus menerus terjadi dan lengkap sekitar 74 hari sedangkan proses oogenesi merupakan proses terputus dan akan selesai dalam kurun waktu beberapa hari atau beberapa tahun.
  12. Proses spermatogenesis menghasilkan gamet motil sedangkan oogenesis menghasilkan gamet non – moti.
Baca Juga :  Sistem Saraf – Saraf Pusat, Saraf Tepi Beserta Fungsinya

Nah sudah tahu kan, apa saja perbedaan spermatogenesis dan oogenesis yang dibahas secara lengkap bersama dengan pengertiannya.

Artikel Lainnya :

  1. Biologi – Pengertian, Cabang, Manfaat dan Ruang Lingkup
  2. Organiseme – Pengertian Lengkap dan Contoh
  3. Siklus Menstruasi : Fase, Pengertian Dan Penghitungannya Beserta Gambar
  4. Pengertian Enzim – Macam – Macam dan Fungsinya
  5. Biosfer – Pengertian, Komponen dan Faktor Penyebabnya