Perbedaan Mitosis Dan Meiosis Terlengkap

Posted on

Perbedaan Mitosis Dan Meiosis

Ekosistem.co.id – Perbedaan mitosis dan meiosis sangat penting untuk kita bahas, karena mitosis dan meosis adalah suatu proses pembelahan sel. Namun keduanya memiliki perbedaan yang cukup penting untuk dibahas.

Jika mitosis adalah pembelahan yang diawali dengan kariokinesis lalu diteruskan dengan sitokinesis yang sering juga disebut dengan pembelahan sitoplasma.

Sedangkan meiosis merupakan pembelahan sel yang juga melibatkan nucleus di dalam mekanismenya. Salah satu hal yang membedakan antara pembelahan yang terjadi pada mitosis dan meiosis adalah tempat terjadinya pembelahan tersebut.

Nah, mau tahu apa saja perbedaan antara mitosis dan meiosis secara lengkap? Berikut ini adalah penjelasan lengkapnya!

 

Tahapan Pembelahan Mitosis

Pembelahan mitosis biasanya terjadi di dalam eukariota dengan menggunakan mekanisme pembelahan inti atau nucleus.

Proses pembelahan ini sendiri melalui empat tahapan yakni dimulai dengan tahap pertama yang biasa disebut dengan profase.

Setelah prosesnya selesai maka akan dilanjutkan ke tahap pembelahan sel mitosis yang kedua yakni yang disebut dengan metaphase.

Hingga akhirnya dilanjutkan ke proses anaphase dan berakhir dengan proses yang disebut dengan telofase.

Di sela sela dua proses pembelahan yang terjadi pada mitosis, sel pun akan melakukan masa istirahat atau disebut dengan istilah interface.

 

Perbedaan Proses Pembelahan Mitosis Dan Meiosis

Profase biasanya ditandai dengan memendeknya atau mengecilnya benang kromatin yang dilanjutkan menjadi menebal untuk bisa membentuk kromosom.

Metaphase biasanya akan ditandai dengan tersebarnya kromosom di tengah-tengah sel dan juga benang spidel akan terlihat menjadi jauh lebih tipis.

Sementara itu anaphase akan menyebabkan sentromer terbelah dan menjadi pemisah di antara dua kromatid yang berjalan ke dua arah yang masing-masing berlawanan. Lalu dilanjutkan dengan tahap telofase yang akan membentuk membrane sel ini yang baru.

Tahapan pembelahan mitosis ini memiliki fungsi untuk bisa melakukan perbaikan pada jaringan yang ada di dalam tubuh spesies multisel.

Baca Juga :  Folikel Rambut – Struktur, Dan Fungsi, Beserta Cara Merangsangnya

Dengan pembelahan sitoplasma yang menjadi awal terjadinya dimensi yang berubah menjadi lebih besar atau ukuran tubuh selama masa pergantian dan juga perkembangan sel yang telah menjadi rusak atau bahkan mati.

Setelah proses mitosis dan juga pembelahan sitoplasma selesai dilakukan maka proses ini akan menghasilkan dua sel baru yang berasal dari satu sel lama.

Dalam hal reproduksi, pembelahan mitosis dan meiosis memiliki jenis yang sangat berbeda.

 

Tahapan Pembelahan Meiosis

Meiosis sendiri sering sekali disebut dengan pembelahan reduksi karena menyebabkan jumlah kromosom yang terpangkas hampi setengahnya setelah akhir proses pembelahan.

Hal ini merupakan salah satu perbedaan tahap pembelahan yang terjadi pada meiosis dengan mitosis yang paling bisa dilihat.

Karena berbeda dengan mitosis yang hanya membutuhkan satu kali saja proses pembelahan, meiosis ini mengalami dua kali pembelahan yang dilakukan berturu-turut.

Tahapan pembelahan yang terjadi pada meiosis yang pertama dimulai tanpa adanya masa istirahat yang singkat dan juga duplikasi kromosom. Tahapan ini jelas berbeda dengan proses pembelahan yang terjadi pada mitosis.

Tahap pembelahan yang pertama yakni yang disebut dengan pembelahan meiosis I akan melakukan proses profase I akan menuju ke proses metaphase I. Lalu akan dilanjutkan untuk menuju proses anaphase I hingga berakhir di telofase I yang nanti masih dilanjutkan prosesnya menuju ke tahap meiosis II.

Dan tahapannya akan dilanjutkan dengan rangkaian dan urutan yang sama. Yakni, proses profase II akan menuju ke proses metaphase II lalu akan dilanjutkan untuk menuju proses anaphase II

Hingga berakhir di telofase II. Inilah salah satu perbedaan yang terdapat pada proses pembelahan mitosis dan meiosis.

Proses pembelahan yang dihasilkan oleh meiosis ini berupa dua sel yang saling tergabung menjadi satu sel jenis dioploid yang akhirnya membentuk individu baru.

Sementara itu beberapa perbedaan pembelahan yang terjadi pada proses mitosis dan meiosis juga bisa dilihat dari beberapa aspek lain selain jika dilihat dari definisis dan juga tahapannya.

Baca Juga :  Jaringan Hewan Dan Tumbuhan – Perbedaan, Persamaan Dan Gambar

Dari gambar perbandingan pembelahan mitosis dan meiosis datu ini saja anda sudah pasti dapat melihat perbedaan kromosom. Karena tipe reproduksi mitosis dikenal lebih aseksual sementara meiosis menggunakan reproduksi yang memiliki sifat seksual.

 

Perbedaan Proses Pembelahan Mitosis dan Meiosis

Ketika individu baru atau anak yang dihasilkan dari proses pembelahan mitosis. Maka anak ini akan memperoleh sifat yang sangat identik dengan induknya.

Pada meiosis sifat yang diturunkan akan berbeda dari sel induknya. Hal ini dikarenakan sel anak adalah hasil dari gabungan kedua induk sel.

Jika didasarkan pada jumlah pembagian juga berbeda antara pembelahan mitosis dan meiosis 2n sel atau dua sel diploid merupakan hasil mitosis.

Sedangkan meiosis akan menghasilkan 4 sel yang memiliki sifat haploid (n). Centromeres berpisah pada tahan anaphase ini untuk proses mitosis hal ini tidak terjadi pada pembelahan meiosis.

 

Perbedaan Mitosis dan Meiosis

Sebelumnya kita sudah membahas mengenai perbedaan tahapan pada mitosis dan meiosis. Namun di sini kita juga akan membahas apa saja perbedaan mitosis dan meiosis, simak di bawah ini ya :

1.) Fungsi

Mitosis bertugas untuk mereproduksi sel serta membantu perbaikan pada sel yang ada pada tubuh makhluk hidup atau organisme.

Fungsi meiosis adalah untuk membedakan genetik pada organisme lewat proses reproduksi seksual.

 

2.) Tipe Reproduksi

Pada mitosis pembelahan sel atau proses reproduksinya adalah tipe aseksual. Sedangkan pada meiosis pembelahan sel atau reproduksinya terjadi secara seksual.

 

3.) Percampuran Genetik

Pada mitosis tidak terjadi percampuran genetik karena pembelahan sel terjadi secara aseksual. Berbeda dengan meiosis yang mengalami percampuran genetik dengan proses pembelahan sel secara seksual.

 

4.) Kode Genetik

Sel anak akan memiliki sifat yang identik dengan sel induk karena tidak adanya proses percampuran genetik. Sementara sel yang dihasilkan proses meiosis memiliki sifat yang berbeda dengan induknya karena adanya percampuran genetik.

Baca Juga :  Sistem Endokrin – Fungsi, Organ Dan Gambarnya

 

5.) Organisme yang Mengalami

Semua organisme mengalami proses mitosis sedangkan pada proses meiosis hanya terjadi pada manusia, hewan, tumbuhan dan jamur saja.

 

6.) Jumlah Sel

Mitosis memproduksi jumlah sel sebanyak 2 diploid yang sama persis sementara pada meiosis memproduksi 4 sel haploid dengan beberapa perbedaan pada tiap anak sel dengan induknya.

 

7.) Jumlah Kromosom

Jumlah kromosom yang dihasilkan proses mitosis adalah tetap tidak ada perubahan. Sedangkan pada meiosis pembelahan diri seksual membuat jumlah kromosom berubah menjadi setengah dari sel kromosom awal.

 

8.) Jumlah Pembagian

Mitosis hanya mengalami satu proses pembelahan diri sementara meiosis mengalami 2 proses pembagian yakni meiosis I dan meiosis II.

 

9.) Fase

Mitosis mengalami 4 tahap yakni : profase, metafase, anaphase dan juga telofase. Sementara pada meiosis, fasenya cukup panjang yakni meiosis I ada fase profase I, metafaseI, anaphase I, telofase I, dan yang terakhir adalah sitokinesis I.

Lalu pada fase keduanya yakni Meiosis II ada yaitu profase II, metafase II, anaphase II, telofase II, dan sitokinesis II.

 

 

Sudah tahu kan, apa perbedaan mitosis dan meiosis. Ternyata ada banyak sekali perbedaan mitosis dan meiosis yang belum banyak diketahui. Semoga dari artikel ini bisa membantu kita untuk menjadi lebih tahu.

 

Artikel Lainnya :