Perbedaan Membran Sel Dan Dinding Sel Terlengkap

Posted on

Perbedaan Membran Sel Dan Dinding Sel

Ekosistem.co.id  – Perbedaan membran sel dan dinding sel secara lengkap bisa dilihat pada ulasan yang ada di bawah ini.

 

Pengertian Membran Sel dan Dinding Sel

Membran sel dan dinding sel adalah bagian dari sebuah sel. Kita bisa menemukan membran sel di semua tempat di mana sel hidup. Sedangkan dinding sel tidak ada pada hewan, itu artinya semua hewan tidak memiliki dinding sel.

Baik membran sel maupun dinding sel memiliki fungsi yang sama yaitu memberi perlindungan pada sel dan bagian yang ada di dalam sel.

Keduanya memiliki peranan yang sama penting. Membran sel berperan sebagai batas kehidupan karena secara fisik memisahkan sitoplasma dari lingkungan ekstraselulernya.

Artinya, membran sel memisahkan sel yang hidup dengan lingkungan sekitarnya yang tidak hidup. Sedangkan dinding sel memberikan kekakuan dan kekuatan pada sel.

Ini menjadi alasan mengapa dinding sel tidak terdapat pada hewan, hal tersebut dikarenakan hewan selalu aktif bergerak, sehingga selnya tidak membutuhkan dinding sel.

 

Perbedaan Membran Sel dan Dinding Sel

Berikut ini perbedaan antara membran sel dan dinding sel yang perlu kita ketahui.

1.) Distribusi

Membran sel adalah bagian dari sel yang universal atau hampir ada di semua organisme, misalnya tumbuhan, hewan, dan manusia. Sedangkan dinding sel terbatas pada beberapa organism tertentu saja, yaitu jamur, bakteri dan tanaman.

2.) Keberadaannya dalam Alam

Membran sel sebagai penutup atau selubung terluar dari hewan dan manusia, Sedangkan dinding sel merupakan bagian terluar dari tumbuhan yang menutupi membran sel tumbuhan.

3.) Komposisi

Membran sel mengandung lipid, protein, dan karbohidrat. Sedangkan dinding sel mengandung peptidoglikan biasanya pada bakteri, kitin pada jamur, dan selulosa pada tumbuhan.

4.) Keuletan

Membran sel bersifat fleksibel sehingga bentuknya bisa menyesuaikan dengan kondisi sel Selain itu, membran sel relatif tipis. Sedangkan dinding sel bersifat kaku dan tebal bahkan ketebalannya bisa berubah sering berjalannya waktu.

Dinding sel bisa mengalami kerusakan apabila ada tekanan dari luar. Dinding sel dimiliki oleh tumbuhan karena tumbuhan relatif tidak banyak bergerak dan tidak berpindah tempat.

Baca Juga :  Cara Merawat Telinga – Ciri Ciri Telinga yang Baik dan Sehat

Sedangkan hewan dan manusia bergerak lebih aktif dan lebih bebas sehingga tidak memerlukan dinding sel.

5.) Komunikasi

Membran sel memiliki reseptor atau molekul protein yang bisa menerima sinyal kimia dari luar sel. Sedangkan dinding sel tidak memiliki reseptor.

6.) Perubahan Struktur

Membran sel tetap dalam ketebalan yang sama sepanjang hidupnya. Sedangkan dinding sel mengalami perubahan ketebalan seiring berjalannya waktu. Dinding sel selalu ada pada tamanan abaik ketika masih hidup atau sudah mati.

7.) Sifat

Membran sel memiliki sifat yang disebut dengan selektif permeabel, yaitu kemampuan membran sel untuk menyeleksi beberapa substansi yang dapat melintasinya dengan mudah dan substansi lain tidak bisa melintasinya.

Sedangkan dinding sel bersifat permeabel seutuhnya, artinya semua substansi bisa melintasinya.

8.) Kebutuhan Nutrisi

Membran sel  juga butuh nutrisi dari sel, kondisi kekeringan atau minim nutrisi membuat membran sel mengalami penyusutan. Dinding sel tidak membutuhkan nutrisi dari sel.

9.) Bentuk Sel

Membran sel berbentuk bulat namun fleksibel terhadap sel, artinya dapat berubah bentuk menyesuaikan selnya. Sedangkan dinding sel berbentuk tetap.

10.) Membran Sel

Membran sel adalah lapisan paling luar dalam sel hewan dan berfungsi sebagai penutu semi permeabel sekitarnya protoplasma. Sedangkan dinding sel adalah lapisan terluar dalam sel tumbuhan berfungsi sebagai pelindung yang mengelilingi membran sel.

Dengan kata lain dinding sel melindungi membran sel pada tumbuhan, sedangkan membran sel adalah pelindung terakhir bagi hewan.

11.) Penelitian

Membran sel dapat diteliti menggunakan mikroskop elektron. Sedangkan dinding sel dapat diteliti menggunakan mikroskop cahaya.

 

 

Mengapa Membran Sel Bersifat Semipermeabel

Sudah bukan rahasia lagi bukan, jika organisme hidup tidak terdiri dari satu bagian saja akan tetapi juga terdiri dari berbagai bagian penyusun yang memiliki banyak ragam dan variasi.

Penyusun tubuh tubuh yang paling kecil sendiri adalah sel yang memiliki jumlah banyak bahkan tak terhitung lagi jumlahnya saking banyaknya jumlah dari sel ini di dalam tubuh setiap makhluk hidup baik manusia, hewan dan tumbuhaan semuanya memiliki sel.

Baca Juga :  Radiasi Benda Hitam – Pengertian, Hukum, Sifat dan Contohnya

Sel sendiri memiliki tugas dan fungsi masing masing yang tentunya sangat penting. Selain itu sel juga dibagi menjadi 3 bagian berdasarkan strukturnya yakni nukleus, sitoplasma dan membran sel.

Sel adalah unit struktual yang fungsional dan memiliki ukuran paling kecil, setiap makhluk hidup pasti tersusun atas sel dan sel sendiri bisa melakukan berbagai macam proses kehidupan mulai dari reproduksi, respirasi, transportasi hingga ekskresi dan berbagai macam koordinasi.

Sel sendiri tak hanya memiliki jumlah yang sangat banyak namun juga memiliki bermacam–macam bentuk dan juga ukuran yang sesuai dengan fungsi dan kegunaannya.

Sel sendiri dibungkus dengan selaput membran yang bersifat permeabel karena di dalam kehidupan sel akan melakukan pertukaran gas gas respirasi serta menyerap nutrisi dan vitamin dan juga mengeluarkan air.

Sel juga berfungsi untuk mengeluarkan atau membuang prodyk hasil ekskresi, keluar masuknya zat ke dalam sel melewati sebuah membran yang memiliki sifat permeabel sehingga tidak semua zat akan bisa masuk ke dalam sel.

Sel yang memiliki sifat permeabel sendiri adalah membran sel yang biasa juga disebut dengan plasmalemma dan jika dilihat dengan menggunakan mikroskop elektronmembran, plasma ini sendiri akan terlihat tersusund ari gabungan antara molekul lemak dan juga protein yang ada di dalamnya.

Semua sel sendiri sebenarnya memiliki membran, sel pada hewan merman sel terletak pada bagian paling luar dari sel dan memiliki fungsi yang sangat penting untuk mendukung keberlangsungan hidup hewan.

Fungsi utama dari membran sel ini sendiri yakni guna mengatur keluar masuknya zat zat yang berasal dari dalam dan ke dalam sel, sehingga seperti yang sudah dijelaskan di atas.

Tidak semua zat bisa masuk ke dalam sel karena sifat permeabel yang selektif ini akan memilah milah dengan baik zat apa saja yang boleh masuk dan zat mana yang tak boleh masuk. Membran sel sendiri memiliki rangka dasar yang tersusun oleh dua lapis senyawa lemak.

Lemak atau bisa juga disebut dengan lipid yang menyusun membran sel ini merupakan jenis fosfoloid yang setiap satu fosfoloidnya terdiri dari bagian polar dan ekor nonpolar.

Baca Juga :  Fungi - Pengertian, Struktur Dan Klasifikasinya

Tak hanya disusun oleh lipid saja membrane sel juga tersusun atas protein yakni glikoprotein, yang biasa disebut sebagai penunjang rangka dasar dari membran sel.

Selain itu terdapat protein yang menyusun membrane sel yakni protein yang dapat disebut sebagai penunjang rangka dasar dari membran sel. Terdapat dua protein yang menyusun membran sel yaitu proteon integral dan protein porifer atau ekstrinsik.

Membrane plasma ini juga memiliki peran dan fungsi yang sangat penting sebagai pelingdung konstituen sel, karena membran sel mempunyai fungsi penting di dalam memisahkan antara materi sel yang berasal dari dalam mau pun internal dengan materi yang berasal dari eksternal atau luar sel.

Sehingga bisa dikatakan tanpa adanya membrane sel maka makhluk hidup tak akan bisa melangsungkan kehidupannya. Karena membran sel dalam bentuk hidup terdiri dari molekul molekul lupid yang tersusun dari kolesterol, glikolipid serta yang paling banyak adalah kandunga fosfolipid (terbanyak).

Membran sel yang terdapat pada tanaman ini sendiri seperti bakteri dan jamur biasanya akan dikelilingi oleh dinding sel, membrane sel sendiri mempunyai sifat semipermeabel yang berarti bisa dilalui oleh gas mau pun molekul air yang sudah larut di dalamnnya.

Lalu mengapa membrane sel memiliki sifat semipermeabel? Karena sifat permeabel di dalam sel ini memiliki fungsi sebagai berikut :

1.) Untuk memecah sel agar tidak mudah pecah.

2.) Berfungsi sebagai tempat bertukarnya zat.

3.) Sebagai tempat berlangsungnya reaksi–reaksi kimia yang telah terjadi.

4.) Berfungsi untuk memperkokoh sel.

5.) Berfungsi untuk melindungi bagian bagian sel.

6.) Berfungsi sebagai reseptor.

 

Itulah beberapa perbedaan antara membran sel dan dinding sel yang perlu kita ketahui. Semoga menambah wawasan kita tentang biologi.

 

Artikel Lainnya :