Pengertian Biosfer – Dilengkapi Dengan Contohnya

Posted on

Pengertian Biosfer

Ekosistem.co.id – Pengertian Biosfer adalah suatu sistem ekologis global yang menyatukan seluruh makhluk hidup termasuk hubungan di antara mereka seperti interaksi dengan unsur litosfer, hidoster atau pun atmosfer bumi.

Karena hingga saat ini bumi adalah satu satunya tempat yang bisa ditinggali oleh makhluk hidup karena mendukung unsur kehidupan. Sementara itu setiap makhluk hidup memiliki tempat masing-masing pada biosfer untuk kelangsungan hidupnya dengan caranya masing–masing.

Tempat hidup untuk makhluk hidup sendiri disebut dengan habitat dan manusia, hewan dan tumbuh tumbuhan memiliki tempat masing–masing untuk melangsungkan hidupnya.

 

Pengertian Biosfer

Biosfer adalah istilah dalam geografi yang digunakan untuk menggambarkan kondisi sebuah lingkungan yang dapat ditinggali oleh makluk hidup. Biosfer berasal dari kata ‘bio’ yang artinya hidup dan ‘sphere’ yang artinya lapisan.

Jadi jika dalam bahasa, biosfer diartikan sebagai lapisan tempat hidup atau sebuah habitat.

 

Cagar Biosfer

Cagar biosfer adalah salah satu kawasan ekosistem yang secara keseluruhan unsur alamnya dilindungi atau pun dilestarikan untuk kepentingan penelitian atau pun pendidikan.

Berikut ini adalah beberapa tujuan dari cagar biosfer beserta dengan penjelasannya :

1.) Bertujuan untuk melestarikan keanekaragaman hayati yang terdapat pada ekosistem serta menjaga keanekaragaman genetika agar proses evolusinya bisa berjalan secara terus menerus.

2.) Bertujuan untuk menyediakan daerah atau pun tempat penelitian.

3.) Bertujuan untuk menyediakan sarana untuk pendidikan dan pelatihan.

 

Cagar biosfer dibagi ke dalam beberapa zona jika dilihat secara fisik, yakni :

1.) Zona Inti adalah kawasan yang dilindungi dan digunakan untuk tujuan konversi keanekaragaman hayati dan ekosistemnya. Zona inti ini biasanya diperbolehkan digunakan untuk kegiatan penelitian.

Baca Juga :  Limpa Adalah – Pengertian, Fungsi Beserta Penyakit Limpa

2.) Zona Penyangga adalah zona yang mengelilingi zona inti dan dimanfaatkan untuk kegiatan yang tidak mengeksploitasi sumber daya alam.

3.) Zona Transisi adalah zona yang mengelilingi zona peyangga yang di dalam zona ini hanya boleh dilakukan kegiatan pertanian, pemukiman hingga pemanfaatan lahan demi kepentingan masyarakat.

 

Karakteristik Biosfer

Fauna dan flora di dalam biosfer memiliki karakteristik, di antaranya adalah :

Karakteristik Fauna

1.) Padang Rumput

Makhluk hidup di habitat ini sangat mudah mendapatkan makanan karena habitat ini menyediakan sumber daya alam yang melimpah. Di dalamnya ada berbagai macam mulai dari hewan herbivora pemakan rumput dan hewan karnivora hewan pemakan daging.

2.) Gurun

Dengan kandungan air yang sedikit dan suhu yang tinggi di siang hari tapi bersuhu rendah di malam hari, membuat wilayah ini hanya dihuni oleh hewan tertentu seperti ular, kalajengking dan unta.

3.) Tundra

Wilayah yang diselimuti dengan salju dan letaknya berada dekat kutub ini dihuni oleh hewan berdarah hangat dan berbulu tebal seperti beruang kutub.

4.) Hutan Tropis

Wilayah ini merupakan salah satu wilayah paling bersahabat dan sangat cocok bagi hampir semua jenis makhluk hidup karena memiliki curah hujan dan sinar matahari yang cukup.

5.) Taiga

Wilayah ini sangat cocok digunakan sebagai tempat berbagai macam jenis burung melakukan migrasi.

6.) Kutub

Kondisi alamnya sama seperti tundra dan memiliki iklim yang sangat ekstrim sehingga hanya hewan dengan ciri khusus saja yang bisa bertahan di sana.

 

Karakteristik Flora

1.) Hutan Hujan

Dengan curah hujan yang tinggi dan sinar matahari yang cukup, tempat ini menjadi wilayah yang baik bagi hampir semua jenis tumbuhan. Flora yang hidup di wilayah ini umumnya memiliki tinggi hingga 40 meter.

Baca Juga :  Apa Yang Dimaksud Dengan Daur Air, Pengertian, Proses dan Gambar

2.) Hutan Musim

Fauna di wilayah ini memiliki ciri khusus ketika musim kemarau datang, daun daun dari pohon di hutan ini akan berguguran.

3.) Hutan Iklim Sedang

Wilayah ini dipenuhi dengan pohon-pohon yang tumbuh tinggi, contoh pohon pinus.

4.) Hutan Gugur

Berada di wilayah yang lebih kering membuat habitat ini dipenuhi dengan pohon yang tinggi, kokoh dan berdaun lebar.

5.) Hutan Taiga

Berada di daerah dekat kutub, flora yang tinggal di wilayah ini umumnya memiliki ukuran yang tinggi dan daun runcing mirip dengan jarum.

6.) Sabana

Padang rumput yang dipenuhi dengan pohon kerdil dan rerumputan serta wilayah dengan cadangan air yang melimpah.

7.) Stepa

Hamparan padang rumput yang luas dan memiliki sedikit pohon karena daerah ini sangat kering dengan cadangan air yang sedikit.

 

 

Faktor yang Mempengaruhi Persebaran Flora dan Fauna Pada Biosfer

Terdapat dua faktor yang mempengaruhi persebaran flora dan faunda yang terdapat di dalam permuaan bumi, berikut ini penjelasannya :

Faktor Abiotik

Faktor pertama adalah faktor fisik atau abiotik yang meliputi beberapa faktor seperti :

1.) Iklim

Iklim menjadi salah satu faktor yang memiliki pengaruh dalam kelangsungan hidup makhluk hidup yang ada di bumi.

Contohnya seperti suhu yang memiliki pengaruh pada proses pertumbuhan flora. Sebab sinar matahari sangat dibutuhkan oleh tumbuhan hijau untuk melakukan proses fotosintesis yang dapat mengubah karbondioksida menjadi oksigen.

Selain itu kelembaban udara juga memiliki pengaruh pada tumbuhan dan angin yang akan sangat berguna pada proses penyerbukan pada bunga tumbuhan. Iklim akan sangat berpengaruh pada suatu wilayah yang dapat menyebabkan jenis flora dan fauna yang ada di setiap wilayah berbeda–beda.

2.) Keadaan Tanah

tekstur tanah bisa memberikan pengaruh pada air tanah dan suhu tanah juga dapat berpengaruh pada kondisi air yang terdapat di dalam tanah dan juga akar dati tumbuh tumbuhan.

Baca Juga :  Proses Terjadinya Menstruasi

Contohnya seperti pada daerah tropis akan terdapat berbagai macam jenis tumbuhan. Sementara di daerah gurun hanya ada beberapa jenis tumbuhan saja yang dapat bertahan di sana, salah satu tumbuhan yang bisa bertahan di gurun adalah kaktus.

3.) Air

Air menjadi salah satu faktor yang paling berperan di dalam kehidupan semua makhluk di bumi ini. Karena banyaknya air tergantung dari curah hujan di suatu wilayah sehingga curah hujan juga akan tergantung pada kondisi iklim di suatu wilayah tersebut yang menjadikan keadaan tanah juga menjadi berpengaruh pada daya serap air.

4.) Tinggi Rendah Permukaan Bumi

Tinggi dan rendahnya permukaan bumi juga bisa mempengaruhi persebaran flora dan fauna karena perbedaan tinggi rendah wilayah dapat mengakibatkan perbedaan suhu.

Kemudian perbedaan suhu ini dapat mempengaruhi keanekaragaman tumbuhan serta hewan. Contohnya seperti hutan di daerah pegunungan yang dapat dihuni oleh banyak tumbuhan karena suhu udaranya yang lembab dan basah.

 

Faktor Biotik

Faktor yang kedua adalah faktor biotik atau non fisik contohnya sepetti manusia, hewan dan juga tumbuhan. Karena makhluk hidup seperti hewan dan tumbuhan yang akan berpengaruh pada persebaran flora dan fauna.

Utamanya manusia dengan perkembangan ilmu pengetahuan yang dapat membuat teknologi sehingga bisa melakukan  persebaran tumbuhan dengan sangat cepat.

 

 

Contoh Biosfer

Contoh biosfer antara lain :

1.) Protoplasma

2.) Organ

3.) Populasi

4.) Topografi

5.) Komunitas

6.) Jaringan

7.) Habitat

8.) Ekosistem

9.) Sistem organ

 

 

Nah, sekarang sudah tahu kan pengertian biosfer yang dilengkapi dengan contohnya, semoga bermanfaat ya.

 

Artikel Lainnya :

  1. Carnivora – Pengertian, Contoh, dan Ciri cirinya
  2. Sistem Reproduksi Pria – Penjelasan Lengkap dan Detail
  3. Proses Terjadinya Menstruasi