Pengertian Bioma – Jenis, Fungsi, Faktor, Ciri-cirinya

Posted on

Pengertian Bioma

Ekosistem.co.id – Pengertian Bioma di bawah ini bisa dilihat pada ulasan di bawah ini yang pastinya bisa menambah ilmu pengetahuan sahabat biologi.

Pernahkah kita memperhatikan beberapa makhluk hidup yang tinggal di sebuah tempat? Makhluk hidup yang tinggal di darat akan berbeda dengan yang tinggal air.

Dalam sebuah ekositem tersebut akan dikenal istilah bioma. Lebih lanjut untuk mengetahui apa itu bioma, pengertian bioma, jenis, fungsi, faktor dan ciri-cirinya simak penjelasan di bawah ini.

 

Pengertian Bioma

Secara umum, bioma adalah sebuah ekosistem terbesar dalam suatu organisme yang ada di bumi dengan bentuk serupa dan berkaitan antara satu dengan lainnya.

Bioma juga bisa dikatakan pengelompokan flora dan fauna secara ekologis yang terbesar di setiap wiliyah dengan mencirikan pada jenis tumbuhan yang ada di lingkungannya. Artinya bioma merupakan elemen kesamaan dan jenis flora dan fauna.

 

Jenis-jenis Bioma

 

Ada banyak jenis bioma yang ada di bumi dan tersebar diberbagai geografis atau wilayah. Setidaknya bioma dapat dibagi dalam beberapa jenis, di antaranya:

1.) Bioma Sabana

Sabana adalah tempat pertumbuhan flora dan fauna di dunia dengan ciri khas iklim yang panas sepanjang tahun dengan curah hujan yang cenderung sedikit atau hanya terjadi pada musim-musim tertentu.

Tumbuhan dan hewan yang ada dalam bioma ini seperti harimau, zebra, rusa dan lain sebagainya.

2.) Bioma Gurun

Gurun yaitu tempat pertumbuhan flora dan fauna yang identik dengan nuansa iklim panas yang di dalamnya hanya terdapat batu dan pasir. Jumlah flora dan fauna di bioma ini pun sangat sedikit lantaran iklim yang begitu ekstrim.

3.) Bioma Hutan Hujan Tropis

Hutan Hujan Tropis adalah tempat pertumbuhan flora dan fauna di dunia yang memiliki curah hujan dan panas matahari yang cukup. Dalam bioma ini terdapat banyak sekali keaneragaman kehidupan.

Baca Juga :  Penyerbukan Silang – Artinya, Ciri-ciri dan Contohnya

Umumnya, daerah yang menjadi bagian dari bioma ini adalah daerah yang dilewati oleh garis katulistiwa.

4.) Bioma Hutan Gugur

Hutan gugur yaitu jenis bioma yang memiliki karakteristis flora dan fauna dengan iklim yang sedang dengan curah hujan dengan kisaran 750 mm-1.000 mm pertahun.

5.) Bioma Steppa

Stepa yaitu tempat pertumbuhan flora dan fauna yang identik pada tumbuhnya rumput dan sangat jarang ditemukan tumbuhnya pepohonan. Ciri khasnya adalah memiliki curah hujan yang berada di antara 250 mm – 500 mm pertahun.

6.) Bioma Taiga

Taiga yaitu jenis komunitas flora dan fauna yang hidup dengan melekatkan diri pada ketahanan cuaca dingin. Sebab pada bioma Taiga proses hujan lebih sering terjadi dibandingkan dengan cuaca panasnya.

7.) Bioma Tundra

Tunda yaitu jenis bioma sebagai tempat hidup flora dan fauna yang identik dengan ketahanan dingin di dalamnya. Hal ini disebabkan karena hewan dan tumbuhan di dalamnya sangat jarang mendapatkan cuaca panas bahkan bisa katakan tidak pernah.

 

Fungsi Bioma

Sesuai dengan pengertian bioma, maka dengan adanya bioma tentu akan mempermudah kajian akan keragaman ekosistem yang ada.  Adapun fungsi-fungsi bioma adalah sebagai berikut :

1.) Akan memudahkan pelaksanaan penataan suatu populasi.

2.) Bisa mengetahui jenis flora dan fauna berdasarkan cara hidupnya dalam menyesuaikan diri dengan lingkungan.

3.) Mempermudah pelaksanaan pendataan jenis-jenis flora dan. Fauna.

4.) Mempermudah kegiatan pengelompokkan flora dan fauna yang baru ditemukan.

 

Faktor yang Dapat Mempengaruhi Bioma

Ada beberapa faktor yang akan mempengaruhi bioma, di antaranya sebagai berikut:

1.) Iklim

2.) Posisi geografis

3.) Curah hujan

4.) Intensitas cahaya matahari

 

Ciri-ciri Bioma

Terdapat beberapa ciri-ciri bioma yang ada di dunia, antara lain sebagai berikut :

Baca Juga :  Etiologi – Pengertian, Macam dan Contoh

1.) Bioma memiliki ciri sebagai pembentuk interaksi antara unsur yang ada di lingkungan, seperti iklim, air, organisme dan tanah.

2.) Bioma merupakan kumpulan berbagai jenis populasi yang dijadikan sebagai penanda daerah yang dapat dibedakan.

3.) Bioma senantiasa dijadikan tempat atau ruang yang stabil dengan bentuk keseimbangan alamnya, kecuali ada peristiwa yang bisa mengganggu dalam kestabilan komunitas.

4.) Dapat dikenali dengan melihat dominasi vegetasi atau keseluruhan komunitas.

5.) Pada umumnya pemberian nama bioma berdasarkan dominasi vegetasinya.

 

Contoh Bioma

Untuk melengkapi ulasan di bawah ini, kami sudah menyiapkan contoh bioma yang dibagi dalam karakter fauna dan flora, berikut ini penjelasannya :

Fauna

Pada fauna, contoh bioma bisa dilihat dari tumbuhnya hewan Komodo di Nusa Tenggara Timur, Indonesia. Hewan unik hanya bisa tinggal dan hidup di tempat tersebut.

Hal inilah yang membuat Komodo menjadi hewan langka karena Komodo tidak bisa hidup di tempat lain seperti gurun pasir, dan membutuhkan tempat tinggal yang cocok dengannya.

Kecocokan ini lah yang disebut dengan bioma jika berdasarkan pada iklim yang ada.

 

Flora

Jika dilihat dari segi flora, bioma bisa dilihat dari serangkaian hidup yang terdapat di pohon kaktus. Tumbuhan ini memiliki ciri tubuh yang unik sebab daun tumbuhan ini runcing dan bentuk gerigi.

Pohon kaktus sendiri hanya bisa hidup di gurun pasir yang memiliki curah hujan rendah. Dan memiliki tingkat panas yang luar biasa.

 

Itulah tadi pembahasan mengenai pengertian bioma, jenis, fungsi, faktor dan ciri-cirinya. Pada dasarnya dapat disimpulkan bahwa keseimbangan alam sangat diperlukan sesuai dengan bagian masing-masing.

 

Artikel Lainnya :

  1. Bagian Bagian Daun – Pengertian, Struktur, Fungsi, dan Gambarnya
  2. Metabolisme Protein – Pengertian Dan Proses Terjadinya Pada Tubuh
  3. Alat Pernapasan Manusia – Penjelasan Dan Fungsinya