Organ Gerak Hewan – Penjelasan dan Fungsinya

Posted on

Makhluk hidup diciptakan oleh Allah SWT dengan berbagai macam bentuk dan keunikannya masing-masing. Tidak hanya bentuknya saja, organ gerak hewan pun dibuat unik juga loh.

Organ ini sendiri diciptakan untuk bergerak, agar hewan dapat berpindah dari satu tempat ke tempat lain. Manusia juga memiliki organ gerak yang berupa dua kaki. Akan tetapi pada kesempatan kali ini Guru hanya akan fokus membahas mengenai organ gerak hewan terlebih dahulu ya.

Hewan merupakan makhluk ciptaan  tuhan yang  cenderung sama dengan manusia pada organ tubuhnya, hanya saja perbedaannya terletak pada akal.

Hewan tidak memiliki akal, sedangkan manusia memiliki akal. Sehingga hewan hanya akan bergerak sesuai dengan nalurinya saja. Hal ini adalah perbedaan paling besar yang ada pada hewan dan juga kita, manusia.

Gerakan pada hewan dapat terjadi dikarenakan hewan sendiri dibekali dengan organ gerak yang juga dimiliki oleh manusia. Namun berbeda dengan organ gerak manusia yang hanya terdiri dari dua kaki. Hewan memiliki organ gerak yang berbeda-beda tergantung jenis hewan dan habitatnya.

Pada artikel ini yang akan dibahas adalah mengenai organ gerak hewan. Yuk baca artikel  ini hingga akhir agar kita tahu apa saja organ gerk hewan.

Organ Gerak Hewan

 

 

Jika berdasarkan dengan jenisnya hewan sendiri dipisahkan ke dalam dua kelompok. Pastinya sahabat biologi sudah tahu dong, kelompok apa saja. Ya, kelompok vertebrata atau hewan bertulang belakang. Dan yang kedua adalah kelompok avertebrata yang merupakan kumpulan hewan yang tak memiliki tulang belakang.

Baca Juga :  Soal Biologi Kelas 7

Organ atau system gerak yang terdapat pada hewan vertebrata dan avertebrata mempunyai fungsi yang sama yang berhubungan langsung dengan bentuk rangka dan tubuh hewan.

Perbedaannya terletak pada cara hewan hewan ini bergerak dan alat atau organ geraknya. Untuk lebih jelasnya, simak ulasan dari Guru di bawah ini tentang alat gerak hewan dan organnya.

 

1.) Organ Gerak Ikan

 

 

Ikan merupakan hewan berdarah dingin yang hidup di dalam air, memiliki sisik dan bergerak menggunakan sirip. Agar ikan mudah bergerak, ikan mensekresikan lendir yang ada pada tubuhnya agar tubuhnya menjadi licin dan dapat meminimalkan gesekan dengan air.

Agar dapat hidup di dalam air, ikan bernapas dengan organ khusus yang disebut dengan insang.

Rangka ikan terdiri dari tulang-tulang dan rawan-rawan yang menempel pada jaringan penghubung dan jaringan berserat. Kedua jaringan ini berfungsi sebagai penghubung dari dua mau pun lebih tulang rawan agar dapat digunakan untuk bergerak.

Ikan mempunyai organ khusus yang dapat membantunya dalam berenang, yaitu  gelembung renang.

 

2.) Organ Gerak Ular

 

 

Ular termasuk hewan yang bergerak dengan cara yang unik dan berbeda. Yakni mereka bergerak dengan cara merayap sebab mereka adalah hewan melata. Mereka bisa merayap di tanah mau pun di air.

Hal ini didukung oleh bentuk dari tulang ular yang merupakan tulang tengkorak, tulang badan lalu tulang ekor. Di dalam tulang tulang ini sendiri terdapat ratusan ruas ruas yang memudahkan ular untuk bergerak bebas.

Pada tulang tengkorak, tepatnya pada tulang rusuk yang terhubung  menggunakan tulang belakang dan dislimuti otot-otot yang begitu lentur akan tetapi kuat. Bentuk tubuhnya inilah yang membuat ular dapat bergerak.

Baca Juga :  Fungsi Usus Besar Penjelasan Dan Pemaparannya

 

3.) Organ Gerak Burung

 

Pada ulasan pembuka tadi Guru sudah menyatakan jika setiap hewan memiliki cara gerak yang unik dan alat gerak yang berbeda-beda. Burung juga termasuk salah satu hewan yang menggunakan alat gerak atau organ gerak yang unik dan berbeda dengan yang lain.

Sebab burung bergerak di udara, alias terbang. Sehingga mereka tidak berjalan atau bergerak di tanah seperti hewan kebanyakan. Karena burung bergerak atau lebih tepatnya terbang dengan sayapnya.

Sebenarnya setiap burung memiliki bentuk sayang yang berbeda antara satu sama lain. Hal ini pula yang membuat burung bergerak atau terbang dengan cara yang berbeda. Perbedaan ini biasanya dipengaruhi oleh jenis burung, bentuk tubuh hingga bentuk sayapnya.

Burung dapat terbang dikarenakan mereka memiliki bentuk tubuh yang mampu memberikan daya angkat besar. Hal ini tidak bisa dimiliki oleh hewan lain. Oleh sebab itu, burung dapat melepaskan pengaruh gaya grafitasi bungi dan dapat terbang di udara.

 

4.) Organ Gerak Amphibia

 

 

Kodok dan katak merupakan contoh hewan amphibi yang memiliki konstruksi tulang katak yang terdiri dari tulang badan, tulang anggota gerak dan juga tulang tenggorak atau tulang kepala.

Amfibi sendiri memiliki sendi baik itu di lutut, bahu, siku atau pun pinggul, pergelangan kaki dan tangan, sendi ini sendiri memudahkan hewan amfibi untuk bisa bergerak dengan cara melompat.

 

5.) Organ Gerak Mamalia

 

Ada banyak sekali contoh dari hewan mamalia yang ada di sekeliling kita, seperti kucing, sapi, kambing, kuda hingga kerbau dan masih banyak yang lainnya. Mamalia hidup di berbagai jenis habitat, ada mamalia yang hidup di darat, udara hingga mamalia yang hiduo di air.

Baca Juga :  Fungsi Protein – Untuk Kebutuhan Hidup Manusia

Salah satu contoh hewan mamalia adalah kuda yang bergerak dengan menggunakan ke empat kakinya. Pada saat bergerak kaki belakang kuda akan mendorong kaki depan, sehingga cepat atau lambatnya pergerakan kuda dipengaruhi oleh kedua kaki belakangnya.

 

Nah, itulah pemaparan dan penjelasan mengenai organ gerak hewan, pada artikel ini hanya diambil 2 contoh hewan, yaitu ikan (pisces) dan ular (reptile). Semoga artikel ini bisa bermanfaat dan bisa menambah wawasan bagi pembaca di dunia ilmu pengetahuan alam terkhusus pada ilmu zoology.

Baca Artikel Lainnya :

Sponsor :

Simontox App 2020 Latest Version Tanpa Iklan