Monokotil dan Dikotil – Ciri Dari Tumbuhan Monokotil, Dan Dikotil Paling Lengkap

Posted on

Monokotil Dan Dikotil

ekosistem.co.id -Terkait ciri dari tumbuhan monokotil dan dikotil bisa diamati dalam morfologi organ. Misalnya pertulangan daun,kambium batang, jumlah mahkota bunga, dan masih banyak yang lainnya.

Perbedaan antara tumbuhan monokotil dan dikotil menjadi dasar utama dalam klasifikasi berdasarkan jumlah kotiledonnya. Kotiledon telah dijelaskan bahwa daun lembaga yang memiliki fungsi menyimpan nutrisi untuk calon embrio.

Nutrisi tersebut akan dimanfaatkan hingga embrio pada biji telah tumbuh menjadi individu baru dengan daun -daun yang dapat memproduksi makanan untuk tubuhnya sendiri melalui proses metabolisme fotosintesis.

monokotil dan dikotil
monokotil dan dikotil

 

 

Ciri-Ciri Tumbuhan Dikotil

  • Bijinya pada tumbuhan yang tergolong dalam dikotil yakni berkeping dua. Dapat dibuktikan pada kecambah yang membelah bijinya menjadi dua bagian
  • Tumbuhan dikotil memiliki tulang daun yang menyirip
  • Untuk bunga pada tumbuhan dikotil memiliki jumlah mahkota, jumlah kelopak, dan jumlah benang sari bunga mulai dari kelipatan 4 atau 5.
  • Tumbuhan dikotil  memiliki sistem perakaran tunggang yang terbentuk dari percabangan akar utama (radikula). Akar berkembang dari akar utama sehingga lebih kokoh dan menghujam ke dalam tanah. Pada tumbuhan dikotil pada umumnya  akar yang terbentuk berasal dari ujung bawah embrio atau di sebut radikula. Radikula adalah pembentuk meristem apikal yang kemudian membentuk jaringan-jaringan akar.
  • Pertumbuhan sekunder pada tumbuhan dikotil pada umumnya terjadi pada pertumbuhan sekunder sehingga tubuh pada tumbuhan membesar. Pertumbuhan sekunder pada kelompok tumbuhan dikotil akan membuat terbentuknya kayu serta kulit pada setiap pohon. Pohon akan ditemukan diameter musim yang tampak pada bagian batang. Pertumbuhan karena adanya kambium tersebut memudahkan dalam melihat berapa lama umur dari pohon.
  • Tiap serbuk sari pada tumbuhan dikotil memiliki tiga alur
  • Kambium pada organ batang dan akar pada tumbuhan dikotil ditemukan dari pembuluh kayu

 

Baca Juga :  Jaringan Pada Tumbuhan - Pengertian, Ciri ciri , Dan Struktur

Ciri-Ciri Tumbuhan Monokotil

  • Untuk biji pada tumbuhan yang tergolong kepada kelompok monokotil yaitu berkeping satu. Pada saat perkecambahan tidak ada pembelahaan.
  • Untuk tumbuhan monokotil memiliki tulang daun sejajar atau tulang daun melengkung.
  • Untuk bunga pada kelompok tumbuhan monokotil memiliki jumlah mahkota, jumlah kelopak, dan jumlah benang sari bunga mulai dari kelipatan 3. Jumlah pada bagian-bagian organ bunga dan tulang daun tidak menjadi pembeda yang pasti dalam membedakan tumbuhan monokotil dan tumbuhan dikotil. Hal tersebut berdasarkan dari ditemukannya beberapa tumbuhan yang tidak sesuai dengan ciri-ciri umum keduanya
  • Sedangkan, sistem akar pada bagian bagian akar monokotil dan dikotil berbeda. Pada tumbuhan monokotil memiliki sistem perakaran serabut yang terbentuk dari akar samping. Akar utama tidak mengalami perkembangan sehingga perakaran lebih lemah. Pada bagian ujung akar lembaga dilindungi dengan koleoriza. Pada tumbuhan monokotil, akar yang telah terbentuk berasal dari pembengkakan akar adventif.
  • Pertumbuhan sekunder pada tumbuhan monokotil tidak terjadi pertumbuhan sekunder. Pada kelompok ini yang terjadi hanya pertumbuhan secara memanjang. Pertumbuhan kambium tidak terjadi pada tumbuhan monokotil.
  • Berkas pengangkut yang dimiliki tumbuhan monokotil tidak memiliki susunan khusus dan tersebar pada seluruh batang. Tidak terdapat korteks pada bagian penyusun jaringan tumbuhan monokotil, Sel kambium yang bersifat meristematik membentuk dua pembuluh, yaitu pembuluh xylem dan pembuluh floem, keduanya merupakan pembuluh angkut pada tumbuhan monokotil yang mengalami pertumbuhan menuju bagian luar dan terjadilah bark atau kulit pohon
  • Pada pembentukan ke bagian dalam akan membentuk batang kayu atau wood. Bagian kayu adalah sel-sel jaringan xilem yang telah mengalami kematian dan mengalami pengeringan. Jaringan pengangkut yang telah mati tersebut akan mengeras dan tumbuh padat akibat adanya kandungan lignin pada dinding sel. Penebalan secara sekunder yang menebal akibat lignin yang tersusun atas polimer fenol kompleks sehingga berguna dalam pembuatan kayu menjadi keras, padat, dan berwarna kecoklatan.
  • Pada tiap butir serbuk sari tumbuhan monokotil memiliki alur tunggal. Sedangkan tiap butir serbuk sari pada tumbuhan dikotil terdapat 3 alur.
perbedaan monokotil dan dikotil
perbedaan monokotil dan dikotil

 

Baca Juga :  Bagian – Bagian Bunga Kamboja

Ciri-Ciri Anatomi Tumbuhan Dikotil

Dari Akar Dikotil

  • Tidak memiliki empelur pada akar dikotil.
  • Bagian Tengah akar terdapat xylem ( pembuluh kayu ), bagian luar pada pembuluh kayu ada Floem ( pembuluh tapis ). keduanya dibatasi kambium.
  • Dinding pembuluh xylem sangat tebal, hanya memiliki sedikit serat,dan Banyak mengandung jaringan parenkim.
  • Perisikel pada jaringan terdiri selapis sel. Batas pada bagian ujung akar dan bagian kaliptra tidak terlihat dengan jelas.

Dari Batang Dikotil

  • Pada jaringan epidermis memiliki lapis tunggal dengan jaringan kutikula yang tebal.
  • Ditemukan rambut pada epidermis (multicellular hairs).
  • Hipodermis pada umumnya berupa jaringan kolenkim. Berkas pengangkut tidak memiliki rongga .
  • Berkas pengangkut tidak memiliki selubung.
  • Pembuluh xilem berukuran kecil dan memiliki serat yang banyak, namun jaringan parenkim hanya sedikit Pertumbuhan xilem memiliki bentuk lingkaran tahunyang pada umumnya dapat digunakan untuk mengetahui umur pertumbuhan pada tanaman dikotil.
  • Pada batang tidak ditemukan jaringan parenkim floem. Pada pertumbuhan sekunder akan terbentuk meristem lateral.

Dari Daun Dikotil

Daun pada tumbuhan dikotil pastinya memiliki struktur bagian yang berbeda dengan daun pada umunnya. Dan berikut ini adalah struktur bagian dalam yang ada pada tumbuhan dikotil.

1.) Epidermis –  yang ada pada daun dikotil terdiri dari hanya satu lapis sel saja. Bagian ini juga bisa ditemukan baik di bawah mau pun di lapisan atas dari daun.

2.) Kutikula – pada tumbuhan dikotil memiliki permukaan atas dan bawah daun yang sama seperti epidermis. Namun berbeda dengan epidermis, kutikula ini berfungsi sebagai pelapis permukaan atas dan bawah bagi daun.

3.) Stomata – Letak stomata adalah di lapisan bawah dan atas daun dan memiliki fungsi sebagai jalan masuk keluarnya udara pada daun.

4.) Mesofil – Jaringan ini berada pada lapisan atas dan bagian bawah epidermis dengan fungsi sebagai tempat berlangsungnya proses fotosintesis.

5.) Urat Daun – terletak pada helai daun dan berfungsi sebagai alat transport bagi zat zat yang dibutuhkan oleh daun.

Baca Juga :  Fungsi Stomata - Penjelasan Lengkapnya Beserta Gambar

 

Ciri-Ciri Anatomi Tumbuhan Monokotil

Dari Akar Monokotil

  • Susunan jaringan tumbuhan monokotil dari luar ke dalam.
  • Bagian pada empulur berkembang dengan baik dan Inti pada sel membesar.
  • Pembuluh Xilem dan Floem letaknya saling menyilang serta sel berjumlah begitu banyak.
  • Bagian Perisikel akar ada pada beberapa sel.
  • Akar pada tumbuhan mengalami pembentukan akar lateral.
  • Akar mengalami perkembangan kambium. Batas pada ujung bagian akar dan kaliptra tampak jelas.

Dari Batang Monokotil

  • Batang pada tumbuhan monokotil tidak memiliki rambut pada jaringan epidermis.
  • Pada bagian hipodermis atau lapisan bagian bawah pada umumnya merupakan jaringan sklerenkim.
  • Pada ukuran berkas pengangkut tampak berbeda-beda.
  • Adanya rongga protoxilem pada batang monokotil.
  • Pada berkas pengangkut memiliki pelindung selubung berkas pengangkut.
  • Pada batang dikotil terdapat jaringan parenkim floem Pada batang tumbuhan monokotil umumnya tidak ditemukan pertumbuhan sekunder

Dari Daun Monokotil

Sementara itu struktur daun mokotil pada bagian dalamnya adalah sebagai berikut :

1.) Epidermis – Terletak di lapisan atas dan bawah daun, epidermis pada daun monokotil berguna sebagai pelindung dari lapisan sel dalam dari kekeringan.

2.) Stomata – Stomata terletak dekat urat daun dan berfungsi sebagai jalan keluar masuknya udara karena bagian ini termasuk sebagai organ pada proses respirasi bagi tumbuhan.

3.) Mesofil – Di dalam mesofil terdapat ruang antar sel yang memungkinkan daun dapat berkembang dengan baik.

4.) Urat Daun – Fungsi urat daun pada tumbuhan mokotil adalah sebagai alat pengantar zat yang dibutuhkan oleh tumbuhan. Bentuknya menjalar atau menyirip dan sangat berbeda dengan bentuk urat daun pada tumbuhan dikotil.

 

Perbedaan Tumbuhan Dikotil dan Monokotil

Untuk pembahasan tentang perbedaan antara tumbuhan monokotil dan tumbuhan dikotil bisa secara lengkap dan detail dilihat pada artikel perbedaan dikotil dan monokotil