Magnoliopsida

Posted on

Magnoliopsida

Ekosistem.co.id – Pernahkah anda mendengar mengenai istilah Magnoliopsida? Jika belum atau bahkan tak pernah tahu apa itu Magnoliopsida, sangat tepat sekali jika anda berkunjung ke website kami, karena pada kesempatan kali ini kita akan membahas mengenai Magnoliopsida.

Istilah ini mungkin masih terdengar asing bagi sebagian besar sahabat biologi, padahal istilah ini merupakan salah satu materi penting dalam mata pelajaran ini. Bagaimana tidak? Sebab istilah ini ada kaitannya dengan tumbuhan dan merupakan salah satu objek yang paling sering dipelajari dalam ilmu biologi.

Untuk itu penting rasanya bagi sahabat biologi untuk mengetahui dan mengerti mengenai istilah yang satu ini. Maka dari itu, Guru sudah merangkum penjelasan lengkapnya mulai dari pengertian.

Dan ulasan paling lengkap mengenai Magnoliopsida seperti apa saja ciri ciri dan jenisnya.

Langsung saja simak ulasannya di bawah ini :

 

Pengertian Magnoliopsida

 

 

Magnoliopsida merupakan sebuah nama ilmiah yang sering sekali digunakan untuk menggantikan nama ilmiah yang digunakan dalam sistem klasifikasi yang lebih lama yakni pada kelas Dicotyledoneae atau tumbuhan yang memiliki daun lembaga dua atau tumbuhan dikotil yang memiliki biji berkeping dua.

Magnoliopsida sendiri sering juga disebut sebagai kelompok tumbuhan yang mempunyai biki berkeping dua dan tumbuhan ini sendiri mempunyai ciri – ciri sepasang daun lembaga atau daun kotiledon yang terbentuk pada saat di dalam proses pembentukan bakal biji pada suatu tumbuhan sehingga klasifikasi Magnoliopsida mempunyai biji yang terbelah menjadi dua bagian.

Baca Juga :  Sifat Virus – Penjelasan, Bentuk dan Ciri-Ciri

Secara umum tumbuhan berbunga terbagi atas 2 klasifikasi yakni klasifikasi tumbuhan berkeping satu yang sering disebut dengan monokotil dan klasifikasi tumbuhan berkeping dua yang disebut dengan dikotil.

 

Dari pengertian di atas, sudah kah terbayang di benak sahabat biologi apa itu Magnoliopsida? Jika masih kurang jelas, sahabat bisa membaca ulang ulasan mengenai pengertian di atas.

Selain itu sahabat biologi juga bisa lebih memperdalam pengertian mengenai istilah ini dari ciri ciri magnoliopsida di bawah ini. Karena dengan melihat ciri-cirinya, sahabat biologi akan lebih jelas mengetahui mengenai magnoliopsida.

 

Ciri-Ciri Magnoliopsida

Sementara Magnoliopsida sendiri termasuk ke dalam bagian klasifikasi plantae atau tumbuhan berbunga yang bereproduksi dengan menggunakan bunga sebagai sitemnya. Berikut ini adalah ciri – ciri dari klasifikasi Magnoliopsida.

1.) Kepingan = biji berkeping dua.

2.) Daun = daun menjari atau menyirip.

3.) Kambiun Intrafasikuler = memiliki kambium.

4.) Ikatan Pembuluh Primer = dalam satu lingkaran.

5.) Pollen = tricolpate

6.) Kelipatan kelopak bunga = 4 atau 5 kelipatan.

7.) Sistem Akar = akar tunggang

8.) Batang = berkayu

 

Sub Kelas Magnoliopsida

 

Magnoliopsida sendiri mempunyai 5 sub kelas yang berbeda-beda dan digunakan untuk mengelompokkan magnolipsida dalam beberapa kelas. Hal ini tentu akan mempermuda sahabat biologi untuk mempelajarinya.

Dan berikut ini adalah penjelasannya. Simak ya!

1.) Sub Kelas Rosidae

Di dalam sub kelas jenis ini sendiri terdiri dati 18 Ordo, 114 Familia, dan anggotanya sekitar 59.000 Spesies yang membuat sub kelas ini termasuk ke dalam sub kelas dari Magnoliopsida yang paling besar.

Karena pada 18 ordo dari sub kelas ini diantaranya yakni Fabales, Rosales, Podostemales, Proteales , Myrtales, Haloragales, Cornales, Rizhopotales, Santanales, Rafflesiales, Euphorniales, Cetastrales, Rhamnales, Linales, Polygalales, Apiales, Geraniales, dan yang terakhir adalah Sapindales.

Baca Juga :  Limpa Adalah – Pengertian, Fungsi Beserta Penyakit Limpa

Sub kelas Rosidae ini sendiri mempunyai stamen yang tersusun secar sentripetal dan mempunyai bunga jarang dang sentrlasenta Parietal yang mempunyai Ovarium Majemuk.

2.) Sub Kelas Caryophyllidae

Di dalam sub Kelas Caryophyllidae ini sebagian besar terdiri atas tumbuhan herba atau berkayu yang mempunyai beberapa suku tumbulan sukulen dan tumbuhan halofit.

Sub kelas ini sendiri muncul pada 70 juga tahun yang lalu serta termasuk ke dalam tumbuhan premitif yang mempunyai karakteristik stamen masak yang disusun dari  Sentrifugal dan Trinukleat yang mempunyai bunga dengan sepal dan petal yang jelas.

Serta mempunyai ovarium bitegmik dan  Crassinucellate serta Embrio Kampilotropus atau yang bisa disebut juga dengan Amfitropus yang diliputi dengan Perisperm.

3.) Sub Kelas Dilleniidae

Pada sub kelas ini, bisa dibilang sebagian besarnya terdiri dari tumbuhan herba. Atau tumbuhan berkayu yang bentuknya daun tunggal dan juga memiliki bunga polypetal beserta dengan Gynoecium Synkarp

Dan juga memiliki Ovarium Superum serta juga mempunyai Plasenta yang beragam. Yaitu Aksilaris, Basalis, dan juga Parietal.

4.) Sub Kelas Magnolidae

Di dalam sub kelas ini teridiri atas 8 Ordo dan juga memiliki sekitar 39 Familia. Yang anggotanya bisa berjumlah hingga 3400 Spesies. Habitus dari Tumbuhan Sub Kelas ini sendiri sangatlah beraneka ragam, mulai dari pohon berkayu hingga herba serta beberapa familia yang termasuk pada sub Magnoliopsida ini yakni Magnoliaceae, Annonaceae, Lauraceae, Piperaceae, dan Nymphaceae.

5.) Sub Kelas Hammamelidae

Di dalam sub kelas jenis ini terdiri atas 11 Ordo, 24 Familia, dan terdapay sekitar 13.000 Spesies sebagai anggotanya. Bisa dibilang dari segi habitus, tumbuhan ini juga mempunyai kelas yang sangat beragam.

Sebut saja mulai dari pohon yang selalu berwarna hijau karena memiliki bentuk serupa dengan perdu.

Baca Juga :  Siklus Batuan – Penjelasan, Contoh, Lengkap Dengan Gambar

Dengan tinggi dapat mencapai 40 hingga 60 m, meiliki diameter 80 hingga 150 cm, dan juga mempunyai kayu halus, berwarna abu-abu, dan kayunya berwarna merah, dan yang terakhir mempunyai Bunga berkelamin satu.

 

Jadi sekarang sudah tahu kan, pengertian dari magnolipsida dan ciri-ciri beserta pembagian 5 sub kelas yang ada di dalamnya. Demikian pembahasan kali ini mengenai Magnoliopsida semoga bermanfaat bagi anda semua sampai jumpa pada pembahasan berikutnya.

Artikel Lainnya :

  1. Fungsi Kloroplas – Pengertian, Struktur Dan Fungsi
  2. Jenis Anjing – Nama Anjing Paling Berbahaya
  3. Bioteknologi – Pengertian, Jenis, Contoh dan Manfaat