Lapisan Matahari

Posted on

Lapisan Matahari

Bumi menjadi terang karena adanya matahari, lalu apa yang dimaksud dengan matahari?. Matahari adalah bola api raksasa dan memiliki suhu yang tinggi mencapai 55050 C. Matahari sendiri memiliki bentuk yang amat sangat besar, ukurannya sendiri bisa mencapai 100 kali lipat diameternya dari permukaan bumi. Jadi bayangkan betapa besarnya matahari.

Matahari ini merupakan benda langit terbesar yang ada di sistem tata surya, bahkan planet-planet dan benda langit lainnya mengelilingi matahari pada orbitnya.

Selain itu matahari ini mempunyai lapisan – lapisan yang menjadi penyusunnya. Berikut ini penjelasan lebih lengkap mengenai lapisan dari matahari.

Lapisan pada Matahari

  1. Lapisan Fotosfer

Lapisan ini merupakan lapisan terluar dari matahari, lapisan ini disebut juga sebagai lapisan cahaya. Lapisan ini memiliki ketebalan mencapai 35o km yang menyebabkan lapisan ini memiliki warna seperti emas. Lapisan fotosfer inilah yang selalu memancarkan cahayanya ke bumi karena memiliki pancaran cahaya yang paling kuat dan memiliki suhu sekitar 5.700 Kelvin.

  1. Lapisan Kromosfer

Lapisan ini terletak di atas lapisan fotosfer dan sering disebut sebagai atmosfernya matahari. Lapisan ini memiliki ketebalan yang melebihi lapisan fotosfer yaitu 16.000 km. Lapisan kromosfer memiliki suhu rata-rata sekitar 6000-20.000 Kelvin dan semakin ke dalam suhu lapisan ini akan semakin panas.

  1. Korona

Lapisan yang berikutnya dinamakan dengan korona. Lapisan ini adalah lapisan yang letaknya paling luar dari matahari. Selain itu korona biasa disebut sebagai atmosfer paling luar, karena letaknya pada bagian luar permukaan.

Korona berisi lapisan gas walaupun gasnya sangat sedikit, hal inilah yang menyebabkan korona memiliki bentuk yang dapat berubah-ubah. Lapisan korona memiliki ketebalan sekitar 1.000.000 Kelvin. Koronagraf adalah teleskop yang digunakan untuk mengamati lapisan korona tersebut.

  1. Inti Matahari

Lapisan ini merupakan bagian terdalam dari matahari dan memiliki suhu paling tinggi dari semua lapisan yaitu sekitar 15.000.000 Kelvin, hal inilah yang menyebabkan terjadinya reaksi fusi dilapisan inti. Bagian ini mempunyai diameter 386.160 km. Selain itu letaknya berada pada sekitar 502.000 km.

Baca Juga :  Fungsi Lidah – Bagian Bagian Beserta Gambarnya

 

Manfaat Matahari Bagi Kehidupan Manusia

Matahari memiliki peran penting bagi kehidupan manusia, di antaranya ialah:

  • Membantu Mengeringkan Suatu Benda

Panas matahari biasanya dimanfaatkan manusia untuk mengeringkan suatu benda seperti pakaian, padi, ikan asin dan lain-lain sehingga membuat pekerjaan lebih mudah. Selain cepat selesai, menggunakan panas dari matahari ini memuat lebih banyak.

  • Memberi Sinar Vitamin pada Tubuh Manusia

Sudah bukan rahasia lagi jika sinar matahari sangat baik bagi tubuh. Hal ini dikarenakan sinar matahari memiliki atau kaya dengan kandungan Vitamin D. Nah, Vitamin D ini sangat baik bagi tulang dan gigi. Tapi kandungan Vitamin D ini hanya ada pada sinar matahari pagi.

  • Membantu Kesehatan Tubuh

Sinar matahari dapat mencegah kanker, dengan menyerap sinar matahari yang cukup dan tidak berlebihan. Sinar matahari ini dapat mencegah kanker usus besar, kanker ovarium, kanker pankreas, kanker prostat dan limfoma hodgkins.

 

Selain itu sinar matahari masih memiliki banyak sekali manfaat baik bagi manusia dan alam sekitarnya, berikut ini adalah manfaat lain dari sinar matahari.

  • Sebagai analgesik atau pereda rasa sakit
  • Sebagai tempat pengatur tata surya
  • Membantu dalam membakar lemak
  • Membantu mengatur masa kehidupan manusia
  • Sumber energi paling besar
  • Sumber energi untuk tumbuhan berfotosintesis
  • Membantu menyembuhkan penyakit kulit
  • Dalam segi mental, matahari juga bisa mengurangi risiko depresi dan membuat hati lebih gembira

Namun, perlu Anda ketahui bahwa kelebihan menyerap energi matahari bisa memicu adanya penyakit kulit dan berpengaruh terhadap penampilan kulit dalam jangka waktu yang panjang. Sering kita lihat pada lansia yang memiliki bintik-bintik coklat di kulitnya yang dinamakan lentigo sehingga alangkah lebih baik jika energi matahari diserap tubuh secukupnya saja agar tidak menimbulkan penyakit.

Baca Juga :  Batuan Sedimen - Proses Pembentukan, Ciri-Ciri, Berserta Contoh

Ukuran Matahari

Matahari merupakan benda langit yang paling besar dan dapat memamcarkan cahayanya sendiri. Ukuran matahari jauh lebih besar dibandingkan bumi bahkan planet terbesar sekalipun masih kalah besar dengan ukuran matahari. Ukuran diameter yang dimiliki matahari sekitar 1.400.000 km dan sangat jelas ukuran ini lebih besar 109 kali lipat dari ukuran diameter bumi.

Sebagai pusat tata surya, matahari memiliki gaya gravitasi yang sangat besar atau bahkan paling besar di antara planet di tata surya kita termasuk bumi. Hal ini lah yang membuat semua planet di tata surya kita ini mengelilingi matahari. Dan membentuk sebuah orbit.

 

Itulah penjelasan lengkap mengenai matahari dan lapisan yang ada di matahari. Semoga materi pembelajaran kali ini bermanfaat dan dapat menambah ilmu pengetahuan pembaca.

Artikel Lainnya :