Konjungtiva – Pengertian, Jenis, Beserta Gambar

Posted on

Dalam kesempatan kali ini kita akan membahas mengenai konjungtiva? Apa itu konjungtiva? Jika anda masih merasa asing dengan kata konjungtiva atau bahkan belum pernah mendengarnya sama sekali sehingga tidak mengetahui apa pun mengenai konjungtiva ini.

Maka tak usah khawatir karena anda berada di website yang tepat, sebab pada kesempatan kali ini, kita akan mengupas tuntas mengenai konjungtiva mulai dari pengertiannya, jenis dari konjungtiva hingga gambar yang diharapkan bisa menambahkan ilmu pengetahuan bagi anda.

Nah, sudah penasaran kan, apa itu konjungtiva? Yuk, simak saja artikel yang ada di bawah ini!

 

Pengertian Konjungtiva

 

 

Untuk pengertiannya sendiri, sahabat biologi bisa memaknai konjungtiva sebagai sebuah lapisan tipis yang berada di bawah mata. Fungsi dari konjungtiva sendiri adalah bertugas sebagai pelindung dari sklera.

Nah, sklera ini merupakan area putih yang ada di mata sahabat biologi loh. Biasanya bagian ini akan dibasahi oleh cairan agar tidak kering. Dan cairan ini sendiri diproduksi oleh konjungtiva.

Cairan ini digunakan untuk melubrikasi kornea mata jika mata berada pada kondisi kering. Konjungtiva pun akan secara berkala memproduksi cairan agar kornea tetap lembab. Sehingga ketika mata sahabat biologi lelah, maka terkadang akan mengeluarkan cairan air mata yang dihasilkan oleh Konjungtiva.

Nah, sel yang ada di konjungtiva ini lah yang akhirnya menghasilkan atau memproduksi suatu cairan. Dan cairan ini yang akan digunakan untuk melubrikasikan kornea mata sahabat biologi agar tetap lembab dan tidak kering loh.

Letak konjungtiva berada di kelopak mata, dan sahabat biologi bisa menyebutnya dengan konjungtiva palpebral. Bagian ini akan memantulkan cahaya di permukaan anterior yang berasal dari mata. Dan bagian yang ini bisa sahabat biologi sebut dengan konjungtiva bulbar.

Baca Juga :  Jenis Daun - Penjelasan Secara Lengkap dan Contohnya

Konjungtiva ini memiliki fungsi hanya untuk melindungi bagian putih mata dan bukannya kornea atau lapisan antara iris dan juga pupil.

Konjungtiva bulbar memiliki ukuran yang sangat tipis dan juga pembuluh darah yang bisa terlihat dengan jelas sehingga bisa dilihat hanya dengan mata telanjang, dan justru akan lebih jelas dilihat jika mata dalam keadaan iritasi.

Pada saat mata sahabat biologi menutup mata, maka sahabat biologi akan melihat seolah ada sebuah celah yang letaknya berada di antara bola mata dengan kelopak mata sahabat biologi.

Bagian ini bisa juga sahabat biologi sebut dengan kantung konjungtival. Dan  letak bagian ini sendiri berada di lensa mata.

Sehingga bisa dipastikan jika konjungtiva ini sendiri merupakan membran yang menutupi sklera dan juga kelopak di bagian belakang, konjungtiva ini memiliki kandungan kelenjar musin yang dihasilkan oleh sel goblet dan musin ini sendiri memiliki sifat membasahi bola mata dan terutama untuk membasahi kornea mata.

Konjungtiva merupakan membran yang menutupi sklera dan kelopak bagian belakang.  Perlu sahabat biologi ketahui jika di dalam konjungtiva terdapat kelenjar yang disebut dengan kelenjar musin.

Kelenjar ini sendiri dihasilkan dari sel goblet, dan kelenjar musin memiliki sifat yang basah. Karena kelenjar musin bertugas untuk membahasi bola mata, terutama pada bagian kornea agar tidak mengering dan terus lembab.

 

 

Jenis Jenis Konjungtiva

 

 

Konjungtiva yang sudah sahabat biologi pahami dari ulasan Guru di atas, memiliki beberapa bagian. Tepatnya terdiri dari tiga bagian yang sangat penting. Dan berikut ini adalah bagian dari konjungtiva yang wajib sahabat biologi ketahui :

1.) Bagian pertama adalah konjungsiva tarsal, jenis konjungtiva ini bertugas untuk menutupi tarsus.

Baca Juga :  Proses Terjadinya Pelangi - Penjelasan Berserta Gambarnya

2.) bagian konjungtiva yang kedua bisa sahabat biologi sebut sebagai konjungtiva bulbi. Bagian ini berfungsi sebagai penutup dari sklera.

3.) Dan bagian ketiga atau bagian terakhir adalah konjungtiva fornises. Bagian ini adalah tempat peralihan dari kedua jenis konjungtiva di atas. Yakni, konjungtiva tarsal dan konjungtiva bolbi.

 

Konjungtiva berhubungan longgar dengan jaringan yang berada di bawahnya, hal ini yang memungkinkan untuk bisa memudahkan dalam menggerakkan bola mata. Dan konjungtiva yang seperti ini merupakan konjungtiva selain konjungtiva tarsal.

Lapisan epitel yang sahabat biologi temukan di konjungtiva ini terdiri dari dua bahkan bisa juga sampai lima lapisan. Sementara itu sel epitel silinder yang mempunyai tingkatan superfisial dan juga tingkatan basal.

Sel epitel superfisial ini sendiri juga memiliki kandungan sel goblet bulat atau pun oval yang berugas untuk mensekresi mukus.

Mukus inilah yang tugasnya mendorong inti sel untuk menuju ke goblet tepi. Sehingga mukus juga sangat dibutuhkan untuk mendispersi lapisan mata yang akan dilakukan dengan cara merata di seluruh bagian prekornea.

Stroma konjungtiva ini sendiri dibagi menjadi satu lapisan adenoid atau superfisial dan juga satu lapisan fibrosa atau profundal, lapisan adeoid ini memiliki kandungan jaringan limfoid dan juga di beberapa tempat bisa mengandung struktur semacam foliker atau pun tanpa stratum germativum.

Sementara itu hipertropi papilar sendiri merupakan reaksi dari konjungtiva non spesifik yang merupakan eksudat radang yang berkumpul di antara serabut – serabut konjungtiva yang memiliki bentuk seperti tonjolan pada konjungtiva.

Kemosis yang hebat bisa sangat mengarah pada konjungtiva alergika dan folikel akan terlihat pada sebagian kasus konjungtivis viral. Folikel adalah hiperplasi limfoid lokal yang berada di dalam lapisan limfoid konjungtiva yang biasanya memiliki pusat germinal.

Baca Juga :  8 Fungsi Paru-paru pada Manusia

Pseudomembran dan juga membran merupakan hasil dari proses eksudatif akan tetapi hanya dibedakan karena derajanya, sehingga pada psedomembran epitel akan tetap utuh pada membrane yang melibatkan koagulasi pada epitel juga.

 

 

Demikian pembahasan kali ini mengenai konjungtiva yang akan memnambah ilmu pengetahuan sahabat biologi. Semoga bermanfaat dan sampai jumpa pada pembahasan berikutnya.

Artikel Lainnya :

  1. Sumber Daya Alam Adalah
  2. Uterus Adalah
  3. Tumbuhan Porang