Klasifikasi Mahluk Hidup – Penjelasan Terlengkapnya

Posted on

Klasifikasi Mahluk Hidup – Penjelasan Terlengkapnya

Mahluk hidup secara umum adalah organisme yang memiliki kemampuan bergerak, bernafas,tumbuh dan berkembang. Mahluk hidup dibagi menjadi manusia, tumbuhan dan hewan, dari ketiga jenis mahluk hidup, maka mahluk hidup dapat diklasifikasikan berdasarkan ciri dan perbedaanya masing-masing, tumbuhan membuat makanan sendiri dengan cara fotosintesis, sedangkan hewan tidak dapat menghasilkan makanan sendiri sama halnya dengan manusia, manusia memperoleh makan dari tumbuhan dan hewan.

Pengertian

Jika menurut pengertiannya, klasifikasi adalah sebuah penggolongan atau pengelompokan yang dilakukan pada organisme atau makhluk hidup. Untuk mempermudah pencarian keseragaman dan keanekaragaman.

Setiap organisme atau makhluk hidup akan diklasifikasikan atau dikelompokkan pada suatu golongan yang sama.

Penyebaran makhluk hidup sendiri sangat penting untuk dipelajari dan diteliti. Hal ini bertujuan untuk mengetahui keragaman hayati sehingga hal ini mendorong para ilmuwan untuk membuat sistem pengelompokkan yang disebut dengan klasifikasi ini.

Misanya saja jika kita lihat selama ini hanya ada dua kingdom saja yaitu kingdom plantae dan kingdom animalia. Akan tetapi di masa depan dengan berkembangnya ilmu pengetahuan maka bisa saja yang mulanya hanya terdapat dua kingdom maka akan berkembang menjadi tiga atau bahkan lima kingdom yang terdiri dari golongan makhluk hidup baru.

Karena makhluk hidup yang kita ketahui saat ini masih sebagian kecil saja dari seluruh makhluk hidup yang ada di bumi.

Tujuan dari pengklasifikasian makluk hidup yaitu untuk mengetahui hubungan kekerabatan antar mahluk hidup yang satu dan dengan mahluk hidup yang lainya, untuk membedakan Mahluk hidup, agar mempermudah proses mempelajari mahluk hidup, dan memberi nama mahluk hidup yang belum diketahui.

Baca Juga :  Batu Bara – Manfaat, Proses Terbentuknya, Jenis dan Gambarnya

Dasar Dasar Klasifikasi Makhluk Hidup

  1. Berdasarkan pada persamaan cirinya, persamaan ciri fisik dapat dijadikan sebagai pedoman untuk mengklasifikasikan mahluk hidup,contohnya elang dan ayam memiliki jenis yang sama namun terdapat ciri yang berbeda.
  2. Berdasarkan ciri biokimianya, persamaan ciri ini dapat dilihat dari jenis-jenis protein, kandungan enzim dan jenis DNA yang dimilikinya.
  3. Berdasarkan pada perbedaan, meskipun hewan dan tumbuhan masuk sejenis namun bisa saja memiliki perbedaan, misalnya ayam dan elang, meskipun sejenis namunkeduanya memiliki perbedaan, contoh dari makananya.
  4. Berdasarkan manfaatnya, perbedaan manfaat dapat digunakan sebagai dasar untuk mengklasifikasikan mahluk hdup

Carolus Linnaeus mengklasifikasi mahluk hidup dengan 7 tingkatan yang disebut dengan Tokson yaitu, Kindom; Filium (hewan)/Divisio (tumbuhan); Klass; Ordo; Familia; Genus; dan Spesies.

  1. Kingdom (Regnum) Kingdom atau kerajaan adalah sistem tertinggi pada klasifikasi mahluk hidup.
  2. Filium (Hewan) atau Divisio (Tumbuhan), pada tingkatan ini kindom dikelompokan berdasarkan ciri umum pada satu kindom yang kemudian dibagi menjadi beberapa Filium dan Divisio. Filium hewan disebut dengan Arthropoda dan tumbuhan disebut Spermatophyta.
  3. Klass atau Kelas merupakan tingkatan selanjutya. kelas pada hewan disebut dengan, kambing, anjing, kuda dan sebagainya, sedangkan pada tumbuhan dibagi menjadi dua jenis yaitu biji berkeping satu dan berkeping dua.
  4. Ordo, Adalah tingkatan yang berada dibawah kelas, contoh ordo pada binatang yaitu carnivora seperti anjing,beruang, harimau, omnivora seperti babi,carnivora dan sebagainya
  5. Species (jenis), merupakan satuan dasar yang digunakan pada sistem pengklasifikasian. Bagian ini adalah tingkatan yang paling rendah yang ada pada sistem makhlum hidup.

 

Tingkatan menurut Carolus Linnaeus,semakin tinggi tingkatan maka semakin banyak jumlah organisme dan akan semakin sedikit perbedaanya sedangkan jika jumlah organisme sedikit makan akan semakin banyak persamaanya.

Baca Juga :  Glikolisis - Pengertian, Penjelasan Prosesnya, Tempat Terjadinya

Dalam proses pengklasfikasi mahluk hidup perlu adanya identifikasi, dimana proses ini dilakukan dengan mendeskripsi ciri dari mahluk hidup, proses identifikasi untuk mengetahui identitas jenis organisme. Setelah mengetahui ciri dari mahluk hidup maka tahap selanjutnya adalah dikelompokan sesuai dengan ciri-ciri yang sama, kemudian dikelompokan kedalam takso yang sejenis.

Untuk lebih lengkapnya berikut ini adlaah urutan perkembagan sistem klasifikasi yang ada pada mahluk hidup  :

  1. Klasifikasi mahluk hidup menurut Aristoteles (384-322 SM), Aristoteles mengklasifikasi mahluk hidup menjadi dua yaitu, kingdom animalia atau hewan dan yang kedua adalah kingdom plantea atau tumbuhan.
  2. Sedangkan klasifikasi mahluk hidup jika menurut Roberth H Whittake sebagai berikut ini nih :
  • Kingdom Plantea, adalah tumbuhan
  • Kingdom animalia, adalah binatang
  • Kingdom Protista, adalah mahluk hidup bersel satu dan memiliki keanekaragaman metabolisme. Protista berhabitat ditanah, sampah, air tawar, laut dan pasir.
  • Kingdom monera, adalah mahluk hidup yang tidak memiliki membra inti, yang disebut organisme Prokariot, monera melakukan reproduksi dengan cara seksual dan aseksual, contoh dari monera adalah alga biru dan bakteri.
  • Kingdom Fungi, adalah kelompok jamur yang memperoleh hidup dan makandengan cara mengurai dari bahan organik yang sudah mati.

 

Demikian pembahasan mengenai klasifikasi mahluk hidup dengan penjelasan terlengkapnya, semoga bermanfaat dan sampai jumpa pada manteri selanjutnya.

Artikel Lainnya :

  1. Tulang Belakang – Bagian, Fungsi, Lengkap dengan Gambar
  2. Minyak Bumi – Manfaat, Fraksi, Komposisi, Sejarah
  3. Respirasi Anaerob – Pengertian, Skema, Tahapan, Perbedaan Dengan Aerob
  4. Fermentasi Alkohol – Pengertian, Proses, Reaksi, Faktor, dan Manfaat