Kingdom Protista – Pengertian, Klasifikasi, Ciri-ciri, Lengkap dengan Contoh

Posted on

Kingdom Protista – Pengertian, Klasifikasi, Ciri-ciri, Lengkap dengan Contoh

Kingdom protista merupakan kingdom yang terdiri atas organisme eukariotik, uniseluler, atau multiseluler yang tidak memiliki jaringan organ. Protista ini sering disebut-sebut sebagai organisme pertama di bumi.

Setelah Anda mengetahui sedikit gambaran mengenai kingdom protista, pada kesempatan kali ini, kami akan lanjut membahas mengenai Kingdom Protista secara lengkap, singkat, dan jelas, mulai dari pengertian, klasifikasi, ciri-ciri, dan contoh lengkapnya. Mari langsung saja kita simak pembahasan di bawah ini.

Mengetahui Apa Pengertian Kingdom Protista

Tahukah Anda jika amuba termasuk ke dalam kingdom protista, yaitu hewan sederhana bersel satu? Atau, tahukah Anda jika di dalam setetes air kolam bisa dihuni oleh berbagai macam jenis makhluk hidup yang di antaranya termasuk protista uniseluler? Nah, lalu apa sebenarnya yang dimaksud sebagai protista?

Protista sendiri adalah salah satu organisme eukariotik, atau organisme yang memiliki mempunyai dinding sel. Organisme ini hidup di habitat yang relatif basah dan sebagian besar berdimensi atau berukuran mikroskopis (sangat kecil). Namun, meskipun berdimensi mikroskopis, protista mempunyai pengaruh yang cukup besar dalam ekologi. Contohnya seperti alga. Alga mampu menjadi penghasil separuh oksigen di atmosfer bumi. Alga juga dapat memproduksi bahan organik yang dapat dimanfaatkan oleh hewan-hewan akuatik.

Protista tidak tergolong ke dalam kingdom animalia (hewan), plantae (tumbuhan), ataupun fungi (Jamur) karena tidak memiliki inti sel. Mayoritas dari anggota protista adalah organisme uniseluler, tetapi ada juga beberapa organisme multiseluler.

Baca Juga :  Organ Tubuh Manusia – Organ Dalam, Organ Luar, Dilengkapi Gambar Dan Penjelasan

Maka dari itu, kingdom protista beranggotakan makhluk uniseluler atau multiseluler pertama yang tersusun secara sederhana.

 

Mengklasifikasikan Kingdom Protista

Karena protista tidak dapat digolongkan ke dalam kingdom animalia, plantae, maupun fungi, maka para ilmuan mengelompokkan protista berdasarkan kemiripannya dengan organisme eukariot yang lain. Oleh karenanya, protista dibagi menjadi tiga bagian, yaitu protista yang mirip dengan hewan (protozoa), tumbuhan (alga), dan jamur (fungi).

Berikut ini adalah penjelasan dari tiga klasifikasi protista tersebut :

  1. Protista mirip dengan hewan (protozoa)

Protozoa adaah kingdom protista yang bentuknya mirip atau hampir menyerupai hewan. Protozoa merupakan organisme yang bersifat uniseluler dalam ukuran yang sangat kecil. Dia berkembang biak secara seksual dan aseksual, serta bergerak aktif.

Apabila didasarkan pada alat gerak dan juga struktur tubuh yang dimiliki oleh protozoa. Terdapat 4 kelas berbeda yakni Rhizopoda (pseudopodia), ciliata (rambut getar), flagellate (rambut cambuk), sporozoa (tidak memiliki alat gerak)

  1. Protista mirip dengan tumbuhan (algae)

Kingdom protista yang menyerupai tumbuhan, adalah sekelompok protista yang bersifat autrotof (fotosintesis). Alga terdiri dari sel satu, koloni, dan ada yang membentuk tubuh multiseluler. Alga juga memiliki klorofil, seperti tanaman pada umumnya, serta alga berkembang-biak secara vegetatif dan generatif. Kelompok alga terbagi menjadi tujuh menurut pigmen dominan, yaitu :

  1. Chlorophyta (ganggang hijau)
  2. Chrysophyta (ganggang emas)
  3. Phaeophyta (ganggang coklat)
  4. Rhodophyta (ganggang merah)
  5. Euglenophyta
  6. Charophyta
  7. Pyrrophyta (ganggang api)

 

  1. Protista mirip dengan jamur (fungi)

Ada tiga jenis jamur protista, yaitu jamur lendir plasmodial (Myxomycota), jamur air (Oomycota), dan jamur lendir seluler (Acrasiomycota).

 

Apa Saja Ciri-ciri dari Kingdom Protista

Kingdom protista memiliki karakteristik atau ciri-ciri tersendiri dari beberapa tingkatan kingdom yang lainnya. Berikut adalah karakteristik kingdom protista di antaranya :

Baca Juga :  Sistem Reproduksi Manusia - Pada Pria Dan Wanita

 

  1. Kingkom protista memiliki ukuran mikroskopis dan makroskopik. Maksudnya adalah ukuran dari organisme ini hanya berukuran sekitar 5 μm – 3 mm. Serta ada juga yang berukuran makroskopis dengan panjang 60 meter atau lebih.
  2. Pada umumnya protista itu uniseluler atau terdiri dari sel tunggal. Tapi ada juga yang memiliki lebih dari satu sel.
  3. Protista merupakan organisme yang bersel eukariotik (memiliki dinding sel).
  4. Habitat umum protista berada di tempat yang lembab, baik di air tawar, laut, atau tempat basah lainnya.
  5. Bersifat aerob (membutuhkan oksigen) dan anaerob (tidak memerlukan oksigen).
  6. Memiliki sifat motil, karena ada beberapa protista yang memiliki gerakan seperti rambut cambuk, rambut getar, dan kaki semu. Karena itu, protista dapat digambarkan bergerak bebas.

Contoh Kingdom Protista

  1. Mirip hewan : Paramecium, Amoeba, Euglena.
  2. Mirip tumbuhan : Chlorella, Ulva, Chara, Volvox, Spirogyra, Chlamydomonas.
  3. Mirip jamur : Phytophtora infestans, Physarium polycephalum, Saprolegnia sp, Dictyostelium discoideum.

 

Nah, demikianlah pembahasan lengkap kami mengenai kingdom protista mulai dari pengertian, klasifikasi, ciri-ciri, dan lengkap dengan contohnya. Semoga artikel ini bermanfaat untuk Anda. Salam Sobat!

 

Artikel Lainnya :

  1. Minyak Bumi – Manfaat, Fraksi, Komposisi, Sejarah
  2. Fermentasi Alkohol – Pengertian, Proses, Reaksi, Faktor, dan Manfaat
  3. Respirasi Anaerob – Pengertian, Skema, Tahapan, Perbedaan Dengan Aerob