Kifosis – Pembahsan Lengkap Beserta Gambarnya

Posted on

Kifosis – Pembahsan Lengkap Beserta Gambarnya

Pernah mendengar istilah kifosis? Jika belum pernah, maka sangat tepat rasanya jika kalian mampir ke website ini, sebab kami akan memberikan pembahasan lengkap mengenai kifosis beserta dengan gambarnya yang pastinya sangat menarik untuk kalian ketahui.

Pengertian Kifosis

Kifosis adalah salah satu bentuk kelainan yang dialami oleh postur tubuh. Terutama pada bidang sagital yang merupakan sebuah kelainan yang dialami seseorang bisa sejak lahir. Atau kondisi ini juga dapat dialami karena kesalahan yang terjadi pada posisi tubuh, baik saat tidur, duduk, berdiri atau bisa juga dikarenakan olahraga yang salah.

Pada manusia punggung atas mau pun area tulang belakang akan berbentuk seperti kurva yang hampir mirip dengan lengkungan namun lengkungannya ini hanya sedikit saja.

Biasanya kifosis dapat terjadi pada saat kurva tulang belakang dada berada di luar kisaran normal. Hal ini menyebabkan postur tubuh menjadi bungkuk. Kifosis yang diderita oleh seseorang akan membuat fisik orang tersebut seakan memiliki punuk pada bagian belakang tubuhnya. Punuk ini beradatepat di punggung yang ada pada bagian atas. Punuk ini akan terlihat seperti bagian dari punggung dan biasa saja jika dilihat dari arah samping. Namun akan menjadi sangat jelas benjolannya jika dilihat dari arah atas tubuh manusia.

Penyebab Kifosis

Seperti yang sudah dijelaskan di atas jika kifosis bisa terjadi dikarenakan faktor bawaan lahir, namun kondisi ini seringkali justru terjadi dikarenakan kesalahan yang dilakukan oleh manusia karena tidak menjaga bentuk tubuhnya, mulai dari duduk, berjalan dan tidur dengan posisi yang salah sehingga semakin lama akan membuat tubuh mengalami kondisi ini.

Baca Juga :  Sistem Reproduksi Pria – Penjelasan Lengkap dan Detail

Penyebab kifosis sendiri terbadi menjadi beberapa jenis dan berikut ini penjelasan lengkapnya :

1.) Kifosis Postural

Kifosis ini adalah jenis yang paling umum dan biasa dialami oleh remaja masa kini. Pada kondisi ini tulang belakang di bagian atas akan menjadi bengkok, hal ini dikarenakan kebiasaan membungkuk pada saat duduk mau pun berdiri.

Sebuah penelitian mengungkapkan jika perempuan lebih rentan mengalami kifosis posturan ini jika dibangdingkan dengan anak laki – laki seusianya. Kifosis posturial dianggap sebagai kondisi yang masih dianggap ringan karena sangat jarang kondisi tersebut mengakibatkan rasa sakit dan nyeri untuk penderita kifosis posturial ini.

Kifosis jenis ini pun dapat diperbaiki dengan cara melatih cara duduk dan cara berdiri dengan benar. Apalagi karena kifosis ini biasa terjadi pada anak – anak dan remaja, sehingga tulang mereka masih mudah untuk dibentuk dan diperbaiki.

2.) Kifosis Scheuermann

Kifosis ini adalah jenis kifosis yang dikarenakan oleh kelainan yang terjadi pda struktur tulang belakang. Pada penderita kifosis jenis ini biasanya struktur tulang belakangnya akan terlihat sedikit bulat. Yang mengakibatkan tubuh menjadi membungkuk dan seperti memiliki punuk.

Bisa dibilang kifosis ini kebalikan dari kifosis  posturian. Meski sama sama dapat terjadi pada anak dan usia remaja. Namun jenis kifosis ini lebih sering dialami oleh anak laki – laki dibandingkan perempuan. Selain itu penderitanya akan mengalami sakit dan rasa nyeri yang terasa di bagian punggung.

3.) Kifosis Bawaan Lahir

Kongenital adalah kondisi kifosis yang terjadi karena bawaan sejak lahir. Biasanya kelainan ini terjadi pada tulang belakang sejak anak di dalam kandungan. Hingga kini, penyebab dari kifosis bawaan lahir ini belum juga diketahui dan ditemukan obatnya.

Baca Juga :  Cagar Alam – Pengertian, Fungsi, Contoh, Beserta Gambar

Kondisi kifosis bawaan ini biasanya juga disertai dengan cacat lahir yang lainnya yang juga cacat bawaan. Seperti cacat jantung bawaan dan cacat ginjal bawaan.

Kondisi ini bisa dibilang sangat berbahaya makanya, seorang anak yang lahir dalam kondisi kifosis haruslah segera mendapatkan penanganan medis dikarenakan kondisinya yang sangat rentan dan bisa semakin memburuk seiring dengan perkembangan anak tersebut.

 

Beragam Faktor Risiko Kifosis

Kifosis juga merupakan sebuah kondisi yang dapat terjadi dikarenakan beberapa faktor pemicu lainnya, selain karena bawaan lahir. Pertambahan usia bisa menjadi salah satu faktor utama yang menyebabkan seseorang mengalami kifosis karena pada usia lanjut tulang akan semakin rapuh dan bahkan mengalami osteoporosis.

Maka jangan heran jika banyak orang tua yang mengalami kondisi tersebut. Namun meski begitu ada banyak sekali faktor yang menjadi penyebab kifosis, seperti di bawah ini :

  1. Disebabkan oleh TBC (Tuberkulosis).
  2. Penyakit yang mengganggu proses pembentukan tulang dan membuatnya menjadi rapuh, penyakit ini dikenal dengan Paget.
  3. Terdapat tumor pada jaringan saraf yang diakibatkan oleh kelainan genetik dan disebut dengan Neurofibromatosis.
  4. Mengalami cedera parah pada tulang belakang.

 

Gambar Seseorang yang Terkena Kifosis

 

Bagaimana Cara Mencegah dan Menyembuhkan Kifosis

Hingga kini belum ada obat yang bisa dikatakan dapat menyembuhkan kifosis dengan pasti, terutama bagi mereka yang mengalami kifosis dikarenakan bawaan sejak lahir. Pencegahan agar seorang anak tidak lahir dalam keadaan kifosis pun masih belum bisa dilakukan karena tidak ada yang tahu pasti mengapa seorang anak dapat terlahir dalam keadaan kifosis.

Namun penderita kifosis bisa melakukan pelatihan dan terapi untuk memperbaiki struktur tulang belakangnya. Misalnya seorang anak yang lahir dengan kondisi kifosis dapat melakukan perawatan sesegera mungkin untuk menghindari hal hal yang tidak diinginkan pada perkembangan anak ke depannya.

Baca Juga :  Pembelahan Mitosis Dan Meiosis
Chiropractor pressure patient spine and back with his hands

Sementara bagi anak – anak atau remaja yang terkena kifosis dikarenakan beberapa faktor seperti gaya hidup yang salah dapat dilakukan latihan atau terapi yang dilakukan untuk memperbaiki postur tubuhnya. Bisa dibilang anak – anak dan remaja dapat melakukan perbaikan pada postur tubuhnya dengan cepat karena tulang mereka masih dapat tumbuh dengan baik.

Berbeda dengan orang tua yang mengalami kifosis, akan sangat susah untuk memperbaiki postur tubuhnya. Oleh sebab itu ada beberapa hal yang harus diperhatikan untuk mencegah kifosis mulai dari menghindari duduk, berjalan dan beridiri dengan postur membungkuk. Karena hal tersebut dapat membuat postur tubuh menjadi rusak dan mengalami kifosis.

 

Pastinya kalian tidak ingin kan mengalami kifosis, maka dari itu penjelasan lengkp mengenai kifosis bukan hanya menjadi materi pembelajaran saja namun juga sebagai ilmu pengetahuan yang penting untuk menjaga postur tubuh kita agar terhindar dari kifosis.

Artikel Lainnya :