Kelenjar Timus – Pengertian Dan Letaknya

Posted on

Kelenjar Timus – Pengertian Dan Letaknya

Kelenjar Timus – Pada kesempatan kali ini kita akan membahas mengenai kelenjar timus yang meliputi pengertian serta letaknya. Mungkin anda sendiri belum pernah mendengar apa itu kelenjar timus atau pernah mendengar kelenjar timus namun masih belum tahu artinya. Untuk itu kami akan memberikan ulasan lengkap mengenai materi yang satu ini. Simak artikel ini sampai habis ya, untuk mengetahui apa itu kelenjar timus.

Pengertian Kelenjar Timus

Kelenjar timus sendiri merupakan organ yang ada di dalam tubuh dan memiliki fungsi untuk mengontrol kekebalan tubuh, kelenjar timus ini sendiri memproses sejenis sel darah putih yang dikenal dengan T-Limfosit.

Apa itu T-Limfosit? T- Limfosit ini memiliki fungsi untuk mengatur imunitas sel yang memiliki artik jika mereka juga membantu sel – sel untuk mengenali dan juga menghancurkan bakteri virus yang menyerang dan juga menghambat pertumbuhan sel yang tak normal contohnya seperti kanker dan juga jaringan asing.

Pada seiring bertambahnya usia peran ini menjadi berkurang sehingga tak ada tes khusus secara eksklusif yang dilakukan untuk timus karena salah satu penyakit yang disebabkan oleh kelenjar timus ini dikenal dengan myasthenia gravis atau merupakan gejala kelemahan otot pada gerakan berulang dari otot.

Letak Kelenjar Timus

Kelenjar timus ini sendiri terletak di bagian leher dan juga bagian bawah serta bagian atas pada mediastinum dari rongga dada dan ini merupakan bagian yang sangat penting dari sistem kekebalan tubuh dikarenakan peran utama dalam sistem imunitas diperantarai oleh sel akan tetapi operasi pengangkatan Kelenjar timus ini tidak mengakibatkan disfungsi kekebalan tubuh yang terjadi secara signifikan.

Baca Juga :  Perbedaan Pertumbuhan dan Perkembangan

Letak dari Kelenjar timus ini berada di bagian anterior rongga dada dan membentang dari bagian inferior leher dan mediastinum superior dan letaknya ada di bagian depan manubrium sternum atau tulang dada dan mempunyai ukuran yang cukup bervariasi sehingga mungkin bisa meluas ke bagian atas dari tulang mediastinum bawah yang berada di bawah sudut sternum. Hal ini juga melekat di dinding dada anterior dan juga di baliknya terdapat aorta, kerongkongan dan juga saluran kerongkongan.

Bagian-bagian Kelenjar Timus

Kelenjar timus memulai aktifitas yang sangat produktif sejak masih menjadi janin di dalam kandungan ibu lalu berlanjut setelah bayi lahir dan puncaknya pada masa puberstas akan tetapi aktivitas Kelenjar timus ini mungkin akan bisa terganggung pada anak yang mengidap HIV dan juga penyakit berat lainnya di mana Kelenjar timus mungkin telah menjadi tidak produktif lagi semenjak awal. Seperti pada gangguan awal masa perkembangan yang ditandai dengan hipoplasia atau apoplasia sehingga ada efek yang mendalam pada imunitas yang dimediasi sel-T.

Setelah pubertas Kelenjar timus akan mengalami involusi secara bertahap yang nantinya akan digantikan oleh jaringan lemak, masing – masing dari dua lobus yang dibagi menjadi beberapa lobus dengan ekstensi yang memiliki serat dari kapsul timus.

Kelenjar Timus Memiliki Dua Bagian Seperti Di Bawah Ini:

  1. Bagian luar disebut Korteks
  2. Bagian dalam disebut medulla

Korteks ini dipenuhi dengan T-sel yang pada saat itu belum matang yang kemudian bermigrasi ke medulla untuk menjadi matang sehingga di sini T-sel juga akan belajar untuk bisa membedakan antara penjajah dan struktur tubuh asing sehingga akan memiliki respon imun yang tidak pantas untuk dicegah. Jenis sel yang ditemukan pada Kelenjar timus termasuk dalam neutrofil, eosinofil, makrofag dan juga limfosit B.

Baca Juga :  Poaceae – Penjelasan Beserta ContohnyaPoaceae

Fungsi Kelenjar Timus

Kelenjar timus memiliki fungsi untuk pemilihan dan juga pematangan T-limfosit karena sebagian sel induk ini dibedakan menjadi limfosit yang berasal dari sumsum tulang dan juga bermigrasi ke Kelenjar timus. Sel sel ini akan membelah dengan cepat dan mengembangkan kan reaktivitas-antigen spesifik sehingga bisa bertindak terhadap sebagai antigen tertentu di dalam tubuh.

Sebagian proses tersebut akan terjadi sebelum lahir atau masih berada di dalam janin dan segera setelah lahir atau neonatus. Penghapusan timus pada saat periode ini juga akan mengurani produktivitas akan tetapi tidak menghilangkan sistem kekebalan tubuh T-limfosit.

Demikian pembahasan kali ini mengenai Kelenjar timus yang membahas lengkap mengenai pengertian, letaknya hingga fungsi Kelenjar timus yang belum banyak orang ketahui.