Keanekaragaman Hayati – Penjelasan, Manfaat, Macam dan Jenisnya, Beserta Contoh

Posted on

Keanekaragaman Hayati – Penjelasan, Manfaat, Macam dan Jenisnya, Beserta Contoh

Keanekaragaman hayati, sekilas apakah Anda sering memerhatikan kebun di dekat lingkungan rumah Anda? Makhluk hidup apa sajakah yang terdapat di lingkungan tersebut? Pasti beraneka ragam, bukan? Ada tumbuhan, burung, kupu-kupu, semut, dan lain sebagainya. Semua jenis makhluk hidup inilah yang merupakan contoh dari keanekaragaman hayati.

Nah, pada kesempatan kali ini, kami akan membahas topik keanekaragaman hayati dari mulai pengertian, manfaat dan jenis, serta contoh-contohnya. Pasti penasaran, bukan? Kalau begitu, mari kita simak penjelasan lengkap seputar keanekaragaman hayati di bawah ini :

 

Penjelasan dari Keanekaragaman Hayati

Jika dilihat dari pengertiannya kanekaragaman hayati sendiri adalah suatu keberagaman makhluk hidup yang didasarkan pada ciri-ciri. Untuk mengetahui ciri-cirinya harus melalui suatu observasi atau pengamatan.

Biodiversitas merupakan kata serapan langsung dari kata biodiversity. Keanekaragaman hayati terbentuk karena adanya keseragaman atau kesamaan dan keberagaman atau perbedaan sifat maupun ciri makhluk hidup. Keanekaragaman dapat kita lihat melalui perbedaan bentuk, jumlah, ukuran, warna, serta faktor fisiologis.

Dengan begitu, keragaman hayati secara sederhana menunjuk pada berbagai macam jenis kehidupan biologis di bumi. Termasuk padang pasir, hutan hujan, dan terumbu karang yang juga merupakan keragaman ekosistem di bumi.

 

Manfaat Keanekaragaman Hayati

Biodiversitas atau keanekaragaman hayati memiliki manfaat yang sangat vital dan berperan penting bagi berlangsungnya kehidupan seluruh makhluk yang tinggal di bumi. Berikut adalah manfaat keanekaragaman hayati bagi kehidupan umat manusia, antara lain :

Baca Juga :  Fungsi Trakea Pada Hewan Serangga dan Manusia

1. Keanekaragaman Hayati Sebagai Sumber Pangan dan Sandang

Salah satu manfaat yang paling penting bagi sumber daya hayati yang ada di sekitar manusia adalah digunakan untuk menjadi sumber utama pangan kita. Pangan merupakan salah satu kebutuhan wajib manusia untuk bertahan hidup. Seperti setiap hari manusia pasti akan membutuhkan sumber energi untuk melakukan aktivitasnya sehari-hari dan dari bahan pangan inilah yang nantinya berguna untuk pemenuhan energi dan nutrisi untuk melakukan aktivitas mereka.

Sementara itu, sebagai sumber sandang, keanekaragaman hayati juga bisa dimanfaatkan untuk kebutuhan dasar bagi manusia, contohnya seperti pakaian. Sandang bisa berasal dari serat, berbagai jenis binatang, ataupun tumbuhan seperti pohon kapas, ulat sutera, biri-biri, dan lain sebagainya.

2. Keanekaragaman Hayati Sebagai Sumber Obat-obatan

Terdapat sekitar 30.000 jenis spesies tumbuhan di Negara kita yang sebagian besar adalah tanaman obat yang digunakan sebagai bahan dasar membuat obat atau untuk industri herbal.

3. Keanekaragaman Hayati Sebagai Sumber Penghasilan

Masyarakat yang berprofesi sebagai petani atau peternak bisa menjual hasil tanaman atau hewan untuk memperoleh penghasilan.

4. Keanekaragaman Hayati Sebagai Sumber Kosmetik

Dan salah satu fungsi atau manfaat yang cukup komersial lainnya dari keanekaragaman hayati adalah sebagai bahan untuk pembuatan kosmetik atau produk kecantikan. Tumbuhan yang sering kali digunakan untuk bahan kosmetik yaitu lidah buaya, pandan, serta berbagai macam bunga seperti mawar dan melati.

 

Macam dan Jenis Keanekaragaman Hayati

Secara umum, keanekaragaman hayati dibagi menjadi 3 tingkatan, yaitu :

  1. Keanekaragaman Tingkat Genetik

Jenis ini tercipta berkat keberadaan variasi pada susunan genetik yang ada di dalam spesie. Sehingga membuat susunan genetik mampu menentukan ciri dan juga sifat yang dimiliki setiap individu.

Baca Juga :  Sel Darah Putih - Pengertian, Fungsi, Kekurangan dan Kelebihan Sel darah putih

Contoh dari keanekaragaman tingkat genetik  seperti jenis rambut, jenis mawar, jenis lalat, jenis kelapa, dll.

  1. Keanekaragaman Tingkat Individu/Spesies

Keanekaragaman tingkat individu atau spesies merupakan tingkat keanekaragaman yang mudah dilihat. Keanekaragaman di tingkat ini ditunjukkan dengan adanya beberapa jenis flora, fauna, dan mikroorganisme yang berbeda-beda.

Saat ini tercatat ada lebih dari 325.000 spesies tumbuhan, 1.600.000 spesies hewan, dan 160.000 spesies mikroorganisme yang hidup di dunia. Jumlah ini akan terus berubah setiap tahunnya seiring dengan terus dilakukannya penelitian-penelitian terhadap makhluk hidup dan penemuan spesies-spesies baru. Setiap spesies makhluk hidup akan memiliki ciri-ciri khusus yang membedakannya dengan spesies lainnya.

Contoh dari keanekaragaman individu atau spesies ini ada pada keluarga Arecaceae atau palem-paleman.

  1. Keanekaragaman Tingkat Ekosistem

Contoh dari keanekaragaman tingkat ekosistem adalah padang rumput sintetis, ekosistem koniver (pinus), dan ekosistem tundra (lumut).

 

Contoh Keanekaragaman Hayati

1. Keluarga Felidae (Kucing)

Yang dimaksud dalam keluarga felidae adalah hewan seperti harimau, singa, cheetah, dan juga kucing. Meskipun masing-masing hewan memiliki bentuk tubuh berbeda, tetapi sesungguhnya mereka memiliki banyak kesamaan fisiologisnya.

2. Keluarga Zingiberaceae (Jahe)

Beberapa contoh dari famili zingiberaceae di antaranya gandasuli, bengle, jahe, kencur, kunyit, lempuyang, lengkuas, pacing, serta temu.

3. Keluarga Arecaceae (Palem)

Jenis tumbuhan yang termasuk famili arecaceae adalah pohon aren, kurma, kelapa, salak, serta sawit. Meskipun mereka termasuk keluarga palem-paleman, tetapi di antara mereka memiliki banyak perbedaan, seperti bentuk buah, daun, bunga, usia, dan bentuk batangnya.

 

Nah, demikian penjelasan lengkap mengenai keanekaragaman hayati yang mencangkup penjelasan, manfaat, macam dan jenisnya, beserta contohnya. Semoga ulasan artikel ini bisa bermanfaat untuk Anda. Sampai jumpa!

 

Baca Juga :  Sumber Daya Alam yang Tidak Dapat Diperbarui

Artikel Lainnya :

  1. Tulang Belakang – Bagian, Fungsi, Lengkap dengan Gambar
  2. Minyak Bumi – Manfaat, Fraksi, Komposisi, Sejarah
  3. Respirasi Anaerob – Pengertian, Skema, Tahapan, Perbedaan Dengan Aerob
  4. Fermentasi Alkohol – Pengertian, Proses, Reaksi, Faktor, dan Manfaat