Jaringan Penyokong

Posted on

Jaringan Penyokong

Jaringan Penyokong – Dalam pelajaran biologi jaringan merupakan sekumpulan sel yang mempunyai bentuk dan fungsi yang sama. Jaringan di antara hewan dan tumbuhan berbeda-beda. Sekumpulan jaringan yang berbeda akan membentuk suatu organ. Cabang biologi yang mempelajari mengenai jaringan disebut histologi. Sementara cabang ilmu biologi yang mempelajari perubahan bentuk dan fungsi jaringan dalam hubungannya dengan penyakit disebut histopatologi.

Nah, pada kesempatan kali ini kami akan membahas dan mengupas jaringan penyokong pada tumbuhan. Maka dari itu simaklah penjelasan secara terperinci yang telah kami berikan untuk Anda di bawah ini. Semoga penjelasan mengenai jaringan penyokong mudah dimengerti dan dipahami khususnya bagi Anda yang masih berstatus sebagai pelajar.

 

Pengertian Jaringan Penyokong

Jaringan penyokong memiliki nama lain atau disebut dengan jaringan penyokong. Jaringan ini memiliki adalah salah satu jenis dari jaringan penyusun yang ada pada tumbuhan. Jaringan ini memikiki fungsi atau tugas sebagai penguat atau penyokong tubuh dari tumbuhan. Agar tumbuhan bisa berdiri dengan kuat dan juga kokoh. Maka dari itulah jaringan ini disebut jaringan penguat atau pun jaringan penyokong.

Berdasarkan bentuk dan sifatnya, jaringan penyokong dapat dibedakan menjadi dua yaitu meliputi jaringan sklerenkim dan jaringan kolenkim.

 

Jenis Jaringan Penyokong  (Penguat)

Seperti yang sudah kami jelaskan di atas, jaringan penyokong jika berdasarkan bentuk dan sifatnya bisa terbagi menjadi dua yaitu jaringan kolenkim dan jaringan sklerenkim. Berikut adalah penjelasan mengenai dua jenis jaringan penyokong.

A.) Jaringan Kolenkim

Jaringan yang pertama disebut dengan jaringan kolenkin. Jaringan ini memiliki peran dan tugas untuk menjadi penguat serta menjadi penyokong. Yang dapat membantu tumbuhan yang masih aktif dalam bertumbuh dan juga dalam berkembang.

Baca Juga :  Alveolus Adalah – Pengertian Dan Fungsinya

Jaringan ini tersusun dari sel yang bentuknya mirip dengan parenkim. Bentuknya sendiri panjang dengan dinding yang tebal namun tidak teratur.

Jaringan kolenkim juga memiliki bentuk yang bervariasi yakni bulat, poligonal, dan oval.

Jika dilihat dari letak dan juga bentuk dari penebalan jaringan kolenkim ini dibagi ke dalam empat jenis. Yakni jaringan kolenkim lakunar, kolenkimannular, kolenkimlamellar, dan kolenkimangular.

 

Ciri Khas Jaringan Kolenkim

  1. Dinding sel jaringan kolenkim bertekstur lunak dan tidak mengandung lignin (zat kayu penyusun tumbuhan) tetapi mengandung pektin, selulosa, dan hemiselulosa.
  2. Memiliki vakuola dengan ukuran besar yang pada bagian tengahnya terdapat nukleus dan sitoplasma granular pada sekitaran vakuola, serta cukup menonjol yang berisi sekretori.
  3. Kolenkim tersusun atas sel-sel hidup dan bekerja pada organ tumbuhan yang masih aktif.
  4. Sel-sel pada jaringan kolenkim mengandung protoplasma.

 

B.) Jaringan Sklerenkim

Jenis jaringan yang kedua dari jaringan penyokong ini adalah jaringan sklerenkim. Bisa dibilang jaringan ini merupakan sebuah jaringan penguat atau disebut juga dengan jaringan penyokong yang memiliki dinding sekunder. Dinding ini sangat tebal dikarenakan memiliki kandungan zat lignin. Dan biasanya jaringan ini hanya ada pada tumbuhan dewasa yang sudah tidak mengalami tumbuh dan berkembang.

Jaringan sklerenkim memiliki struktur yang lebih kuat dan keras dibanding jaringan kolenkim karena jaringan ini mengandung zat-zat yang mampu memperkokoh dinding sel, sehingga dapat menyokong beban lebih banyak dibanding kolenkim meskipun struktur sklerenkim tidak elastis.

Jaringan ini terdiri atas serabut atau serat-serat sklerenkim dan sklereid atau sel-sel batu. Bentuk seratnya sendiri adalah panjang dan ramping. Selain itu bentuknya mirip dengan untaian tali. Serat seklerenkim terdapat pada serat rami, Avage, Hibiscussabdariffa, dan Hibiscuscanabinus.

Sementara sklereid berukuran lebih pendek dan memiliki bentuk yang bervariasi. Sklereid hadir di berbagai jaringan tumbuhan seperti pada periderm, korteks, empulur, xilem, dan floem. Bagian ini sendiri bisa kita temukan pada seluruh bagian tumbuhan. Terutama pada bagian kayu, buah, pembuluh tipis dan biji.

Baca Juga :  Organiseme – Pengertian Lengkap dan Contoh

 

Ciri Khas Jaringan Sklerenkim

  1. Jaringan sklerenkim tersusun oleh sel-sel mati.
  2. Terdapat penebalan dinding secara merata yang bisa ditemukan pada jaringan ini.
  3. Memiliki dinding sel yang keras dan tebal karena zat lignin.
  4. Umumnya ditemukan pada organ tumbuhan dewasa serta dapat ditemukan pada batang, daun, biji dan buah.

 

Itulah penjelasan lengkap mengenai jaringan penyokong pada tumbuhan. Menarik bukan? Sampai di sini ulasan artikel pada ini. Sekian, terima kasih, dan sampai jumpa lagi!

 

Artikel Lainnya :

  1. Kingdome Monera – Struktur, Klasifikasi, Ciri ciri, Contoh Beserta Gambar
  2. Kingdom Protista – Pengertian, Klasifikasi, Ciri-ciri, Lengkap dengan Contoh
  3. Kingdom Plantae – Pengertian, Klasifikasi, Ciri ciri, Gambar
  4. Klasifikasi Tumbuhan – Penjelasan Terlengkap
  5. Klasifikasi Mahluk Hidup – Penjelasan Terlengkapnya