Jaringan Otot – Ciri Ciri, Fungsi, Struktur, Letak dan Gambarnya

Posted on

Jaringan Otot – Ciri Ciri, Fungsi, Struktur, Letak dan Gambarnya

Ekosistem.co.id – Jaringan Otot merupakan jaringan yang disusun oleh sel sel atau serabut halus. Jaringan otot sendiri disusun oleh filament aktik dan juga miosin. Keduanya merupakan jenis protein kontraktil yang memungkinkan jaringan otot dapat menjalankan fungsinya sebagai jaringan yang bisa berkontraksi, memanjang mau pun memendek.

Sel sel di jaringan otot ini sendiri dibatasi oleh sarkolema atau yang juga disebut dengan membran yang letaknya mengelilingi sel otot.

Ciri – Ciri Fungsi Jaringan Otot

Jaringan otot terdiri dari tiga bagian yang masing masing bagiannya memiliki ciri ciri dan fungsi yang berbeda – beda, berikut ini adalah ulasan lengkap khusus untuk sahabat biologi.

  1. Jaringan Otot Polos

Jaringan ini merupakan jaringan yang memiliki sifat involunter dan terletak pada dinding organ organ yang berada di dalam tubuh, contohnya seperti saluran organ pencernaan manusia, organ pernapasan, organ reproduksi, pembuluh darah hingga ditemukan juga pada saluran ekskresi.

Otot polos ini bisa dikendalikan oleh kesadaran dikarenakan hanya terdiri dari sistem saraf otonom, maka aktivitas gerak otot tidak akan menimbulkan rasa lelah karena bekerja di luar kesadaran.

Ciri ciri jaringan polos :

  1. Berbentuk gelendong dan lancip pada kedua ujungnya.
  2. Di bagian tengah sel memiliki nukleus.
  3. Serabut melintang yang berada di jaringan tidak dapat dilihat.
  4. Termasuk jenis otot involunter karena bekerja secara tidak sadar.
  5. Bekerja tanpa lelah dalam waktu meski bergerak dengan cukup lambat.

 

  1. Jaringan Otot Lurik

Otot ini merupakan jaringan yang sifatnya volunter, letaknya melekat di bagian rangka maka dari jenis jaringan ini biasa disebut dengan jaringan otot rangka. Jaringan ini bekerja di bawah pengaruh kesadaran maka dari itu jaringan ini tidak mampu bekerja dalam waktu yang lama karena dapat merasakan lelah.

Baca Juga :  Totipotensi – Pengertian, Sifat, dan Manfaatnya

Jaringan bertugas untuk menggerakkan tulang dan sistem rangka serta menjadi pelindung rangka dari benturan luar serta menjati tempat melekarnya jaringan lemak.

Ciri ciri jaringan otot lurik :

  1. Berbentuk silindris memanjang yang kedua ujungnya tidak bercabang.
  2. Mengandung banyak nukleus pada sisi tepi sel.
  3. Serabut halus yang melintang pada jaringan ini dapat dilihat namun tidak begitu jelas.
  4. Termasuk jenis otot volunter karena bekerja secara sadar.
  5. Dapat menimbulkan rasa lelah dan bereaksi dengan cepat.

 

  1. Jaringan Otot Jantung

Otot jantung merupakan jaringan yang memiliki sifat involunter dan hanya bisa ditemukan pada jantung. Meski jaringan otot ini berstruktur mirip dengan otot lurik namun mekanisme kerjanya sama seperti otot polos yang bekerja di luar kesadaran dikarenakan gerakannya dipengaruhi oleh sel saraf otonom. Sehingga membuat jantung tak akan merasakan lelah meski terus bergerak memompa darah ke seluruh tubuh selama sahabat biologi hidup.

Ciri ciri jaringan otot jantung :

  1. Berbentuk silindris yang memanjang dengan kedua ujung bercabang.
  2. Mempunyai satu nukleus pada bagian tengah sel.
  3. Serabut halus yang melintang di jaringan dapat dilihat dengan jelas.
  4. Termasuk jenis involunter dikarenakan bekerja secara tidak sadar.
  5. Bekerja tanpa lelah dan bereaksi sedang.

 

Struktur Jaringan Otot

Jaringan otot terdiri dari beberapa bagian dan berikut ini adalah struktur yang dimiliki oleh jaringan otot yang wajib diketahui oleh sahabat biologi :

  1. Tendon

Bagian ini merupakan penghubung antara otot dengan tulang dan memiliki serabut berwarna putih yang tidak elastis.

  1. Fascia

Bagian kedua adalah fascia yang merupakan jaringan ikat gabungan dari jaringan fibrus dan juga areolar yang bisa membungkus dan menghimpun otot menjadi satu, di tiap tiap fasciculus bisa dipisahkan dengan jaringan ikat perimysium.

  1. Sarcolemma

Bagian ini merupakan bagian unit dari structural, jaringan otot berdiameter 0,01 hingga 0,1 dan pangang 1 hingga 40 mm yang melapisi sel otot dan bertugas untuk melindunginya.

  1. Miofibril

Bagian ini merupakan jaringan serat serat yang terletak di dalam otot, apabila dilihat dengan menggunakan mikroskop maka bagian ini akan terlihat seperti pita gelap dan terang. Pita ini sendiri dibentuk oleh myosin untuk pitan gelap yang disebut dengan thick filament, sementara untuk pita terang atau thin filament dibentuk oleh aktin, troponin dan tropomiosin.

  1. Miofilamen

Miofilamen ini merupakan jaringan yang memiliki bentuk seperti benang atau filamen halus yang berasal dari miofibril.

  1. Sarkoplasma

Bagian yang terakhir adalah sarkoplasma yang merupakan cairan sel otot dan berfungsi sebagai tempat miofibril dan miofilamen berada.

Baca Juga :  Proses Metamorfosis Kecoa

 

Nah, itu lah dia pembahasan mengenai jaringan otot yang mungkin bisa menambah ilmu pengetahuan sahabat bilogi semua.

Artikel Lainnya :

Cara Merawat Telinga – Ciri Ciri Telinga Yang Baik Dan Sehat

Fungsi Usus Besar Penjelasan Dan Pemaparannya

Trombosit – Batas normal, Batas rendah, dan batas berbahaya