Hormon Giberelin–Pengertian, Letak, dan Fungsinya

Posted on

Hormon Giberelin–Pengertian, Letak, dan Fungsinya

Asal muasal munculnya hormon giberelin yaitu sejarahnya penelitian yang dilakukan oleh Jepang tentang hama yang membuat bibit menjadi turun kualitas. Istilah di Jepang yakni “bakanae” atau penyebab bibit bodoh, sehingga panen Jepang pada kurun waktu itu mengalami penurunan.

Bukan saja ditemukan di Jepang, hama ini juga pernah didapati di Taiwan, dan negara Asia lainnya, yakni terjadi keanehan terhadap semuabibit tanaman diantaranya,berubah menjadi kuning pucat , bibit memanjang dengan daun ramping,akar terhambat , banyak tanaman yang mati, kalaupun tanaman berhasil bertahan hidup, akan dijangkiti beberapa penyakit tumbuhan.

“Bakanae” merupakan penyakit tumbuhan yang biasanya diakibatkan oleh infeksi jamur, yang kemudian jamur tersebut dikenal jamur genus fusarium. Setelah diketahui dan ditinjau dari beberapa faktor, penelitian di Amerika serikat, Taiwan, Jepang, dan Asia melakukan riset dan kemudian menciptakan senyawa-senyawa campuran guna meningkatkan hormon untuk kualitas tanaman.Puncaknya, pada tahun 1968 ditemukan giberelin dan diberi nomor sebagai giberilin A1-x oleh kesepakatan Mac Milla dan N Takahasashi.

Pengertian Hormon Giberelin

Adalah hormon yang dapat memicu rangsangan pertumbuhan bunga, dan pembungaan secara bersamaan. Terbentuk dari asam giberelat (GA), adalah hormon yang didapatdari Gibberella Fujikuroi atau Fusarium moniliforme.

Terlepas dari fungsi tersebut, hormon giberelin juga sering dimanfaatkan penggunaanya untuk tanaman-tanaman yang kerdil, karena sangat besar sekali manfaat dalam pengembangan dan pertumbuhan tanaman.

Hormon ini dapat bekerjabila semua persyaratannya terpenuhi, harus ada senyawa organik yang dihasilkan tanaman itu sendiri, tempat sintesis, tempat kerjanya hormon, dapat ditranslokasikan, dan mampu aktif dalam konsentrasi rendah.

Fungsi Hormon Giberelin

Menurut garis besarnya, Hormon giberelin memiliki fungsi untuk membantu meningkatkan pertumbuhan dan perkembangan dari suatu tumbuhan. Nah untuk lebih rincinya, silahkan simak pembahasan di bawah berikut ini :

  • Memanjangkan Batang
Baca Juga :  Alveolus – Pengertian, Fungsi, Ciri-Ciri Dan Strukturnya

Salah satu fungsi dari pemberiannya hormon giberelin adalah guna menghindari tanaman-tanaman yang mengalami kekerdilan. Hormon giberelin mampu memicu dengan pemanjangan dan pembelahan sel batang sehingga batang menjadi tinggi. Namun hukan semata-mata batang dapat memanjang hanya karena hormon giberelin, ada juga peran dari hormon lain, yaitu hormon auksin.

Ketika hormon giberelin diberikan, pertumbuhan pada suatu tanaman akan beralih kepada pertumbuhan organreproduktif, dan terjadi lonjakan yang akan memicu pertumbuhan dari batang lebih cepat.

  • Menghasilkan buah tanpa biji

Biasanya tepat setelah hormon giberelin disemprotkan, tanaman tersebutdengan sendirinya berkembang namun tidak menghasilkan biji. Hormon ini mampu menghasilkan tanaman menghasilkan buah tanpa biji, hal ini sudah terbukti setelahpengaplikasiannya pada tumbuhan anggur.

Selain menghasilkan buah tanpa biji, atau nama latinnya “partenokarpi”, hormon ini juga berimbas pada jumlah buah yang dihasilkan, yakni lebih banyak, dan mampu menjaga ketahanan buah lebih lama setelah dipanen.

  • Perkembangbiakan atau pembungaan

Dalam kondisi-kondisi lingkungan tertentuyang tidak stabil, sebuah tumbuhan tidak dapat tumbuh dengan baik, batangnya tidak dapat beruas panjang sehingga bunga tidak dapat tumbuh. Nah di situlah tugas hormon giberelin, dengan pemberian hormon ini dapat membantu proses pembungaan pada tumbuhan berbunga lebih cepat.

Seperti yang telah dicantumkan di atas, bahwa hormon giberelin mampu membuat batang menjadi lebih tinggi, sehingga menjadi tempat untuk bunga bisa tumbuh.

  • Membantu perkecambahan

Dipercaya hormon giberelin sanggup mematahkan dormansi pada biji, merangsang biji untuk berkecambah melaluimunculnya koleoptil pada biji, radikula, dan plumula. Untuk perkecambahan diperlukan cahaya dan suhu tertentu.

 

Letak Hormon Giberelin

Hormone ini terletak pada beberapa struktur tanaman dan berikut ini letak hormone giberelin:

  1. Biji

Di dalam biji terdapat hormone giberelin yang bisa mempercepat dan meningkatkan pertumbuhan biji, tumbuhan bisa mengalami perlambatan fungsi jika tidak memiliki hormone ini.

  1. Daun
Baca Juga :  Sistem Gerak Pada Manusia – Lengkap Dengan Gambar

Hormon giberelin memiliki peran yang sangat penting bagi daun karena jika daun kekurangan hormon ini maka akan menyebabkan kemunduran dari fungsi tanaman itu sendiri.

  1. Akar

Fungsi utama dari akar adalah untuk menghisap air dan garam mineral di dalam darah, akar sendiri mengalami pertumbuhan setiap harinya dan pertumbuhan ini dipengaruhi oleh hormon giberelin. Sedangkan akar sendiri memiliki dua jenis yakni akar tunggang dan akar serabut. Untuk akar tunggang biasanya dimiliki oleh tumbuhan besar sedangkan akar serabut hanya dimiliki oleh tumbuhan berukuran kecil.

  1. Bunga

Bunga adalah salah satu bagian yang sangat penting pada tanaman dan memiliki peran dalam perkembangbiakan sebuah tumbuhan sehingga bunga memiliki karakteristik bentuk dan warna yang cukup khas dan mempunyai bau wangi untuk menarik hewan penyerbuk. Fungsi hormon giberelin pada bunga yakni untuk meningkatkan proses penyerbukan agar tumbuhan bisa melakukan perkembangbiakan.

 

Nah itulah semua penjelasan yang sudah kami sajikan perihal hormon giberelin mulai dari penjelasan, fungsi hingga letaknya pada tumbuhan. Semoga dapat bermanfaat serta menambah pengetahuan. Terimakasih sudah berkunjung.

cara membuat hormon giberelin, jual hormon giberelin, fungsi hormon giberelin ditunjukkan oleh nomor, letak hormon giberelin pada tumbuhan, efek hormon giberelin, cara kerja hormon giberelin, fungsi hormon giberelin brainly, contoh giberelin