Hewan Melata – Ciri Ciri, Pengertian Dilengkapi dengan Gambarnya

Posted on

Hewan Melata

Ekosistem.co.id – Hewan melata merupakan salah satu jenis hewan unik dan menarik di dunia. Indonesia sendiri merupakan salah satu negara dengan keanekaragaman hewan.

Dari mamalia ke amfibi, semuanya ada di Indonesia. Ini adalah salah satu alasan mengapa Indonesia sering disebut sebagai negara Atlantis yang hilang.

Pada kesempatan ini saya akan berbagi sedikit dengan teman-teman tentang hewan melata. Sebelum kita berbicara banyak tentang hewan melata. Alangkah baiknya jika kita tahu pengertian hewan melata.

 

Definisi Hewan Melata

Hewan melata adalah sekelompok vertebrata (tulang belakang) dengan darah dingin (poikilotern) serta sisik yang menutupi seluruh tubuh. Di dunia sekarang ini, hewan melata hidup di setiap benua kecuali benua Antartika.

Para ahli mengatakan bahwa binatang yang merayap adalah organisme pertama yang dapat berkembang biak di semua habitat. Dari kering, habitat kering ke yang sedikit air. Contoh hewan merayap yang hidup di tempat-tempat seperti itu adalah komodo dan kadal.

Selain bisa bertahan di tempat yang kering dan gersang, hewan melata juga dikenal sebagai hewan yang dapat hidup di dua alam. Hewan melata tidak hanya bisa hidup di darat. Namun mereka juga bisa hidup dengan baik di air.

Bisa dibilang mekanisme pertahanan ini adalah kelebihan dari hewan melata.

Secara umum, hewan merayap memiliki habitat utama di daratan. Ketika mereka berada di dalam air, mereka hanya dapat memasok makanan atau menstabilkan suhu tubuh.

Dan hewan melata memiliki ketinggian yang bervariasi dari yang terkecil hingga yang terbesar.

 

Ciri-ciri Hewan Melata

1.) Tubuh hewan melata ditutupi dengan sisik.

2.) Termasuk dalam kelompok hewan berdarah dingin.

3.) Memiliki peralatan pernapasan utama dalam bentuk paru-paru

4.) Kebanyakan hewan melata berkembang biak secarabertelur. Sebagian kecil mereproduksi Vivipar atau Ovovivipar.

5.) Memiliki sistem saraf dalam bentuk otak.

6.) Memiliki perangkat sensorik seperti mata, hidung dan telinga.

7.) Secara umum hewan melata memiliki umur yang panjang.

8.) Dapat hidup di tempat yang kering dan gersang dan hidup di dua alam.

 

Baca Juga :  Singa – Jenis-jenisnya, Karakter, Ciri Habitatnya

 

Contoh Hewan Melata di Sekitar Kita

Beberapa hewan melata yang bisa dengan mudah kita temukan di sekitar kita adalah sebagai berikut :

1.) Ular

Ular adalah hewan melata yang tidak memiliki kaki tetapi memiliki tubuh yang sangat panjang. Ular adalah hewan melata yang tubuhnya ditutupi dengan sisik seperti kadal. Hewan ini adalah melata yang telah tumbuh dengan sukses di seluruh dunia.

Ular dapat ditemukan di daerah pegunungan, hutan, sawah, desa, dataran rendah hingga laut menjadi habitat bagi ular. Sebagian besar ular hidup di daerah tropis seperti hewan berdarah dingin lainnya.

Ular termasuk hewan karnivora atau pemakan daging dan bisa hidup di lokasi tertentu seperti puncak gunung hingga ladang salju.

Ular ular kecil biasanya akan memakang hewan kecil seperti burung, serangga dan habitatnya ada di atas pohon.

Sedangkan ular dengan ukuran lebih besar seperti anaconda dan sanca sanggup memakan mamalia besar seperti kambing, bahkan hingga sapi.

 

2.) Buaya

Buaya adalah hewan melata besar dan termasuk hewan yang membiakkan Ovovivipar. Habitat utama dari buaya adalah wilayah perairan tawar seperti sungai, rawa hingga lahan yang basah.

Akan tetapi beberapa buaya mampu hidup di habitat air payau seperti salah satu jenis buaya yang disebut dengan buaya muara.

Buaya adalah hewan karnivora dan berbahaya, mereka bertahan hidup dengan cara memangsa hewan bertulang belakang. Misalnya seperti ikan hingga mamalia berbadan besar seperti kijang, kambing dan sapi.

Buaya disebut sebagai hewan purba yang telah hidup sejak zaman dinosaurus.

 

3.) Kadal

Kadal adalah salah satu hewan melata yang ditutupi dengan sisik di seluruh tubuhnya. Kebanyakan kadal hidup di tanah kering, tetapi ada juga kadal yang bersembunyi di tanah yang gembur.

Baca Juga :  Carnivora - Pengertian, Contoh, dan Ciri cirinya

Hingga berkeliaran di batang atau cabang pohon.

Meskipun sebagian besar kadal adalah sejenis predator, kadal pada dasarnya memiliki beragam makanan. Dari pemakan buah, serangga, amfibi dan hewan melata lainnya. Ini juga memungkinkan untuk kadal besar seperti komodo.

 

4.) Iguana

Habitat alami iguana adalah di daerah tropis Amerika Tengah, Amerika Selatan hingga ke Karibia. Dan bisa dibilang hewan ini cukup sulit ditemukan di alam bebas karena kemampuannya dalam berintegrasi di habitatnya.

Iguana juga mampu berkamuflase untuk mengecoh mangsa dan predator alaminya.

Kemampuan lain yang dimiliki oleh iguana adalah penglihatannya yang sangat bagus dan taja, sehingga bisa melihat bayangan bahkan dari jarak jauh.

 

5.) Komodo

Komodo adalah hewan melata yang hanya bisa ditemukan di Indonesia, hewan unik ini merupakan hewan endemi yang hanya tinggal di Pulau Komodo, Pulau Rinca, Gili, Flores, Gili Dasami yang ada di Nusa Tenggara.

Hewan yang disebut Ora oleh penduduk lokal ini dipercaya merupakan evolusi dari hewan mitologi kuno yakni Naga.

Karena komodo memiliki panjang tubuh hingga 3 meter dengan berat 70 kg membuat Komodo menjadi predator paling berbahaya di Indonesia. Tidak hanya memiliki kemampuan menyerang yang menyeramkan.

Komodo juga memiliki racun yang mematikan pada air liurnya, jadi tidak heran jika hewan besar ini berada di puncak rantai makanan.

 

6.) Kura-Kura

Kura-kura memiliki ciri tubuh unik dan khusus yakni dengan cangkang di atas punggungnya yang menjadi pelindung hewan ini dari predator alaminya. Cangkang pada kura kura terdiri dari dua bagian yang mana pada bagian belakang disebut kerapas.

Sedangkan cangkang bagian penutup bawah disebut dengan pelindung plastorn. Cangkang pada kura-kura sangatlah kuat sehingga tidak mudah ditembus dan dirusak.

Hewan satu ini memiliki usia yang panjang bahkan mencapai 100 tahun menjadikan hewan ini sebagai salah satu hewan terunik di dunia.

 

7.) Tokek

Hewan hewan melata berikutnya adalah tokek dan termasuk anggota hewan melata. Tokek juga merupakan salah satu hewan yang berkembang biak Ovovivipar. Kami biasanya menemukan hewan-hewan ini terutama di malam hari khususnya.

Baca Juga :  Simbiosis – Pengertian, Mutualisme, Parasitisme, Komensalisme, Amensalisme Beserta Contoh

Tokek memiliki habitat utama di tempat yang sempit seperti lubang, atap dan banyak lagi. Ketika tokek menampakkan dirinya, ia biasanya disertai dengan suara nyaring. Tokek biasanya pemakan serangga dan hewan kecil lainnya.

 

8.) Penyu

Penyu adalah hewan yang masih berhubungan dengan kura-kura. Pada dasarnya penyu memiliki bentuk tubuh dan cangkang yang sama dengan kura-kura. Yang membedakan kedua hewan ini adalah ukurannya, penyu memiliki tubuh sedikit lebih besar.

Penyu adalah salah satu hewan yang berkembang biak dengan Ovipar. Secara umum, penyu jantan hanya menghabiskan hidupnya di dalam air. Untuk spesies betina yang terkadang pergi ke pantai untuk bertelur, pantai yang disukai adalah pantai yang sepi.

 

9.) Alligator

Alligator adalah hewan yang memiliki hubungan dekat dengan buaya. Singkatnya, kedua hewan itu sebenarnya sama. Namun, jika kita mengamati lebih banyak Telilti dan lebih detail, hewan ini memiliki perbedaan yang mencolok.

Perbedaan antara alligator dan buaya ada di mulut dan gigi. Pada alligator, mulut lebih lebar dan bibir bersih yang menutupi gigi. Sementara buaya memiliki mulut yang membentuk huruf berbentuk V, semakin banyak gigi keluar dari bibir.

 

10.) Caiman

Hewan melata berikutnya adalah Caiman, Caiman adalah binatang yang masih memiliki hubungan dekat dengan buaya dan alligator. Perbedaan ketiga pada hewan-hewan ini adalah bentuk gigi dan mulut. Secara umum, cayman memiliki tubuh yang lebih kecil dari kedua hewan tersebut.

 

 

Contoh jenis jenis hewan melata di atas mengakhiri pembahasan kita pada kali ini, semoga bermanfaat dan semangat terus belajarnya ya!

 

Artikel Lainnya :

  1. Fungsi Lambung – Meliputi Bagian Dan Strukturnya
  2. Simbiosis Parasitisme : 20 Contoh, Pengertian, dan Gambar Lengkap
  3. Daur Hidup Kecoa – Penjelasan, Contoh, Beserta Gambarnya