Gambar Aliran Energi – Di dalam Ekosistem Beserta Contohnya

Posted on

Gambar Aliran Energi – Di dalam Ekosistem Beserta Contohnya

Ekosistem.co.id – Pada kesempatan kali ini kita hanya akan memberikan gambar aliran energi saja namun beserta dengan ulasan lengkapnya. Apa yang terlintas di benak Sahabat Biologi saat mendengar kata Energi? Pastinya yang teringat adalah kekuatan untuk melakukan aktifitas bukan?

Ekosistem sendiri punya arti sistem ekologi yang terbentuk oleh hubungan timbal balik yang tidak terpisah dari antara makhluk hidup dengan lingkungannya.

Dapat diartikan bahwa aliran energi adalah rangkaian urutan pemindahan bentuk energi satu ke lainnya atau perpindahan energi dari satu tingkatan trofik ke tingkatan selanjutnya.

 

Bentuk energi

Energi ini di bagi dalam 2 jenis, yaitu:

1. Energi Potensial

Energi yang di miliki oleh suatu benda berdasar kedudukannya. Karena berdasar kedudukan, maka di tentukan pula oleh ketinggian tempat dan gaya gravitasinya. Jenis energi potensial: energi kimia, elastis, nuklir dan gravitasi.

2. Energi Kinetik

Energi yang di miliki oleh suatu benda bergerak. Jenis energi kinetik: energi panas, listrik dan magnet.

 

Transformasi Energi

Berdasar hukum termodinamika, energi itu tidak bisa di ciptakan ataupun di hilangkan, tapi hanya bisa di rubah bentuknya. Maka dari itu, menurut hukum ini, energi radiasi matahari yang sudah di terima masih sama jumlahnya hanya mengubah bentuk menjadi energi kimia oleh tumbuhan. Energi kimia itulah yang nantinya dimanfaatkan oleh makhluk hidup lainnya.

 

Aliran energi

Cara menjaga ekosistme di bumi ini adalah dengan menjaga perputaran energi serta nutrisi yang telah di terima sumber luar, yaitu cahaya matahari.

Baca Juga :  Fungsi Protein – Untuk Kebutuhan Hidup Manusia

 

Rantai Makanan

Proses ini lebih di mengerti dengan rantai makanan dan jaring-jaring makanan. Di ekosistem, hanya tumbuhanlah yang bisa menerima cahaya matahari dan merubahnya menjadi energi kimia.

Maka dari itu efisiensi fotosintesis sangat penting untuk kelangsung makhluk hidup di bumi. Tumbuhan ini menempati trofik paling pertama dalam rantai makanan tapi tidak selalu begitu, kok.

1. Rantai makanan rerumputan

Bagian ini yang paling di kenal. Berperan sebagai autotrof tumbuhan sendiri berada di posisi trofik pertama loh. Sapi itu hewan herbivora yang makanan utamanya rumput. Kemudian karnivora itu yang memakan herbivora.

2. Rantai makanan parasit

Hal ini terjadi apabila aliran energinya terjadi tanpa peristiwa makan dan dimakan namun terbentuk karena ada interaksi antar organisme dalam ekosistem dalam bentuk parasitisme. Contohnya, jamur dan akar pohon.

3. Rantai Makanan Pengurai

Bagian ini terbentuk karena organisme pengurai. Dalam rantai makanan ini organisme yang sudah mati bukan berarti energi di dalam juga ikut menghilang, ya, Sahabat Biologi. Tapi, di gunakan dalam sumber energi bagi pengurai. Organisme yang termasuk adalah organisme uniseluler, seperti algae, jamur, bakteri dan lain sebagainya.

 

Tingkatan Trofik dan Jaring-Jaring Makanan

Tingkatan trofik ini punya pengertian sebagai pengelompokkan organisme berdasarkan posisinya dalam rantai makanan. Panjang ataupun banyaknya jumlah tingkatan trofik ini ditentukan oleh banyaknya organisme yang berperan dalam rantai makanan ya, Sahabat Biologi.

Contohnya :

  • Rumput – Sapi – Manusia
  • Rumput – Ulat – Ayam – Manusia

Berdasarkan contoh 1 ada tiga tingkatan trofik, di contoh 2 ada empat tingkatan trofik.

Setiap trofik punya julukannya, loh, Sahabat Biologi, yaitu:

  • Tingkatan 1: organisme autotrof.
  • Tingkatan 2: Herbivora
  • Tingkatan 3: Karnivora primer
  • Tingkatan 4: karnivora sekunder (sampai selanjutnya)
Baca Juga :  Jaringan Hewan - Penjelasan, Struktur, Contoh dan Gambar

Karena itu, dalam rantai makanan yang berbeda, setiap organisme tertentu dapat menempati beberapa tingkatan trofik. Itulah rantai makanan. Berulang dan terus berputar.

 

Aliran Energi Yang Terdapat di Dalam Ekosistem

Di sini yang berbeda hanyalah organisme saja, Sahabat Biologi. Selebihnya semua sama seperti rantai makanan.

1. Ekosistem yang ada di darat

Contohnya :

  • Matahari – Sawi – ulat – burung pipit – burung elang
  • Matahari – rumput – kijang – harimau
  • Matahari – padi – belalang – ayam – ular

2. Ekosistem di Air

Di sini organisme autotrof yang berperang adalah fitoplankton dan ganggang. Fitoplankton itu salah satu jenis plankton yang bisa berfotosintesis.

Di laut, rawa, sungai, maupun danau ekosistemnya termasuk perairan ya.

Contohnya :

  • Matahari – Fitoplankton – Siput – Ikan – Hiu
  • Matahari – Fitoplankton – Zooplankton – ikan paus
  • Matahari – Fitoplankton – Udang – Flamingo

 

Itulah tadi bahasan kita mengenai Aliran Energi di dalam Ekosistem beserta contohnya. Wah, rupanya Sahabat Biologi hidup di bumi ini tidak hanya sendirian ya.

Ada banyak organisme dan makhluk lain yang membantu menjaga bumi ini dan menguntungkan manusia. Di harapkan dengan mengetahui tentang hal ini Sahabat Biologi bisa lebih peduli terhadap lingkungan ya. Semoga bermanfaat dan sampai jumpa di lain kesempatan.

Artikel Lainnya :

  1. Cacing Tanah – Ciri-Ciri, Jenis dan Cara Budidaya Terlengkap
  2. Lumut Kerak – Penjelasan, Manfaat, Ciri Ciri, Contoh Beserta Gambar
  3. Sistem Ekskresi Pada Hewan
  4. Energi Dalam Ekosistem – Proses dan Contohnya