Fungsi Vakuola – Penjelasan Beserta Gambarnya

Posted on

Fungsi Vakuola

Ekosistem.co.id – Fungsi vakuola pada sel tumbuhan dan sel hewan umumnya berbeda karena organel ini pun memiliki bentuk dan struktur yang unik untuk dipelajari. Umumnya pada sel hewan vakuola hanya bisa ditemukan pada hewan tertentu.

Namun vakuola sudah pasti bisa ditemukan di dalam sel hewan.

 

Vakuola Adalah

Untuk yang belum mengetahui apa itu vakuola, vakuola merupakan salah satu bagian dari organel sitoplasmik yang bentuknya berupa zat cair dan dibungkus oleh selaput tipis atau tonoplas. Vakuola ini sendiri bisa terbentuk dari kumpulan zat cair yang menyatu seperti mineral, enzim, asam, alkaloid dan yang lainnya.

Pada setiap zat tersebut memiliki kegunaan yang berbeda beda akan tetapi saling membentuk satu kesatuan di dalam tubuh sel hewan atau pun sel tumbuhan, zat zat ini sendiri juga saling bekerja sama agar dapat menghasilkan kinerja yang lebih sempurna.

Sehingga bisa dikatakan jika vakuola memiliki fungsi yang cukup penting di dalam organel yang berada pada tumbuhan mau pun hewan. Apa saja fungsinya?

 

Fungsi Vakuola

Secara umum vakuola memiliki banyak sekali fungsi, yakni :

1.) Menyimpan zat warna bunga, daun dan buah.

2.) Mengatur turgiditas sel.

3.) Menyimpan minyak atsiri.

4.) Menampung sisa metabolik dan metabolisme sekunder.

5.) Mendistribusikan zat yang ada di dalam sel.

6.) Menyimpan hasil sintesis : gula, fenol, amilum dan glikogen.

7.) Mengatur tekanan osmotik di dalam sel.

8.) Membantu pertumbuhan dan perkembangan sel.

9.) Melindungi sel.

10.) Membentuk tekanan turgor pada sel.

11.) Menyimpan bahan dan zat tertentu.

12.) Menyimpan sisa pembuagan zat dan sampah.

 

Baca Juga :  Ekosistem adalah – Pengertian, Jenis, Fungsi, Komponen

Seperti yang kita tahu jika vakuola bisa ditemukan pada semua tumbuhan namun hanya hewan tertentu yang memiliki vakuola. Dan fungsi vakuola pada hewan serta tumbuhan pastilah berbeda bukan.

Berikut ini penjelasannya!

 

Fungsi Vakuola Pada Hewan

Seperti yang sudah disebutkan sebelumnya jika vakuola tak dapat ditemukan pada semua jenis sel hewan karena hanya hewan tertentu saja yang mempunyai organel ini. jenis hewan yang memiliki vakuola merupakan golongan uniseluler rendah contohnya seperti hewan protozoa.

Organel vakuola yang terdapat pada hewan sendiri bisa dibagi menjadi dua bagian yang meliputi vakuola untuk gerakan atau denyutan dan juga vakuola untuk makanan. Jenis vakuola gerakan atau denyut mempunyai tugas sebagai pengumpul dan juga bisa mengeluarkan zat sisa metabolisme di dalam bentuk cairan.

Cairan tersebut sendiri bisa mengendalikan kadar garam atau pun kadar air yang ada di dalam tubuh, sementara fungsi vakuola makanan adalah sebagai tempat cadangan makanan atau pun untuk mengolah makanan lalu disebarkan ke seluruh bagian sel.

Tadi sudah dijelaskan jika hewan protozoa merupakan contoh hewan yang memiliki vakuola namun ada jenis hewan jamur yang memiliki vakuola sebagai fungsi homeostatis yang merupakan proses yang bisa mengontrol osmoregulasi, PH, sel dan juga tempat penyimpanan asam amino dan juga lain sebagainya.

Pada hewan jamur jumlah vakuolanya bahkan lebih besar jika dibandingkan dengan hewan yang lainnya.

 

Fungsi Vakuola Pada Tumbuhan

Berbeda dengan hewan, di semua tumbuhan bisa ditemukan organel vakuola yang memiliki fungsi untuk menunjang kehidupan tumbuhan tersebut. Untuk ukuran vakuolanya sendiri bisa diketahui dari umur tumbuhan karena semakin tua tumbuhan tersbeut maka akan semakin besar pula ukuran vakuola yang ada di dalamnya.

Baca Juga :  Fungsi Empedu Dan Efek Yang Terjadi Jika Empedu Pecah

Dan begitu juga sebaliknya jika tumbuhan tersebut masih muda maka ukuran vakuolanya pun terbilang masih kecil.

Fungsi vakuola pada tumbuhan sendiri adalah sebagai wadah penumpukan sisa metabolisme di dalam tubuh contohnya seperti getah, yang dijadikan sebagai wadah. Untuk menyimpan makanan yang merupakan garam mineral atau pun sukrosa, menghubungkan sitoplasma dengan dinding sel.

Untuk membantu proses masuk keluarnya zat yang ada pada tumbuhan agar bisa berlajan dengan lancar dan juga berfungsi sebagai tempat penguatan sel sel yang masih muda.

 

Ciri-ciri Vakuola

Tidak lengkap jika kita hanya mengetahui fungsi vakuola tanpa mempelajarinya lebih lanjut, seperti ciri-ciri yang dimiliki oleh vakuola di bawah ini :

1.) Berbentuk ruangan dan berongga yang diselimuti oleh suatu tonoplas atau membran.

2.) Di dalamnya berisikan cairan bening.

3.) Vakuola pada tumbuhan ukurannya lebih besar karena berisikan air sedangkan vauola pada hewan ukuranya lebih kecil karena hanya ada pada hewan bersel satu.

 

Struktur Vakuola

Vakuola pada tumbuhan lebih berstruktur dan berukuran lebih besar, terutama jika tumbuhan sudah dewasa. Karena seluruh vakuola akan memenuhi semua bagian dari sitoplasma.

Vakuola diselimuti dengan tonoplas yang merupakan membran tunggal serta cairan getah gel yang bercampur dengan berbagai zat larut lainnya.

Sel muda mempunyai banyak vakuola berukuran kecil yang nantinya akan bersatu menjadi vakuola besar seiring sel tumbuhan berkembang. Vakuola juga tersusun dari retikulum endoplasma yang bentuknya memanjang dan membuat saluran kecil yang dinamakan pravakuola.

Pravakuola pravakuola ini pun akan bersatu membentuk sebuah organel seperti bola di dalam vakuola.

Vakuola pada tumbuhan bisa dilihat pada gambar di bawah ini :

 

 

Vakuola pada hewan hanya ditemukan pada hewan bersel satu dengan struktur dan sifat yang hanya sementara sehingga ukuran dari vakuola pada hewan terbilang lebih kecil.

Baca Juga :  Homeostasis Adalah – Fungsi, Komponen, Faktor Yang Mempengaruhi dan Contoh

Hal ini dikarenakan hewan sama seperti manusia yang menggunakan energi dari inti sel secara langsung. Sedangkan tumbuhan tidak langsung menggunakan energi dan menyimpannya di dalam tempat penyimpanan zat yang berupa banyak ruang.

Lihat gambar di bawah ini untuk mengetahui bentuk vakuola pada hewan :

 

Jenis-jenis Vakuola

Vakuola sendiri dibagi ke dalam beberapa jenis di antaranya adalah :

1.) Vakuola Makanan

Vakuola makanan berfungsi sebagai pengolah dan penyebar luas hasil pencernaan makanan ke seluruh bagian tubuh. Makanan yang sudah dicerna pun akan dibawa ke sitosol dan digunakan. Sementara zat yang tidak bisa dicerna akan dibuang melalui sistem sekresi.

Vakuola makanan disebut dengan istilah vakuola nonkontraktil.

 

2.) Vakuola Kontraktil

Disebut juga dengan vakuola denyut yang memiliki tugas sebagai pengatur nilai osmotik di dalam sel yang disebut dengan osmoregulator.

 

3.) Vakuola Pusat

Vakuola pusat mengisi hampir keseluruhan atau 90 hingga 95% dari sel dewasa yang diselimuti dengan membran tonoplas. Jenis vakuola ini tidak permeable terhadap air dan materi larut lainnya.

 

 

Fungsi vakuola pada hewan dan tumbuhan sangat penting dan sangat dibutuhkan, maka dari itu Ekosistem.co.id mengulasnya bagi sahabat biologi. Karena materi ini sangat penting untuk diketahui.

Artikel Lainnya :

  1. Siklus Hidrologi – Pengertian, Macam-macam Siklus, Proses, komponen, Disertai Gambar
  2. Respirasi Aerob – Anaerob Dan Perbedaan Beserta Contohnya
  3. Anabolisme – Pengertian, Tahapan, Perbedaan Anabolisme Dan Katabolisme
  4. Pengertian Sel – jaringan,Struktur, Beserta Fungsinya