Fungsi Trakea pada Manusia Serta Struktur Trakea

Posted on

Fungsi Trakea

Ekosistem.co.id – Fungsi Trakea pada tubuh manusia sangatlah penting oleh sebab itu organ ini wajib untuk kita pelajari. Trakea merupakan salah satu organ yang cukup penting dan dimiliki oleh makhluk hidup, termasuk manusia yang memiliki organ tubuh ini.

Namun antara fungsi trakea yang dimiliki oleh manusia dan makhluk hidup lainnya pastilah berbeda.

 

Pengertian Trakea

Trakea adalah organ penting yang ada di dalam tubuh kita dan organ ini mempunyai diameter sekitar 20 hingga 25 cm. Panjangnya berukuran setidaknya 10 hingga 16 cm

Organ ini berbentuk menyerupai tabung dengan bentuk memanjang dan disusun dari 20 tulang rawan.

Bentuk tulang rawan penyusun trakea ini mirip dengan cincin dan sifatnya fleksibel namun kuat.

Trakea juga terletak dari laring dan terbikurasi dan menjadi bronkus utama untuk tubuh manusia dan dari faring ke syiring pada burung dan memiliki peran sabagai jalan masuknya udara menuju ka paru-paru.

Bisa dibilang trakea ini memiliki banyak fungsi dan sangat berperan penting terhadap tubuh manusia sehingga tak heran jika trakea dianggap sebagai organ tubuh yang penting.

Lantas apa saja fungsi dari trakea ini? Simak penjelasannya di bawah ini ya!

 

Fungsi Trakea Pada Manusia

Treka sendiri memiliki fungsi sebagai berikut ini :

Baca Juga :  Gen Adalah? Penjelasan Terlengkapnya, Perbedaan RNA dan DNA

1 .) Menyediakan Akses Saluran Pernapasan

Fungsi penting organ trakea pada manusia adalah sebagai penyedia saluran pernapasan. Dari saluran inilah udara dapat masuk serta keluar lewat organ pernapasan lainnya, yakni paru-paru.

Sebab apabila trakea tersumbat maka udara tidak akan dapat masuk ke dalam organ paru paru sengan baik dan lancar. Maka jika trakea mengalami masalah, sistem pernapasan pun akan terganggu sehingga bisa saja menyebabkan kematian.

 

2 .) Berfungsi Sebagai Penjaga Suhu Udara yang Masuk ke Organ Paru-Paru

Trakea memiliki tugas untuk melembabkan dan juga menghangatkan udara yang masuk ke dalam paru-paru. Hal ini juga memiliki kegunaan yang mampu untuk menjaga keseimbangan suhu tubuh.

Fungsi trakea yang mampu menjaga suhu udara yang masuk ke paru-paru ini disebut juga dengan termoregulasi.

 

3 .) Mencegah Benda Asing Masuk ke Paru-Paru

Trakea memiliki jaringan epitel yang melapisi pada bagian terkecil dan paling dalam trakea dan bisa menghasilkan lendir yang juga mampu menangkap debu pada partikel kecil.

Epitel ini juga memiliki silia, dan fungsi dari silia ini yakni mampu mendorong benda asing agar tak bisa keluar dari trakea. Benda benda asing ini pun akan keluar berbentuk dahak dan dibawa masuk ke sistem pencernaan. Atau keluar melalui mulut.

Trakea juga memiliki otot trakhealis yang memiliki fungsi untuk menimbulkan batuk pada saat ada makanan yang tak sengaja masuk ke dalam trakea. Sebab ketika batuk, tekanan yang dihasilkan oleh trakea bisa membuat makanan menjadi terdorong keluar.

 

Itu dia beberapa fungsi yang dimiliki oleh trakea di dalam tubuh manusia, sementara itu trakea sendiri terdiri dari beberapa struktru. Scroll ke bawah untuk tahu ulasannya.

Baca Juga :  Tulang Tengkorak - Nama Latin Beserta Fungsinya

 

Struktur Trakea

Trakea terdiri dari beberapa struktur, di antaranya adalah :

1.) Jaringan Tulang Rawan

Di dalam esofagus terdapat 16 hingga 20 tulang rawan hialin dengan bentuk menyerupai huruf C. Bagian ini bertugas sebagai penyusun saluran yang ada di organ Trakea.

Pada bagian terbuka dari tulang rawan “C” yang terletak di bagian posterior. Yaitu di bagian yang berada di sebelah organ esofagus.

Di bagian tulang rawan ini ditemukan lamina propia dengan isi jaringan otot dan jaringan ikat.

 

2.) Jaringan Epitel

Jaringan epitel atau epithelium berjenis epitel silindris bersilia bertugas sebagai pelapis dinding yang berada di bagian dalam organ trakea.

 

3.) Jaringan Ikat

Jaringan ikat sendiri bisa ditemukan pada bagian dalam tulang rawan, lebih jelasnya berada di bagian lapisan lamina propia.

Lapisan pada jaringan ini bertugas sebagai penghubung bagi jaringan satu dengan jaringan lain.

Selain itu ada juga ligamentung yang memiliki fungsi untuk menghubungkan antar tulang rawan yang memiliki bentuk mirip dengan huruf C pada trakea.

 

4.) Jaringan Otot

Jaringan otot ini yang menyusun trakea sama juga dengan otot yang menyusun pada saluran pernapasan lainnya yakni yang biasa disebut dengan otot polos.

Otot yang ada di organ trakea ini berfungsi dalam pergerakan pada sistem pernapasan. Fungsi lainnya adalah untuk memberikan akomodasi dalam bentuk mekanisme batu dan tersedak.

 

Perbedaan Trakea dan Esofagus

Itulah struktur yang dimiliki oleh trakea, lalu apa perbedaan antara trakea dan esofagus? Masalah ini cukup menarik untuk dibahas karena pada dasarnya organ ini memiliki fungsi dan struktur yang berbeda dan tak banyak diketahui.

Nah, ini lah penjelasan dari perbedaan antara trakea dan esofagus.

Baca Juga :  Metabolisme Protein – Pengertian dan Proses Terjadinya pada Tubuh

Trakea dan esofagus memiliki perbedaan seperti di bawah ini :

1.) Trakea merupakan bagian dari sistem pernapasan sementara kerongkongan atau esofagus adalah bagian dari sistem pencernaan. Trakea yang bertugas mengangkut udara sementara esofagus bertugas untuk mengangkut makanan.

2.) Trakea disuplai oleh arteri tiroid rendah sedangkan esofagus sendiri dipasok oleh arteri yang berbeda dengan trakea dan berada di lokasi yang juga berbeda di dalam tubuh.

3.) Trakea memiliki dua bgian sementara kerongkongan atau esofagus memiliki tiga bagian.

4.) Trakea memiliki bentuk tabung yang panjang sementara bentuk esofagus lebih fleksibel.

 

Sudah tahu kan apa saja fungsi trakea pada manusia serta struktur trakea hingga perbedaan antara trakea dengan esofagus.

 

Artikel Lainnya :

Metabolisme Karbohidrat – Macam Macam dan Pengertiannya

Mollusca – Pengertian, Ciri-ciri dan Klasifikasinya

Gymnospermae – Pengertian, Ciri ciri, Klasifikasi beserta Contoh