Fungsi Sitoplasma Pada Sel Tumbuhan Dan Bakteri

Posted on

Fungsi Sitoplasma Pada Sel Tumbuhan Dan Bakteri

Fungsi Sitoplasma Pada Sel Tumbuhan Dan Bakteri – Pembahasan kali ini secara spesifik menjabarkan tentang apa itu sitoplasma? Fungsi sitoplasma pada sel tumbuhan dan bakteri. Sitoplasma adalah bagian organel sel yang ada pada binatang dan tumbuhan, yang masing-masing berbeda. Sitoplasma juga memiliki arti sebuah cairan kental yang mirip seperti jelly yang berada di antara membran sel dan membran inti yang di dalamnya terdapat, organel-organel sel, sitosol, sitoskeleton, vesikel, dan zat-zat inklusi.

Sitoplasma sendiri mempunyai beberapa ciri-ciri yang membuatnya mudah dikenali dan ciri-ciri dari sitoplasma sendiri  diantaranya adalah sebagai berikut ini:

  1. Sitoplasma terdiri dari beberapa organel seperti, mitokondria, ribosom, dan juga komplek golgi.
  2. Sitoplasma sendiri memiliki ciri-ciri dapat berubah-ubah dan merupakan sifat dari sitoplasma, karena berasal dari fase nol atau cair, menjadi fase gel atau memadat, dan sebaliknya tergantung kondisi sel.
  3. Di dalam sitoplasma terdapat sitosol. Sitosol ini sendiri tersusun atas banyak elemen yakni air, protein, vitamin, asam amino, nukleotida, gula, ion, dan asam lemak.
  4. Sitoplasma juga mempunyai warna berbeda-beda atau yang biasa disebut dengan differential.
  5. Terdapat pada sel tumbuhan dan binatang, perbedaannya dapat dilihat dari berapa banyak jumlah sitoplasma. Tumbuhan memiliki jumlah sitoplasma lebih banyak dibandingkan yang ada pada binatang. Ada juga sitoplasma dalam sel bakteri.

 

Sitoplasma Pada Sel Bakteri

Seperti yang diketahui, bakteri adalah organisme bersel satu yang dapat mendatangkan penyakit, tapi juga sangat penting peranannya, karena punya andil besar dalam proses pencernaan. Bakteri merupakan sel prokariotik yang tidak punya inti tertutup membran. Bukannya DNA dalam kromosom, informasi gen yang ada dalam bakteri disebut plasmid (sesuatu yang terkandung dalam lingkaran bahan seluler). Plasmid, air, enzim, bahan limbah, nutrisi, dan ribosomlah yang beredar pada cairan kental seperti jelly yang dinamakan “sitoplasma”.

Baca Juga :  Sistem Ekskresi Pada Manusia Dan Jenis-Jenis Gangguan Pada Alat Eksresi

Nah itulah sedikit profil dari sitoplasma ya, sekarang kita beralih pada pembahasan yang sebenarnya seputar Fungsi sitoplasma pada sel tumbuhan dan bakteri.

Fungsi sitoplasma bagi bakteri :

  • Proses aktifitas kelangsungan hidup bakteri

Bakteri mempunyai penyusun internal sederhana yang terorganisir yang terdiri dari bagian-bagian khusus dari suatu organ dan dikelilingi membran. Bagian-bagian khusus yang dimaksud adalah organel. Sitoplasma adalah tempat dimana organel menjalankan proses yang dibutuhkan untuk kelangsungan kehidupan bakteri. Di sitoplasma juga terjadi pertumbuhan sel, penghapusan limbah, replikasi (reproduksi) dari luar, dan metabolisme.

  • Memberikan perlindungan bakteri ketika berkembang biak

Ketika bakteri berkembang biak, bakteri dibantu plasmid. Plasmid adalah struktur gen kecil yang ditemukan pada bakteri yang punya untai DNA yang melingkar. Berfungsi sebagai pengaman, plasmid bertugas membawa sifat resistensi obat antibiotik, resistensi tersebut bereaksi terhadap logam berat dan faktor lain untuk infeksi binatang atau tanaman. Hal inilah yang menguntungkan dan memberi perlindungan pada proses berkembangbiaknya bakteri.

  • Sebagai pengontrol dari sel bakteri

Genom, genom adalah bagian dari fitur yang ada pada sitoplasma, berbentuk lilitan DNA bertugas mengontrol segala fungsi sel bakteri, dan mengahasilkan protein yang diperlukan bakteri guna menunjang hidupnya.

 

Berarti jika disimpulkan, fungsi dari sitoplasma bagi bakteri adalah sangat vital, yakni sebagai tempat terjadinya segala proses untuk kelanjutan hidup bakteri.

Fungsi sitoplasma pada sel tumbuhan :

Fungsi sitoplasma pada tumbuhan hampir sama dengan fungsi sitoplasma bagi sel binatang, yakni sama-sama bekerja untuk menyediakan dukungan internal struktur karean menjadi semacam media untuk suspensi keduanya. Hampir sama, yakni :

  • Sebagai tempat penyimpanan bahan kimia gua metabolisme sel, seperti protein, enzim, dan lemak.
  • Sarana penyerapan air sesuai yang dibutuhkan
  • Bertugas menjaga stabilitas air yang ada pada sel
  • Pelarut protein dan senyawa yang dimiliki sel
  • Memberikan perlindungan pada organel-organel sel, karena berfungsi seperti kerangka sehingga memberikan bentuk terhadap organel-organel sel tersebut.
  • Pengontrol interaksi antara sel dengan lingkungan luar sel
  • Fasilitator yang membuat organel dapat bergerak karena adanya aliran sitoplasma
  • Tempat sintesis protein oleh ribosom dan metabolisme sitosolik glikolisis
Baca Juga :  Pembelahan Mitosis Dan Meiosis

Nah itu lah ulasan bahasan mengenai Fungsi sitoplasma pada sel tumbuhan dan bakteri, yang di depannya sudah diberikan pengenalan lebih pada sitoplasma. Jadi sitoplasma adalah media ataupun tempat guna berlangsungnya proses-proses penting dari makhluk hidup, meliputi, tumbuhan, binatang, bahkan bakteri untuk kelangsungan hidup mereka.

Semoga dari artikel ini bisa menambah ilmu pengetahuan anda mengenai sitoplasma dan menambah kancah keilmuan seputar biologi yang mungkin selama ini tak pernah anda tahu sebelumnya, dengan membaca artikel ini bisa membuat anda lebih mengetahui apa itu sitoplasma, fungsinya pada sel dan tumbuhan. Semoga pembahasan kali ini bermanfaat sampai bertemu lagi di artikel berikutnya ya.

Rate this post