Fungsi Paru-Paru Pengertian, Struktur Dan Bagiannya

Posted on

Fungsi Paru-Paru Pengertian, Struktur Dan Bagiannya

Ekosistem.co.id – Fungsi paru-paru sebagai salah satu organ vital manusia memang sangatlah penting. Bayangkan jika kita tidak memiliki organ satu ini, padahal manusia tidak bisa menahan napas meski hanya beberapa menit saja.

Jadi paru-paru tentu memiliki peran yang sangat penting, lalu apa saja fungsinya? Simak ulasan lengkapnya berikut ini.

 

Paru-paru Adalah

Paru-paru merupakan istilah anatomi yang dikenal dengan pulmo, pulmo di sini merupakan organ khusus yang bertanggung jawab di dalam proses respirasi. Atau sistem pernapasan pada manusia dan juga terdiri dari bagian pulmo dextra atau paru paru kanan dan pulmo sinistra paru paru kiri.

Itulah dia pengertian singkat mengenai paru paru. Selain itu paru paru juga berhubungan dengan sistem peredaran darah atau yang biasa disebut dengan sirkulasi serta sistem ekskresi yakni pengeluaran zat sisa.

 

Anatomi Paru-paru

Paru-paru memiliki dua bagian jika dilihat berdasarkan anatominya, yakni paru-paru bagian kiri dengan berat 325 hingga 550 gram. Dan paru-paru bagian kanan dengan berat berkisar 375 hingga 600 gram.

Setiap bagian paru-paru disebut dengan lobus dan berikut penjelasannya :

1.) Paru-paru kiri memiliki dua lobus dengan jantung yang ada di dalam alur atau takik jantung dan terletak di lobus bagian bawah.

2.) Paru-paru kanan mempunyai tiga lobus yang membuat ukurannya lebih besar dengan bobot lebih berat dari paru-paru kiri.

 

Organ paru-paru sendiri dipisah oleh area bernama mediastinum dan berisikan organ penting lain seperti jantung, esophagus, trakea hingga kelenjar getah bening. Paru-paru sendiri dilindungi oleh selaput dengan nama pleura dan dipisah menggunakan diagragma otot.

Simak gambar berikut ini mengetahui anatomi paru-paru lebih lanjut :

 

Struktur Paru-paru

Berikut ini adalah struktur yang terdapat pada paru-paru :

1.) Trakea

Trakea adalah saluran pernapasan bawah lanjutan yang adalhnya dari laring, tugas bagian ini adalah menjadi pengantar udara untuk dibawa ke pulmo. Agar dapat melakukan proses difusi.

Letak dari trakea sendiri ada di mediastinum atau disebut pula dengan daerah kompartemen karena berada di tengah dua rongga paru pada region thoraks.

Baca Juga :  Nukleus

Pada bagian superior ini terdiri dari tracheal ring yang dibentuk oleh kartilago atau tulang rawan, serta menampati bagian tengah leher.

2.) Bronkus

Bronkus adalah bagian lebih lanjut dari trakea dan juga disebut dengan saluran konduksi udara dengan fungsi sebagai tempat difusi oksigen dan karbondioksida. Dan proses ini terjadi pada ujung terminal yang ada di bagian alveolus secara langsung.

Bronkus principalis disebut pula dengan nama bronkus primer yang terdiri dari bronkus principalis dekstra serta bronkus principalis sinistra. Kedua bagian ini pun memiliki perbedaan satu sama lain.

Berikut ini adalah perbedaan dari bronkus principalis dekstra dan bronkus principalis sinistra :

Bronkus Principalis Dekstra berdiameter besar dan lebar namun memiliki ukuran yang lebih pendek.

Bronkus Principalis Sinistra berdiameter lebih kecil dengan ukuran yang lebih panjang.

3.) Alveolus

Unit fungsional paru-paru berupa kantung udara kecil yang terdapat di bronkilis dan juga disebut dengan alveoli. Terdapat kurang lebih 400ribu alveoli pada organ paru-paru manusia dewasa.

Alveoli sendiri memiliki diameter dengan ukuran sekitar 200 sampai 300 mikron dan fungsi dari bagian ini adalah sebagai tempat terjadinya pertukaran gas.

Bagian ini dikelilingi oleh bagian yang disebut dengan kapiler dan bertugas untuk membawa darah pada proses pertukaran karbondioksida. Proses ini dilakukan oleh kapiler di dinding alveolus.

Akveoli akan memulai tugasnya pada saat manusia mulai menghirup udara lewat lubang hidung.

 

Bagian-bagian Paru-paru

Berikut ini adalah bagian bagian paru paru :

1.) Bronkus

Bronkus adalah bagian paru-paru yang memiliki bentuk batang bercabang karena tugasnya sebagai penghubung antara paru-paru kiri dan paru-paru kanan dengan trakea.

Bronchial sendiri disusun oleh tulang rawan dengan lapisan mukosa dan dipadu oleh otot polos serta cartilage.

Lapisan mukosa ini menghasilkan lendir yang digunakan untuk menjebak partikel asing yang masuk ke dalam paru-paru baik disengaja mau pun tidak. Sedangkan otot polos mempunyai fungsi sebagai pengatur ketika kita bernapas, dengan cara kerja yang tidak akan kita sadari.

2.) Bronkiolus

Bronkiolus adalah cabang dari bronkus dan bagian ini akan berakhir di alveoli dengan struktur yang tidak memiliki tulang rawan dan silia. Namun bronkiolus bersilia memiliki bentuk menyerupai kubus jaringan epitel.

3.) Alveolus

Disebut juga dengan nama alveoli, bagian ini bertugas untuk membantu proses pertukaran oksigen dengan karbondioksida. Alveolus sediri juga mempunyai difusi serta struktur alveolar dan terdiri dari membrane tipis serta kapiler darah dalam jumlah yang banyak.

Baca Juga :  Siklus Air – Pengertian dan Proses Terjadinya

4.) Pleura

Pleura merupakan sebuah selaput yang bertugas sebagai pelapis paru-paru, bagian ini mempunyai struktur unik seperti kantung dengan bentuk yang halus serta licin.

Fungsi dari pleura adalah bertugas untuk mengurasi gesekan yang terjadi ketika paru-paru kita sedang melakukan proses pernapasan. Atau pada saat paru-paru bergerak mengembang dan mengempis ketika kita bernapas.

5.) Diafragma

Diafragma merupakan serat otot dari paru-paru dan serat ini membentuk perbatasan antara rongga perut dengan rongga dada.

Peran diafragma sendiri cukuplah penting sebab membantu proses pernapasan yang dilakukan oleh perut. Karena diafragma terdiri dari otot beserta pembuluh darah dan saraf frenikus.

6.) Trakea (Tenggorokan)

Trakea merupakan bagian dengan paru-paru dengan bentuk tabung yang panjangnya kurang lebih 5 inci. Bagian ini akan dihubungkan oleh laring ke bronkus dan trakea terdiri dari tulang rawan hialin.

Bentuk trakea sendiri seperti huruf C dengan lapisan epitel bersila, tugas trakea adalah menjadi tempat saluran pernapasan dilangsungkan.

 

Cara Kerja Paru-paru

Organ paru-paru merupakan organ yang membantu sistem pernapasan manusia dengan cara memungkinkan oksigen di udara masuk ke dalam tubuh. Lalu akan mengeluarkan atau membuang karbondioksida sebagai hasil pembuangan dari sistem pernapasan.

Pada sistem pernapasan diafragma akan bergerak ke atas bersamaan dengan otot dinding yang mengendur sehingga membuat rongga dada mengecil. Hal ini akan mendorong udara untuk keluar dari sistem pernapasa lewang hidung dan bisa juga lewat mulut.

Paru-paru sendiri akan bekerja dengan cara seperti di bawah ini :

1.) Ketika kita mengambil napas atau menghirup udara, maka udara akan memenuhi sebagain besar alveoli yang berjumlah jutaan di dalam paru-paru.

2.) Oksigen pun akan bergerak dari alveoli menuju darah lewat pembuluh darah kecil atau kapiler, bagian ini sendiri melapisi dinding alveoli.

3.) Oksigen pun akan diambil oleh hemoglobin yang ada di pada sel darah merah tubuh kita.

4.) Darah yang memiliki banyak kandungan oksigen akan mulai mengali menuju jantung yang kemudian akan dipompa lewat arteri menuju jaringan seluruh tubuh.

5.) Jaringan tubuh dipenuhi dengan kapiler yang menggerakkan hemoglobin menuju ke dalam sel tubuh.

6.) Kemudian karbondioksida akan mulai bergeram menuju luar sel yang ada di dalam kapiler.

7.) Karbondioksida yang ada banyak di dalam darah akan dibawa melewati vena menuju ke jantung.

8.) Darah yang dipompa dari jantung menuju ke paru-paru yang mana karbondioksida telah masuk ke alveoli untuk kemudian dihembuskan keluar lewat hidung atau mulut.

 

Baca Juga :  Fungsi Kelenjar Keringat

Fungsi Paru-paru

Setelah membahas semua hal mengenai paru-paru mulai dari pengertian, anatomi, struktur hingga cara kerja. Kita sampai pada pembahasan utama mengenai fungsi paru-paru yang sudah kami rangkum di bawah ini :

1.) Alat Respirasi

Fungsi utama dari paru-paru tentu saja sebagai tempat untuk melakukan proses pertukaran oksigen dengan gas karbondioksida.

2.) Pengendali PH Darah

Fungsi lain yang tak kalah penting adalah paru-paru mampu mengubah tekanan CO2 dan menjadi pengendali pH darah pada tiap menit saat terjadi proses respirasi.

3.) Sebagai Siliaris Eskalator

Tugas utama dari siliaris eskalator adalah sebagai penjaga paru-paru dari resiko infeksi yang bisa saja terjadi akibat partikel asing yang ikut masuk bersamaan dengan udara. Partikel seperti kotoran, debu hingga bakteri ini akan ditangkap oleh lapisan lendir yang ada di permukaan mukosan pada saluran pernapasan kita.

4.) Reservoir

Reservoir merupakan fungsi dari paru-paru yang bertugas sebagai tempat penampungan sekitar 450 ml darah di dalam tubuh kita.

5.) Lapisan Pelindung

Fungsi ini adalah sebagai pelindung dan menjaga hari dari guncangan karena letak hati yang berada di bawah antara paru paru.

6.) Mencegah Polutan Masuk

Pada saat bernapas terkadang terdapat partikel kecil yang ikut masuk bersama dengan udara yang kita hirup. Nah, partikel atau benda asing ini akan berhenti pada lapisan sputum, mucus dan juga pada phglem.

Sebab lapisan lapisan tersebut memang bertugas sebagai pembatas bagian yang ada di kantong pernapasan kita.

7.) Penghasil Suara Vokal

Paru-paru tidak hanya bertugas sebagai organ respirasi namun juga dapat bertugas sebagai penghasil suara yang beraal dari pita suara. Hal ini biasa disebut dengan suara vokal yang kita hasilkan.

 

Jadi sudah tahu kan, apa saja fungsi paru-paru? Semoga dengan ini kita jadi semakin peduli dan menjaga organ penting satu ini ya, khususnya jangan pernah melakukan kebiasaan buruk yang dapat merusaknya. Sampai jumpa pada ulasan berikutnya.

 

Artikel Lainnya :