Fungsi Kloroplas – Pengertian, Struktur Dan Fungsi

Posted on

Fungsi Kloroplas

Ekosistem.co.id –  Setelah sebelumnya membahas mengenai fungsi lisosom dan fungsi sentriol, maka kali ini akan membahas mengenai fungsi kloropas. Apa itu kloroplas dan apa saja fungsinya bagi makhluk hidup?

Apakah kloroplas dimiliki oleh manusia, tumbuhan dan hewan? Atau hanya dimiliki oleh salah satunya?

Guru yakin, begitu mendengar istilah kloroplas sahabat biologi mulai menerka-nerka mengenai istilah ini. Tapi dari pada bingung sendiri sahabat bisa menyimak penjelasan yang sudah Guru rangkum di bawah ini.

Sebab bisa dibilang kloroplas memiliki fungsi yang sangat penting bagi kehidupan. Mau tahu kan, apa saja fungsi yang dimiliki oleh kloroplas ini.

Nah, tapi sebelum mengatahui fungsinya alangkah lebih baik jika anda tahu apa itu kloroplas. Langsung saja scroll infonya di bawah ini :

 

Pengertian Kloroplas

 

 

Jika dilihat secara umum, pengertian dari kloroplas sendiri adalah plastisida yang di dalamnya terdapat kandungan klorofil. Kloroplas ini juga berfungsi sebagai tempat untuk melakukan proses fotosintesis loh.

Mendengar kata fotosintesis sudah terbayang kan, jika kloroplas hanya terdapat di tumbuhan saja.

Bisa dibilang kloroplas merupakan organel sel dengan membrane yang hanya dapat dilihat di tumbuhan saja. Organel ini juga merupakan penghasil klorofil.

Sedangkan fotosintesis, pastinya sahabat biologi sudah tahu istilah ini kan. Jika belum tahu, maka fotosintesis ini merupakan sebuah proses biokimia yang dilakukan pada tumbuhan hijau. Proses ini berperan penting dalam membentuk zat makanan sebut saja seperti zat karbohidrat untuk tumbuhan.

Sementara itu klorofil merupakan sebuah pigmen yang memiliki fungsi untuk memberikan sebuah warna hijau pada tumbuhan dan menjadi molekul utama di dalam proses fotosintesi yang terjadi pada tumbuhan.

Baca Juga :  Sifat Virus – Penjelasan, Bentuk dan Ciri-Ciri

 

Sistem Kloroplas

Kloroplas mempunyai 3 macam sistem membrane ganda yang terikat pada organel di dalam proses fotosintesi yakni membran dalam, membran luar dan juga membran antar ruang.

Sifat dari membran dalam ini sendiri adalah permeabel, hal ini disesuaikan dengan fungsi dan tugasnya. Yakni sebagai tempat bagi prosetin transport melekat sebab membran ini berbentuk sebuah ruangan. Yang menghubungkan antara membran dalam dan membrane luar.

DNA, RNAs, Stroma, Ribosom hingga Granum bisa ditemukan di dalam kloroplas ini. Sementara itu granum ini terdiri atas membrane tilakoid dan ruang tilakoid.

Membran Luar merupakan membrane semi berpori dan permeable untuk molekul kecil dan ion yang berpindah dengan mudah, membran ini tidak permeabel untuk protein yang lebih besar.

Di dalam membrane ini lah terjadinya reaksi fase gelap yang mana stroma ternaman sejumlah grana yang masing masing terdiri dari setumpuk tilakoid yang berupa gelembung bermembran, pipih dan bentuknya seperti cakram.

Fungsinya adalah untuk menyimpan pigmen pigmen fotosintesi dan sistem transpor electron yang terlibat di dalam fase fotosintesis dan bergantung pada sebuah cahaya.

Membran Antar Ruang memiliki fungsi sebagai pemisah ruang di antara membran luar dan membran yang memiliki tebal sekitar 10 nm.

 

Struktur Kloroplas

 

 

Kloroplas sendiri memiliki beberapa struktur yang ada di dalamnya, berikut ini adalah penjelasannya :

1.) Membrane luar yang memiliki fungsi untuk mengatur keluar masuknya pada zat cair dan zat padat.

2.) Ruang antarmembran berfungsi untuk memisahkan antara membran dalam dan membran luar yang tebal kisaran 10 nm.

3.) Membran dalam yang memiliki fungsi sebagai penghalang antara sitosol dan juga stroma.

4.) Tilakoid memiliki fungsi sebagai tempat untuk reaksi terang dan memiliki peran untuk menangkap energi cahaya matahari.

Baca Juga :  Sistem Reproduksi Wanita Dan Organ Penyusunnya

5.) Stroma merupakan bagian dalam yang membungkus cairan kloroplas dan memiliki fungsi menjadi tempat berangsungnya suatu reaksi gelap.

6.) Granum merupakan sekumpulan tilakoid yang bentuknya bertumpuk – tumpuk mirip dengan uang logam.

7.) DNA plastid adalah gen yang membawa sifat pada plastida dan memiliki fungsi untuk menjadi repliksa kloroplas atau pembelahan sel kloroplas.

8.) Plastoglobula adalah senyawa kimiawi yang berdapat di dalam kloroplas senyawa ini adalah lipid yang memiliki bentuk globul.

9.) Pati adalah hasil dari fotosintesis yang disimpan di dalam bentuk amilum.

 

Fungsi Kloroplas

Kloroplas memang memiliki banyak sekali bagi tumbuhan, namun fungsi utama dari kloroplas ini sendiri adalah untuk membantu proses fotosintesis pada tumbuhan.

Proses ini merupakan suatu reaksi yang terjadi pada saat pembentukan ATP dan melibatkan transport hydrogen dan electron dalam senyawa – senyawa seperti NADH dan juga sitokrom.

Di dalam proses fotosintesi ini karbondioksida nanti berubah menjadi gula yakni suatu sumber energi kimia dan sebagai sumber makanan untuk tumbuhan.

Untuk melakukan proses fotosintesis membutuhkan cahaya matahari sebagai sumber energi dan juga CO2 serta air yang nantinya akan menghasilkan oksigen dan karbohidrat.

 

Itu lah kira – kira fungsi utama dari kloroplas pada tumbuhan. Semoga dengan pembahasan mengenai materi fungsi kloroplas yang disertai dengan pengertian dan strukturnya ini bisa menambah ilmu pengetahuan anda. Sampai jumpa pada pembahasan berikutnya ya.

Artikel Lainnya :

  1. Fungsi Lisosom – Pengertian, Proses Terbentuk Dan Klasifikasinya
  2. Sistem Ekskresi Pada Manusia – Organ, Fungsi Dan Gambarnya
  3. Sel Hewan – Struktur Dan Fungsinya Disertai Gambar