Fungsi Epidermis – Epidermis Atas, Epidermis Pada Kulit Dan Epidermis Pada Akar

Posted on

Fungsi Epidermis

 

Ekosistem.co.id – Fungsi epidermis bagi suatu organisme sangatlah penting dan wajib untuk dipelajari. Untuk itu pada kesempatan kali ini kami akan mengulas lebih lengkap mengenai jaringan epidermis.

Langsung simak ulasannya ya!

 

Pengertian Epidermis

Jaringan epidermis adalah jaringan yang ada di permukaan organ luar pada suatu organisme. Di dalam penggunaannya, jaringan ini disebut sebagai suatu jaringan yang ada di permukaan paling luar tumbuhan.

Mulai dari bagian akar, batang dan juga bagian daun.

Daun tumbuhan merupakan salah satu organ pada tumbuhan yang memiliki epidermis dan paling sering dipelajari.

Bisa dibilang beberapa sel epidermis memiliki bentuk khusus dan memiliki keistimewaan fisiologi. Dan pastinya juga memiliki fungsi tertentu.

Sel sel penjaga stomata ini berbentuk menyerupai dengan ginjal, dan biasanya bentuknya juga dipengaruhi oleh spesiesnya. Sel sel jaringan epidermis ini dapat membesar mau pun mengerut yang diatur oleh aliran udara dan uap air di dalam tubuh dauh.

Proses ini pun bisa membuka dan menutup lubang stomata sehingga sebagian sel bisa membentuk trikomata. Karena proses ini terjadi pada bagian daun maka trikomata biasa disebut dengan rambut daun.

Namun trikomata yang ditemukan di batang juga akan disebut dengan rambut batang. Sedangkan trikomata yang mengeras akan berubah menjadi seperti duri.

 

Ciri-ciri Jaringan Epidermis

Epidermis sendiri memiliki beberapa ciri khusus di antaranya adalah :

1.) Jaringan epidermis mempunyai susunan sel yang cukup rapat sehingga tidak memiliki ruang di antara sel.

2.) Sebagian besar epidermis tidak memiliki kloroplas.

3.) Jaringan epidermis mengandung vakoula besar yang memiliki kandungan antosianin.

4.) Epidermis mempunyai dinding sel yang beragam dan tergantung dengan posisi dari jenis tumbuhan itu sendiri.

5.) Memiliki sitoplasma yang hidup dengan bergantung pada kristal garam, kristal silikat serta garam minyak.

6.) Epidermis pada tumbuhan yang hidup di air akan memiliki kloroplas.

7.) Jaringan epidermis tersusun oleh satu lapis sel tunggal.

 

Baca Juga :  Gambar Sel Tumbuhan dan Fungsinya

Struktur dan Bentuk Epidermis

Coba lihat gambar di bawah ini untuk mengetahui struktur dan bentuk dari jaringan epidermis :

 

Jaringan epidermis sendiri terdiri dari :

1.) Rambut Akar

Rambut akar merupakan bentuk lebih lanjut dari jaringan epidermis yang ada di akar dan fungsinya adalah untuk menyerap air dari dalam tanah dan menyimpannya.

2.) Sel Silika dan Gabus

Jika silika berisikan kristal silika maka sel gebus berisikan endapan suberin di dalamnya. Keduanya saling berdampingan dan letaknya juga selalu sejajar, secara umum kedua bagian ini terletak di tulang daun gramine.

3.) Litokis

Litokis adalah sel yang terdapat pada epidermis normal, bagian ini berisikan kristal kalsium karbonat dan dikenal pula denga nama sistolit.

4.) Sel Kipas dan Bulliform

Beberapa sel pada jaringan epidermis memiliki bentuk yang cukup besar, salah satunya seperti sel kipas dan bulliform yang bervakuola besar dan berlapis tipis. Fungsi sel ini adalah menutup dan membuka daun yang melipat.

 

5.) Stomata

Stomata merupakan akses dan penutup pada sel dengan bentuk khusus yang digunakan untuk menutupi celah. Stomata sendiri bisa ditemukan di daun, batang, rhizome, bakal buah dan biji hingga perhiasan bunga.

 

Fungsi Jaringan Epidermis

Sejak awal kita fokus pada pembahasan fungsi jaringan epidermis, berikut ini adalah fungsi yang wajib sahabat biologi ketahui :

1.) Sebagai Jaringan Pelindung

Fungsi utama dari jaringan epidermis adalah untuk melindungi setiap organ yang ada di tumbuhan. Mulai dari akar, batang hingga pada bagian daun sehingga tidak mudah mengalami kerusakan karena pengaruh lingkungan sekitar.

Jaringan epidermis sendiri terdiri dari beberapa susunan sel yang saling berjajar dan berderet rapi sehingga dapat memberikan perlindungan pada organ yang ada di dalam tubuh. Dari berbagai macam perubahan cuaca, udara dan kelembapan hingga infeksi dari bakteri.

Baca Juga :  Sistem Ekskresi Pada Manusia – Organ, Fungsi Dan Gambarnya

Apalagi sebenarnya epidermis bersifat cukup keras yang jika dibandingkan dengan jaringan lain. Sehingga memungkinkan jaringan ini menjadi jaringan pelindungan.

 

2.) Mampu Membatasi Penguapan yang Terjadi pada Tumbuhan

Jaringan epidermis mempunyai fungsi yang berguna sebagai pengatur proses transpirasi serta membatasi penguapan yang terjadi pada tumbuhan. Ketika sugu udara meninggi maka epidermis pun akan menutup serta membatasi penguapan.

Hal ini akan membuat tumbuhan tidak kehilangan banyak cadangan air di musim kemarau.

 

3.) Dapat Menyimpan Cadangan Air

Fungsi berikutnya dari jaringan epidermis adalah sebagai penyimpan cadangan air yang ada di tumbuhan. Sebab di dalam jaringan epidermis terdapat protoplasma yang memiliki bentuk pipih apabila dibandingkan dengan jaringan lainnya.

Hal inilah yang membuat epidermis sanggup menyimpan air dengan jumlah yang sangat banyak.

Dan bisa digunakan sebagai pasokan air pada saat musim kemarau datang.

 

4.) Tempat Pertukaran Oksigen Dan Karbondioksida

Jaringan epidermis juga memiliki fungsi sebagai tempat terjadinya pertukaran antara oksigen dengan karbondioksida. Proses ini terjadi pada saat tumbuhan melakukan proses respirasi dan juga proses sekresi. Proses ini juga berkaitan erat dengan proses fotosintesis yang dilakukan oleh tumbuhan.

 

5.) Tempat Menyerap Air Dan Unsur Hara

Jaringan epidermis yang ada pada akar berfungsi sebagai penyerap air dan unsur hara yang sangat dibutuhkan oleh tumbuhan agar bisa bertahan. Di dalam epidermis terdapat trikoma yang bentuknya seperti rambut rambut akar, jika berada di akar.

Tugasnya adalah untuk menyerap air dan unsur hara lalu menyimpannya sebagai cadangan.

 

Itu dia penjelasan lengkap mengenai fungsi epidermis beserta penjelasan dan ciri-cirinya. Semoga artikel ini bermanfaat ya.

 

Artikel Lainnya :

  1. Apa yang dimaksud dengan ekosistem – Komponen Ekosistem, dan Contoh Ekosistem, Beserta Penjelasannya
  2. Proses Fotosintesis – Rumus, Proses Secara Sederhana, dan Proses Secara Lengkap
  3. Fungsi Trakea Pada Hewan Serangga dan Manusia
  4. Anatomi Tubuh Manusia
  5. Manfaat Reboisasi – Pengertian, Tujuan dan Fungsinya