Fungsi Ekonomis Hutan Mangrove

Posted on

Fungsi Ekonomis Hutan Mangrove

Fungsi Ekonomis Hutan Mangrove mungkin belum banyak disadari oleh semua orang, padahal kenyataannya hutan mangrove memiliki fungsi ekonomis , tak hanya fungsi ekologis saja. Ya, karena jika dilihat dari fungsi ekologisnya hutan mangrove memiliki banyak fungsi seperti sebagai habitat atau menjadi tempat makhluk hidup terutama yang hidup di air untuk tinggal dan berlindung.

Sebut saja seperti ikan ikan kecil, kepiting hingga lobster bisa ditemukan dengan mudah di bawah hutan mangrove, karena hutan ini tidak hanya memberikan perlindungan dari hewan predator namun juga menyediakan berbagai macam makanan bagi makhluk makhluk tersebut untuk bertahan hidup.

Hutan mangrove sendiri biasa dikenal dengan nama hutan bakau di Indonesia. Hutan ini biasanya akan tumbuh di atas rawa rawa yang airnya merupakan air payau. Dan letaknya biasanya berada di garis pantai. Selain itu keberadaan hutan ini juga dipengaruhi oleh pasang surut dari air laut.

Kamu juga akan bisa menemukan hutan ini tumbuh di tempat – tempat yang mana biasanya terjadi pelumpuran. Serta akan muncul juga pada akumulasi bahan organic baik pada bagian teluk yang terlindungi mau pun pada bagian yang terdapat gempuran ombak.

Hutan bakau ini juga bisa dengan mudah kamu temukan pada daerah muara sungai yang mana aliran air akan melambat sehingga menyebabkan lumpur mengendap di bawahnya yang berasal dari hulu.

Ekosistem hutan bakau sendiri memiliki sifat yang khas, selain karena keberadaan lumpur yang membuat risiko abrasi tanah menjadi berkurang. Selain itu salinitas tanah yang tinggi dan daur ulang yang dialmi oleh penggenangan pasang surut air laut menjadi salah satu faktor yang membuat ekosistem hutan bakau menjadi lebih unik dibanding dengan ekosistem lainnya.

Baca Juga :  Gambar Daur Litik - Lengkap dengan Proses Reproduksi, Perbedaan dengan Lisogenik

Selain itu kamu pastinya juga sudah tahu kenyataan jika hanya ada sedikit saja jenis tumbuhan yang mampu bertahan hidup di daerah yang air payau. Maka dari itu makhluk hidup yang dapat tinggal di dalam ekosistem hutan bakau hanyalah beberapa makhluk hidup dengan sifat khas hutan bakau yang uni. Dan tentunya sudah mengalami proses evolusi selama beberapa waktu untuk bisa beradaptasi dengan lingkungannya.

Seperti yang sudah kami singgung di atas, jika hutan bakau atau hutan mangrove memiliki fungsi yang sangat penting bagi lingkungan dan makhluk hidup di sekitarnya. Tidak hanya memiliki fungsi ekologis, hutan mangrove juga memiliki fungsi ekonomis loh.

Nah, untuk fungsi ekologisnya sendiri kalian pasti lah sudah tahu kan, bahwa hutan mangrove merupakan habitat atau tempat hidup dari berbagai macam binatang laut. Binatang ini tak hanya berlindung di dalam hutan mangrove saja namun juga mencari makanan dan berkembang biak di hutan mangrove.

Selain itu fungsi ekologis lain yang dimiliki oleh hutan mangrove adalah, hutan ini mampu melindungi pantai dari risiko abrasi laut. Banyak juga yang percaya jika hutan mangrove mampu mengurangi risiko tsunami.

Lalu apa fungsi ekonomis hutan mangrove? Berikut ini ulasannya.

Fungsi Ekonomis Hutan Mangrove

Tidak hanya memiliki fungsi ekologis yang sangat bermanfaat bagi lingkungan, namun hutan mangrove juga memiliki fungsi ekonomis seperti di bawah ini :

1.) Kayu Bakau

Fungsi ekonomis yang pertama yang dimiliki oleh hutan mangrove berasal dari kayu pohon bakau ini memiliki nilai ekonomis yang sangat tinggi. Karena kayu pohon bakau dianggap sebagai kayu bakar yang sangat berkualitas sehingga memiliki nilai jual yang sangat tinggi.

Baca Juga :  Biosfer – Pengertian, Komponen dan Faktor Penyebabnya

Hal inilah yang disebut dengan fungsi ekonomis dari hutan mangrove. Karena kayu dari pohon mangrove bisa digunakan sebagai kayu bakar dan sebagai bahan baku pembuatan arang.

Tak hanya itu saja, kayu dari pohon bakau juga bisa digunakan sebagai bahan pembuatan kertas. Hal ini lah yang membuat kayu bakau memiliki nilai yang tinggi jika dijual.

2.) Hasil Hutan

Hutan mangrove merupakan hutan yang dihuni oleh berbagai macam makhluk hidup yang juga memiliki nilai ekonomis yang tinggi. Tak hanya kayu bakau saja yang bisa dijual dengan harga tinggi, namun seluruh makhluk yang ada di dalam hutan bakau juga memiliki nilai jual yang sangat tinggi.

Di dalam hutan mangrove, menjadi tempat tinggal dan berlindung beberapa hewan laut. Sebut saja seperti ikan, kepiting bahkan lobster. Dan pastinya jika dijual harganya sangat mahal. Contohnya seperti kepiting bakau yang sudah terkenal sangat lezat sehingga nilai jualnya cukup tinggi.

Hutan mangrove juga ditinggali oleh lebah yang membuat sarang di sana, sehingga madu menjadi salah satu hasil alam yang bisa didapatkan dari hutan bakau atau hutan mangrove yang pastinya memiliki nilai jual yang juga mahal.

Selain itu hutan mangrove juga ditinggali oleh berbagai macam tumbuhan obat yang sangat bernilai harganya.

3.) Objek Wisata

Baru baru ini hutan mangrove dijadikan sebagai objek wisata yang sangat menarik, beberapa pengelola hutan mangrove sengaja membuat rumah pohon hingga jembatan kayu yang melintasi di atas hutan mangrove. Tempat wisata ini sangat menarik dan menjadi salah satu objek wisata kekinian yang memiliki nilai ekonomis tinggi.

 

Nah, sekarang sudah tahu kan, apa saja fungsi ekonomis hutan mangrove. Karena ternyata hutan mangrove tidak hanya memiliki nilai ekologis namun juga memiliki nilai ekonomis yang tinggi.

Baca Juga :  Proses Metamorfosis Kecoa

Artikel Lainnya :