Fungsi Daun – Penjelasan Lengkapnya Beserta Gambar

Posted on

Fungsi Daun

Ekosistem.co.id – Fungsi Daun pada tumbuhan sendiri memanglah sangat penting. Oleh sebab itu pada kesempatan kali ini kita akan memberikan penjelasan mengenai fungsi daun, mulai dari penjelasan lengkapnya yang disertai dengan gambarnya, khusus untuk sahabat biologi semua.

Daun memiliki warna yang hijau Karena mengandung klorofil dan bentuknya yang lebar dan pipih. Daun tumbuh dari ranting atau batang tumbuhan.

Daun memiliki fungsi diantaranya sebagai tempat terjadinya fotosintesis, sebagai organ pernafasan, tempat proses transpirasi, tempat terjadinya gutasi dan alat perkembangbiakkan vegetatif.

 

 

Struktur Daun

Sebelum mengenal apa saja fungsi daun kita juga wajib mengenal daun lebih dalam melalui penjelasan mengenai struktur daun di bawah ini :

1.) Epidermis

Bagian paling luar dari daun adalah epidermis yang berfungsi untuk mengeluarkan kutikula, suatu zat yang bentuknya seperti lilin. Kutikula sendiri bertugas untuk membantu menahan air yang ada di dalam sel sel daun.

Karena di dalam epidermis terdapat sel sel penjaga yang tugasnya sebagai pengatur dari pergerakan air menuju ke dalam mau pun ke luar sel.

Sel panjaga ini akan melakukan tugasnya dengan cara melakukan pengontrolan pada ukuran pori pori yang juga disebut dengan stomata.

 

2.) Mesofil

Mesofil merupakan lapisan yang ada di bagian tengah daun dan bagian ini dibedakan menjadi dua lapisan. Tergantung jenis sel yang ada di dalam daun, yakni : palisade dan lapisan mesofil sepon.

Pada lapisan inilah kloroplas ditemukan dan juga merupakan organel sel yang memiliki kandungan klorofil di dalamnya.

Tentu saja klorofil ini sangat dibutuhkan oleh daun sebagai proses fotosintesis dengan jaringan pembuluh daun yang di dalamnya terdapat sel sel mesofil sepon yang bentuknya tidak teratur.

Baca Juga :  Kerongkongan - Penjelasan, Struktur, Bagian-bagian, Gambar

 

3.) Jaringan Vaskular

Jaringan vaskular sendiri sebenarnya merupakan jaringan yang ada pada pembuluh darah daun dan terdiri atas xylem dan floem. Tugas jaringan ini adalah sebagai pengantar air dan makanan.

 

 

Fungsi Daun

Daun memiliki fungsi yang sangat penting yaitu sebagai tempat terjadinya fotosintesis atau proses pengolahan zat makanan dalam daun. Dalam proses fotosintesis, membutuhkan air, karbondioksida (CO2) dan juga perlu bantuan cahaya matahari.

Tumbuhan dapat melakukan proses fotosintesis dikarenakan pada daun terdapat zat hijau daun atau disebut klorofil.

Dalam fotosintesis, zat hijau daun (klorofil) menyerap energy cahaya matahari kemudian mengubahnya menjadi energy kimia dan disimpan dalam bentuk karbohidrat.

Nah, karbohidrat ini kemudian dalam tumbuhan diubah menjadi vitamin, protein, lemak atau senyawa lainnya yang bermanfaat bagi tumbuhan maupun manusia dan hewan .

Selain sebagai tempat berlangsungnya fotosintesis, berikut ini adalah fungsi daun yang lainnya :

 

1.) Sebagai Organ Pernapasan

Di daun terdapat stomata yang fungsinya sebagai tempat pertukaran gas atau pernapasan. Stomata menyerap udara untuk mengambil zat karbondioksida untuk fotosintesis dan mengeluarkan oksigen (O2) untuk hasil fotosintesis.

Pada proses fotosintesis pada tumbuhan akan berlangsung jika sinar matahari cukup memenuhinya.

Supaya terjadi proses fotosintesis secara sempurna, terdapat beberapa syarat sebagai berikut :

Pertama, karbondioksida (CO2) yang diambil pada tumbuhan berasal dari udara kemudian melewati stomata.

Kedua, air dari tanah yang dihisap akar, kemudian dialirkan menuju daun dan melewati xylem atau pembuluh kayu.

Ketiga, matahari yang cukup memenuhi, dan klorofil sebagai penerima energy yang berasal dari cahaya matahari yang berfungsi melakukan proses fotosintesis.

 

2.) Tempat Proses Transpirasi

Transpirasi merupakan proses terlepasnya air atau hilangnya air dalam bentuknya uap air yang melalui stomata dan kutikula ke udara bebas (Evaporasi). Transpirasi mengeluarkan uap H2O Dan karbondioksida (CO2), pengeluaran uap H2o terjadi ketika terik matahari yang melalui stomata dan celah batang atau lentisel.

Baca Juga :  Kingdom Protista - Pengertian, Klasifikasi, Ciri-ciri, Lengkap dengan Contoh

Hanya beberapa tumbuhan yang mengalami transpirasi. Biasanya tumbuhan yang mengalami proses transpirasi secara berlebihan akan mengakibatkan tumbuhan kehabisan banyak air dan akan mengalami layu sehingga tumbuhan tersebut mati.

Terdapat 2 proses transpirasi , antara lain : transpirasi kutikula dan transpirasi stomata.

 

3.) Tempat Terjadinya Gutasi

Gutasi nama lainnya adalah proses pengeluaran air. Gutasi terjadi di permukaan daun yang dimana air dikeluarkan melalui hidatoda. Gutasi pada tumbuhan jarang terjadi. Supaya terjadi gutasi pada tumbuhan perlu mengalami kondisi seperti ini:

– Laju transpirasi harus rendah.

– Penyerapan air oleh akar harus terus-menerus tanpa henti.

– Kelembapan udara harus tinggi.

 

Gutasi terjadi pada malam hari, terkadang gutasi juga terjadi pada siang hari. Gutasi dapat dilihat dengan adanya tetes tetes air di tepi daun pada tumbuhan itu sendiri.

Tetes air pada pagi hari, sering disalah artikan sebagai embun, padahal tetes air tersebut adalah hasil dari gutasi. Tetes tetes air yang dikeluarkan melalui proses gutasi bukanlah air murni, melainkan air yang mengandung senyawa yang larut didalamnya.

Senyawa yang larut tersebut antara lain enzim, gula, asam amino, vitamin, serta mineral seperti P, K, Na, Mg, dan Fe.

 

4.) Alat Perkembangbiakan Vegetatif

Fungsi daun yang terakhir sebagai alat perkembangbiakkan vegetatif, yaitu cara reproduksi makhluk hidup secara aseksual atau tanpa adanya peleburan sel kelamin jantan dan betina.

Reproduksi vegetatif dibagi menjadi dua cara, yang pertama yaitu reproduksi vegetatif alami. Dan yang kedua adalah reproduksi vegetatif buatan. Reproduksi vegetatif alami sendiri adalah suatu reproduksi aseksual tanpa adanya campur tangan manusia.

Contohnya : seperti yang terjadi pada tumbuhan cocor bebek, tumbuhan tersebut dapat membentuk tunas yang terdapat di daun yang disebut dengan adventif.

Baca Juga :  Perbedaan Spermatogenesis dan Oogenesis

Sedangkan reproduksi vegetatif buatan yaitu cara reproduksi tumbuhan dengan adanya campur tangan manusia. Contohnya: pada tumbuhan mangga dapat dilakukan dengan cara mencangkok, menyambung.

 

 

Nah, sahabat biologi sudah tahukan, apa saja fungsi daun dan penjelasan lngkapnya. Semoga bermanfaat dan sampai jumpa pada pembahasan berikutnya, selamat belajar!

 

 

Artikel Lainnya :

  1. Bagian Bagian Daun – Pengertian, Struktur, Fungsi, dan Gambarnya
  2. Metabolisme Protein – Pengertian Dan Proses Terjadinya Pada Tubuh
  3. Alat Pernapasan Manusia – Penjelasan Dan Fungsinya