Fungsi Daun – Penjelasan Lengkapnya Beserta Gambar

Posted on

Fungsi Daun – Penjelasan Lengkapnya Beserta Gambar

Ekosistem.co.id – Pada kesempatan kali ini kita akan memberikan penjelasan mengenai fungsi daun, mulai dari penjelasan lengkapnya yang disertai dengan gambarnya, khusus untuk sahabat biologi semua.

Berikut ini penjelasan lengkapnya simak dibawah ini ya!

Daun memiliki warna yang hijau Karena mengandung klorofil dan bentuknya yang lebar dan pipih. Daun tumbuh dari ranting atau batang tumbuhan. Daun memiliki fungsi diantaranya sebagai tempat terjadinya fotosintesis, sebagai organ pernafasan, tempat proses transpirasi, tempat terjadinya gutasi dan alat perkembangbiakkan vegetatif.

Nah, mari kita simak penjelasan dibawah ini:

Fungsi Daun

Tempat Terjadinya Fotosintesis

Daun memiliki fungsi yang sangat penting yaitu sebagai tempat terjadinya fotosintesis atau proses pengolahan zat makanan dalam daun. Dalam proses fotosintesis, membutuhkan air, karbondioksida (CO2) dan juga perlu bantuan cahaya matahari. Tumbuhan dapat melakukan proses fotosintesis dikarenakan pada daun terdapat zat hijau daun atau disebut klorofil.

Dalam fotosintesis, zat hijau daun (klorofil) menyerap energy cahaya matahari kemudian mengubahnya menjadi energy kimia dan disimpan dalam bentuk karbohidrat. Nah , karbohidrat ini kemudian dalam tumbuhan diubah menjadi vitamin, protein, lemak atau senyawa lainnya yang bermanfaat bagi tumbuhan maupun manusia dan hewan .

 

Sebagai Organ Pernapasan

Di daun terdapat stomata yang fungsinya sebagai tempat pertukaran gas atau pernapasan. Stomata menyerap udara untuk mengambil zat karbondioksida untuk fotosintesis dan mengeluarkan oksigen (O2) untuk hasil fotosintesis. Pada proses fotosintesis pada tumbuhan akan berlangsung jika sinar matahari cukup memenuhinya.

Supaya terjadi proses fotosintesis secara sempurna, terdapat beberapa syarat sebagai berikut:

Baca Juga :  Biologi – Pengertian, Cabang, Manfaat dan Ruang Lingkup

Pertama, karbondioksida (CO2) yang diambil pada tumbuhan berasal dari udara kemudian melewati stomata.

Kedua, air dari tanah yang dihisap akar, kemudian dialirkan menuju daun dan melewati xylem atau pembuluh kayu.

Ketiga, matahari yang cukup memenuhi, dan klorofil sebagai penerima energy yang berasal dari cahaya matahari yang berfungsi melakukan proses fotosintesis.

 

Tempat Proses Transpirasi

Transpirasi merupakan proses terlepasnya air atau hilangnya air dalam bentuknya uap air yang melalui stomata dan kutikula ke udara bebas (Evaporasi). Transpirasi mengeluarkan uap H2O Dan karbondioksida (CO2), pengeluaran uap H2o terjadi ketika terik matahari yang melalui stomata dan celah batang atau lentisel. Hanya beberapa tumbuhan yang mengalami transpirasi. Biasanya tumbuhan yang mengalami proses transpirasi secara berlebihan akan mengakibatkan tumbuhan kehabisan banyak air dan akan mengalami layu sehingga tumbuhan tersebut mati.

Terdapat 2 proses transpirasi , antara lain : transpirasi kutikula dan transpirasi stomata.

 

Tempat Terjadinya Gutasi

Gutasi nama lainnya adalah proses pengeluaran air. Gutasi terjadi di permukaan daun yang dimana air dikeluarkan melalui hidatoda. Gutasi pada tumbuhan jarang terjadi. Supaya terjadi gutasi pada tumbuhan perlu mengalami kondisi seperti ini:

  1. Laju transpirasi harus rendah
  2. Penyerapan air oleh akar harus terus-menerus tanpa henti.
  3. Kelembapan udara harus tinggi

 

Gutasi terjadi pada malam hari, terkadang gutasi juga terjadi pada siang hari. Gutasi dapat dilihat dengan adanya tetes tetes air di tepi daun pada tumbuhan itu sendiri. Tetes air pada pagi hari, sering disalah artikan sebagai embun, padahal tetes air tersebut adalah hasil dari gutasi. Tetes tetes air yang dikeluarkan melalui proses gutasi bukanlah air murni, melainkan air yang mengandung senyawa yang larut didalamnya. Senyawa yang larut tersebut antara lain enzim, gula, asam amino, vitamin, serta mineral seperti P, K, Na, Mg, dan Fe.

Baca Juga :  Bryophyta - Ciri ciri, struktur, dan Klasifikasinya

 

Alat Perkembangbiakan Vegetatif

Fungsi daun yang terakhir sebagai alat perkembangbiakkan vegetatif, yaitu cara reproduksi makhluk hidup secara aseksual atau tanpa adanya peleburan sel kelamin jantan dan betina. Reproduksi vegetatif dibagi menjadi dua yaitu reproduksi vegetatif alami dan buatan. reproduksi vegetatif alami yaitu reproduksi aseksual tanpa adanya campur tangan manusia, contohnya : seperti yang terjadi pada tumbuhan cocor bebek, tumbuhan tersebut dapat membentuk tunas yang terdapat di daun .

Tunas ini disebut tunas adventif. . Sedangkan reproduksi vegetatif buatan yaitu cara reproduksi tumbuhan dengan adanya campur tangan manusia , contohnya: pada tumbuhan mangga dapat dilakukan dengan cara mencangkok, menyambung.

 

Nah, sahabat biologi sudah tahukan, apa saja fungsi daun dan penjelasan lngkapnya. Semoga bermanfaat dan sampai jumpa pada pembahasan berikutnya, selamat belajar!

Artikel Lainnya :

Bagian Bagian Daun – Pengertian, Struktur, Fungsi, dan Gambarnya

Metabolisme Protein – Pengertian Dan Proses Terjadinya Pada Tubuh

Alat Pernapasan Manusia – Penjelasan Dan Fungsinya