DNA Adalah? Pengertian, Fungsi dan Struktur

Posted on

DNA Adalah? Pengertian, Fungsi dan Struktur

DNA Adalah – suatu asam nukleat yang menyimpan semua informasi biologis yang unik dari setiap makhluk hidup dan beberapa virus yang ada di dunia ini. pastinya kamu sudah sering kan, mendengar kata DNA, lalu apa ya pengertian DNA sebenarnya beserta fungsi dan strukturnya. Simak di bawah ini deh, ulasan lengkapnya.

Pengertian DNA

DNA sendiri adalah sebuah singkatan dari deoxyribonucleic acid yang berarti asal deoksiribonukleat dan memiliki struktur kimia berupa makromolekul komplek yang terdiri dari 3 macam molekul yaitu gula pentose, asam folat dan basa nitrogen.

Peran utama dari DAN ini sebenarnya adalah untuk penyimpanan jangka panjang informasi dan DNA ini sendiri biasanya sering dibandingkan dengan set cetak biru, resep maupun kode karena di dalamnya berisikan instruksi yang sangat dibutuhkan guna membangun komponen lain yang ada dari sel contohnya seperti protein dan juga molekul RNA.

Meski sudah banyak yang sering mendengar kata DNA tapi pasti belum banyak yang tahu jika DNA berasal dari tiga kata utama yakni Deoxyribo yang berarti gula yang kehilangan atom oksigennya dan Nucleid Acid yang artinya molekul yang mengandung informasi genetic.

Molekul molekul di dalam DNA yang ada di tubuh tersusun oleh paket paket yang disebut dengan kromosom dan setiap manusia sendiri memiliki 23 pasang kromoson yang satu dari 23 kromosom ini disebut dengan kromosom seks yang memiliki perbedaan antara pria dan wanitanya. Jika pada wanita memiliki dua kromosom X maka pada laki laki memiliki kromosom X dan Y. Sementara itu setiap organisme memiliki jumlah kromosom yang berbeda contohnya seperti lalat yang memiliki 4 pasang kromosom.

Baca Juga :  Sintesis protein - Diagram,Skema,dan Tujuannya

Manusia memiliki sekitar 25 ribu gen yang menentukan warna rambut, jenis rambut, warna mata, warna kulit dan lainnya. Contohnya apabila seseorang memiliki rambut hitam lurus yang diwarisinya dari orang tua yang menginstruksikan sel sel folikel rambut untuk membentuk rambut hitam dan lurus.

Fungsi DNA

Secara umum DNA memiliki fungsi untuk menyimpan dan menentukan karakteristik biologis pada makhluk hidup yang sesuai dengan pengaturan koneksi yang ada pada molekul yang sangat spesifik.

Fungsi dari DNA adalah untuk keperluan sintesis bilogis agar dapat menciptakan protein seluler dan pembentukan molekul RNA, DNA juga memiliki fungsi sebagai pembawa informasi genetik, membuat protein, memiliki tugas dalam menduplikasikan diri dan perwarisan sifat, hingga pengarah sintesis RNA pada sebuah proses kimia atau transkripsi.

Struktur DNA

DNA secara umum memiliki ciri ciri yakni heliks ganda dan tersusun atas basa nitrogen adenine, guanine, timin dan juga sitosin yang adalah polimer dari monomer nukleotida.

DNA terdiri dari heliks ganda yang tersusun dari dua utas polinukleotida yang saling terhubung oleh ikatan hidrogen yang lemah dan ikatan hidrogen ini sendiri terbentuk di antara dua basa nitrogen, rutimidin dan purin yang semuanya saling berpasangan.

Basa nitrogen sendiri terhubung ke suatu gula deoksiribosa yang terdapat pada rantai punggung DNA, sedangkan gula deoksiribosa adalah modifikasi dari gula ribose yakni gula dengan 5 atom karbon yang mana di dalamatom karbon nomor 2 akan kehilangan atom oksigennya.

Pada rantai punggung DNA terdapat gula deoksiribosa yang terhubung dengan suatu gugus fosfat yang terdapat pada atom karbon nomor 5 dari gula deoksirida.

Komponen tersebut adalah basa nitrogen, gula deoksirida dan juga gugus fosfat yang membentuk suatu molekul yang biasa disebut dengan nukleotida, apabila gugus ini dihilangkan maka akan disebut dengan nukleosida sehingga nukleotida ini sendiri merupakan gabungan antara nukleosida yang ditambah dengan gugus fosfat.

Baca Juga :  Perbedaan Spermatogenesis dan Oogenesis

Gabungan dari berbagai nukleotida ini nantinya akan membentuk suatu polimer yang biasa disebut dengan polinukleotida. Polimer tersebut akan terbentuk akibar sebuah ikatan yang terjadi di antara gugus fosfat yang terdapat pada satu nukleotida dengan gula deoksirida yang ada pada nukleotida terdekatnya, tepatnya yakni terjadi di antara gugus fosfat dengan atom karbon nomor 3 yang terdapat pada gula deoksirida. Ikatan ii sendiri disebut dengan ikatan fosfodiester.

Polinukleotida yang terbentuk sendiri sebenarnya memiliki arah yang biasa disebut dengan polaritas.

Artikel Lainnya :

  1. Simbiosis Mutualisme – Disertai Dengan Gambar dan Penjelasan
  2. Kalkulator Kesuburan: Menghitung Masa Subur Disertai Tabel paling lengkap
  3. RNA Adalah? Pengertian, Fungsi dan Struktur
  4. Perbedaan Spermatogenesis dan Oogenesis
  5. Penyerbukan Sendiri – Penjelasan, Contoh, Dilengkapi Gambar

 

DNA Adalah? Pengertian, Fungsi dan Struktur
5 (100%) 21 vote[s]