Ciri ciri Ikan – Klasifikasi dan Habitat Beserta Gambarnya

Posted on

Pembahasan Tentang Klasifikasi dan Habitat Ikan di Dunia

 

Ekosistem.co.id – Ikan atau disebut juga dengan istilah pices merupakan salah satu anggota hewan vertebrata dan masuk dalam jenis poikilotermik atau hewan berdarah dingin. Di seluruh dunia terdapat lebih dari 27 ribu spesies ikan, jumlah ini tentu saja belum termasuk ikan yang belum dipelajari.

Karena beberapa ilmuwan percaya, manusia hanya mengetahui 20% dari seluruh isi lautan sedangkan sisanya belum diketahui dan dipelajari.

Ikan termasuk dalam golongan paraphyletic dan terbagi ke dalam beberapa jenis yakni ikan tanpa rahang atau Agnatha. Serta ikan dengan tulang rawan atau Chondrichthyes. Hingga ikan bertulang keras atau Osteichthyes.

 

Ciri Ciri Ikan

Secara umum pisces atau Ikan memiliki ciri ciri seperti di bawah ini :

1.) Memiliki tubuh yang terdiri atas kepala, badan hingga ekor dengan tubuh yang tertutup oleh kulit dengan sisik dan berlendir. Ikan memiliki organ sirip yang digunakan untuk membantunya berenang.

2.) Bernapas dengan organ khusus yang disebut dengan insang.

3.) Berdarah dingin karena dipengaruhi suhu lingkungannya atau disebut dengan poikilotern.

4.) Memiliki sistem peredaran darah tertutup tunggal dengan satu kali darah melalui jantung.

5.) Sistem sekresi ikan dibantu oleh organ ginjal dengan tipe mesonefron dan juga pronefon.

6.) Memiliki alat kelamin yang terpisah atau disebut dengan hermafrodit.

 

Baca Juga :  Singa – Jenis-jenisnya, Karakter, Ciri Habitatnya

Klasifikasi Ikan (pisces)

Untuk klasifikasinya sendiri ikan terbagi atas tiga kelas, berikut ini penjelasannya :

 

1.) Agnatha

Jenis ikan agnatha
Jenis ikan agnatha

 

Jenis ikan ini dapat ditemukan di wilayah Amerika Utara dan Eropa dan sebagian besar hidup di dasar perairan laut mau pun air tawar. Hewan jenis ini memiliki bentuk silindris dan memanjang dengan ukuran 76 cm hingga 90 cm.

Meski tidak memiliki rahang mereka dapat membentuk mulutnya dengan bentuk lingkaran dan berparut. Beberapa jenis ikan yang masuk dalam klasifikasi ini antara lain belut laut, lamprey laut dan lamprey sungai.

 

2.) Chondrichthyes

jenis ikan Chondrichthyes
jenis ikan Chondrichthyes

 

Kulit tubuh ikan jenis ini ditutupi dengan sisik sisik plakoid yang kasar dan mengandung denting. Dan berlapis dengan email atau ektodermal. Mulut ikan jenis ini berada di bagian bawah bersama dengan lidah dan rahangnya.

Alat kelaminnya terpisah dan fertilisasi dapat dilakukan dengan eksternal mau pun internal. Contoh ikan yang termasuk klasifikasi ini adalah Ikan Hiu dan Ikan Pari.

 

3.) Osteichthyes

 

Ikan yang termasuk klasifikasi ini biasanya hidup di air tawar mau pun rawa, ukuran tubuhnya cukup variatif mulai dari 1 m hingga 6 m. Dengan tulang sejati dan endoskeleton yang mengandung matriks kalsium fosfat yang keras.

Ikan jenis ini bernapas dengan insang yang tertutup operculum. Ikan Mas Koki dan Ikan Terbang adalah contoh ikan yang ada pada klasifikasi Osteichthyes.

 

 

Jenis Ikan Langka di Indonesia

Indonesia sendiri merupakan salah satu Negara perairan memiliki lautan luas dengan banyak jenis ikan di dalamnya. Beberapa jenis ikan di Indonesia bahkan dianggap hampir punah, seperti berikut ini :

 

1.) Pesut Mahakam (Orcaella brevirostris)

 

Mamalia air tawar ini adalah salah satu hewan endemik dari Kalimantan yang hidup di perairan Mahakam. Bentuknya hampir sama dengan lumba-lumba dan merupakan hewan lucu yang hampir punah.

Baca Juga :  Piramida Makanan Adalah – Lengkap Dengan Pengertian, Contoh, Gambar

Kini disinyalir hanya sekitar 50 ekor saja hewan ini ada di alam liar, berkurangnya populasi ikan ini karena aktifitas kapal di sekitar sungai Mahakam.

Mulanya ikan ini bisa ditemukan di Sungai Mekong dan Sungai Irawady namun kini sudah punah. Dan hanya tersisa di Sungai Mahakam saja.

 

2.) Ikan Raja Laut (Coelacanth)

 

Ikan Raja Laut adalah ikan purba dengan sekitar 120 pesies yang dilakukan berdasarkan pada identifikasi fosil ikan ini sendiri. Mulanya ikan ini dikira punah hingga pada tahun 1998 ikan ini pun ditemukan tersangkut di nelayan di Perairan Manado.

Dengan nama asli Coelacanth, warga asli Manado menyebutnya dengan nama Ikan Raja Laut.

 

3.) Ikan Matahari (Mola mola atau Mola ramsayi)

 

Mola mola atau disebut dengan ikan Sun Fish atau Ikan Matahari merupakan ikan tropis dan subtropis yang langka. Ukuran ikan ini dapat mencapai hingga 1 meter dan berat dapat mencapai 1 hingga 2 ton.

Ikan ini tidak memiliki sirip ekor namun memiliki sirip sambungan punggung dan perut.

 

4.) Hiu Sentani (Pritis macrodon)

 

Lebih dikenal dengan nama Hiu Gergaji dan merupakan ikan endemik dari danau Sentani Papua. Hewan ini memiliki gigi yang sangat besar seperti hiu sehingga disebut pula dengan Largetooth Jawfish.

Hiu Sentani terancam punah karena habitatnya yang mulai berkurang dan perburuan liar yang sering dilakukan.

 

5.) Arwana Asia atau Peyang (Scleropages formosus)

 

Arwana adalah salah satu jenis ikan termahal di dunia dan Arwana Asia yang hidup di perairan tawar Asia Tenggara ini merupakan salah satunya. Jumlah hewan ini terus menurun karena perburuan liar dan perdagangan ilegal.

Baca Juga :  Kingdom Monera – Ciri Ciri Dan Klasifikasi (Lengkap)

Ikan ini memiliki warna keperakan dengan warna yang khas sesuai dengan perairan tempat tinggalnya. Di Indonesia sendiri ditemukan ikan Arwana dengan warna Hijau, Emas ekor merah dan warna Emas yang hanya ada di Indonesia saja.

 

6.) Lopis atau Belida (Chitala lopis)

 

Ikan Lopis ini lebih sering disebut dengan nama Belida oleh warga Indonesia, dan dapat ditemukan Sumatera, Jawa, Kalimantan dan Semenanjung Malaya. Sayangnya ikan ini sudah sangat langka sehingg sulit menemukannya karena kualitas Sungai yang buruk.

Namun sejak tahun 2005 budidaya air tawar ini mulai dilakukan di Sungai Mandiangan di Kalimantan Selatan.

 

7.) Ikan Napoleon (Cheilinus undulatus)

 

Ikan ini merupakan ikan karang dengan ukuran hingga 2 meter dan berat mencapai 190 kg. Ikan ini dapat ditemukan di kawasan perairan India – Pasifik dan tersebar di Sulawesi Utara, Bali, NTT hingga Raja Ampat.

Menjadi target penangkapan liar membuat ikan ini semakin berkurang populasinya. Dan masuk ke dalam daftar ikan dengan status kritis.

 

Demikian ulasan Guru mengenai Ikan, mulai dari ciri ciri, klasifikasi serta mengenal beberapa ikan asli Indonesia yang hampir punah. Yuk, jaga lingkungan kita agar ikan ikan lucu ini bisa tetap dilihat anak cucu kita kelak.

Baca juga artikel lainnya :